<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463</id><updated>2011-04-22T02:33:52.628+07:00</updated><category term='Kesetaraan Gender'/><category term='JAWABAN TUGAS : KELEMAHAN HATI vs KATA HATI'/><category term='evaluasi proses pendidikan'/><category term='MUHIBAH'/><category term='KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN'/><category term='WACANA KEBANGSAAN'/><category term='lebaran 1429 H'/><category term='WACANA PENDIDIKAN SPIRITUAL'/><category term='PSIKOLOGI AGAMA/PENDIDIKAN'/><category term='BERITA PENDIDIKAN'/><category term='WACANA PENDIDIKAN'/><category term='pengantar'/><category term='WACANA ICT'/><category term='kuliah BIMBINGAN KONSELING'/><category term='ALAMAT BLOG MAHASISWA'/><category term='BUDAYA'/><category term='UCAPAN SELAMAT'/><category term='Kesepakatan Tugas kuliah'/><category term='psikologi pendidikan  psikologi perkembangan'/><category term='kuliah evaluasi'/><category term='PENDIDIKAN MORAL'/><category term='TANYA JAWAB VIA E-MAIL'/><category term='PEMBELAJARAN'/><category term='TUGAS KULIAH'/><category term='INFO'/><title type='text'>GURU-ku</title><subtitle type='html'>Pengabdian tiada henti,'ntuk anak negri, menggapai cita insani, menuju keabadian nurani.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-447860475583394705</id><published>2008-09-28T17:00:00.003+07:00</published><updated>2008-09-28T17:08:39.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN'/><title type='text'>TUMBAL  SKANDAL SUSU CHINA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;kandal Susu bubuk formula dan makanan lain yang mengadung melamin (bahan plastik?) dari China, sebenarnya sudah tercium sejak awal bulan Juli 2008 yang lalu, walaupun berita itu baru beredar secara terbatas dikalangan para agen distributor dan toko-toko penjual. Namun sekarang, di berbagai negara maju, praktis seluruh produk susu dari China yang mengandung melamin ditarik dari pasaran, juga semua produk China yang mengandung susu (&lt;em&gt;es Cream, Yoghurt, Gula-gula, Biskuit&lt;/em&gt;) walaupun tidak mengandung melamin, terkena getahnya di tinggal konsumennya karena takut keracunan dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia baru hari (&lt;em&gt;Jum'at 26 September 2008&lt;/em&gt;) Menteri Kesehatan bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan hasil penelitiannya terhadap bahan makanan produk China yang beredar di Indonesia, dan diduga mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Seperti telah diduga sebelumnya dari 19 merek makanan produk asal China yang terdaftar di BPOM (&lt;em&gt;yang tidak terdaftar dan beredar di masyarakat mungkin lebih banyak lagi&lt;/em&gt;) ternyata 6 diantaranya mengandung bahan berbahaya melamin, yang kadarnya tergolong tinggi yaitu 8,51 mg/kg sampai 945,86mg/kg. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengin tahu produk makanan / minuman China yang bermelamin itu? Inilah ke enam bahan makanan/minuman yang berbahaya untuk dikonsumsi (&lt;em&gt;tapi berijin/berlisensi&lt;/em&gt;?) tersebut ; 1. Susu bubuk full cream Guozhen, 2. Oreo Stick Wafer (kemasan kardus). 3.Oreo Stick Wafer (kemasan Plastik), 4. Kembang Gula M&amp;Ms (kemasan plastic) 5. Kembang Gula M&amp;Ms (kemasan tube)dan 6. Biskuit Snickers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KronologisKejadiannya :&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Pada awal bulan Agustus 2008 yang lalu, Grup Sanlu yang berpusat di Hebei China, telah memberi tahu mitra dagangnya, Fonterra, dari Selandia Baru, bahwa produk susu bubuk mereka tercemar (&lt;em&gt;sengaja dicemari “dengan tujuan untuk meninggikan kadar protein” ?, sehingga lebih menarik konsumen&lt;/em&gt;) dengan zat kimia melamin. Informasi rahasia itu terjadi sebelum tanggal 8-8-2008 yaitu saat Pembukaan Olimpiade Beijing yang paling spektakuler sepanjang sejarah Olimpiade di planet bumi ini.&lt;br /&gt;Beberapa pekan kemudian produk susu formula bermelamin tersebut ditarik dari pasaran, kemudian diganti dengan produk susu formula baru, namun anehnya selang beberapa hari produk baru tersebut juga ditarik dari peredarannya oleh sang produsen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ada apakah gerangan dengan susu formula produk China ini?. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanda tanya besar ini memberikan kebingungan kepada para distributor susu formula dari China yang ada diberbagai negara. Baru pada tanggal 11 September 2008 yang lalu, pemerintah China mengumumkan adanya zat melamin dalam produk susu bubuk mereka, kemudian pada tanggal 19 September 2008, zat yang sama juga ditemukan pada produk susu cair , dan juga pada makanan yang menggunakan bahan baku susu, termasuk dalam hal ini adalah starbucks. Dan saat ini semua produk ini SEDANG DITARIK dari peredaran dan pasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimanakah dampak negatif yang ditimbulkan oleh bahan makanan dan minuman yang ber melamin ini bagi kesehatan konsumen ?. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dari data yang ada tercatat 6.244 bayi dipastikan ginjalnya terserang, terkait dengan susu tercemar ini, gejalanya antara lain kencing batu dan sulit kencing, muntah-muntah. Dilaporkan 4 bayi sudah meninggal dunia. Dan angka 6.244 bayi ini naik dari 1.200 bayi pada hari sebelumnya, sungguh luar biasa. Menteri kesehatan China sendiri mengatakan, lebih dari 1.300 bayi kini dirawat di rumah sakit karena meminum susu tercemar tersebut, dan sekitar 158 bayi terkena gagal ginjal akut. Kemungkinan jumlah ini akan tersu meningkat seiring dengan semakin banyaknya orang tua yang memeriksakan bayinya ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaannya sekarang,&lt;/strong&gt; mengapa kasus ini terungkap ke publik baru pada tanggal 11 September 2008? Padahal kasus ini sudah terdeteksi sejak awal Juli 2008 dan sudah dilaporkan secara resmi kepada Fonterra dari Selandia Baru pada awal Agustus 2008. Coba kita prediksi seandainya kasus ini diungkap pada awal bulan Agustus 2008 sebelum dimulainya Olimpiade Beijing bergulir. Disana ada 10.500 atlit dari sekitar 200 negara yang tampil diberbagai event termasuk atlet Bulu tangkis dan angkat besi kita yang meraih medali emas, perak serta perunggu.. Belum lagi banyaknya penggembira termasuk para wisatawan yang datang untuk melihat langsung peristiwa bersejarah Olimpiade Beijing. Ternyata sajian makanan dan minuman dengan bahan baku susu yang mengandung melamin itu, tentu tidak pernah dilewatkan dari dalam kandungan menu yang disajikan buat para atlit dan para turis termasuk tamu-tamu Negara yang security-nya belum memperoleh bocoran info rahasia disana. Bisa dibayangkan betapa akan terjadi &lt;strong&gt;hispanik&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;kepanikan massal&lt;/em&gt;) di area Olimpiade Beijing seandainya hal ini diungkap ke publik saat berlangsungnya Olimpiade Beijing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ironi&lt;/strong&gt; memang, akhirnya 6.200 bayi menjadi korban kasus susu tercemar melamin tersebut, demi suksesnyan pesta olahraga empat tahunan yang berharga milyaran dolar tersebut. Dan ini dipandang lebih berharga daripada nyawa manusia yang menjadi korbannya. Olimpiade yang terhebat disepanjang sejarah dengan korban nyawa manusia yang terbesar di sepanjang sejarah pula. Tumbal penyelenggaraan hajat tingkat dunia ternyata menuntut nyawa manusia yang juga spektakuler banyaknya. Mungkin akan berbeda kejadiannya, kalau saja hasil temuan kandungan melamin di dalam susu produk China tersebut dipublikasikan kepada konsumen sejak awal bulan Juli 2008, sehingga susu yang tercemar tersebut bisa segera ditarik dari peredaran, dan tidak begitu besar menimbulkan korban nyawa manusia.&lt;br /&gt;Beberapa wartawan media internasional menganalisa permasalahan produk susu China yang tercemar ini memperlihatkan pengawasan kualitas produk yang lemah, media setempat menuduh para pejabat yang korup sebagai penyebab produk yang ada tidak diawasi secara maksimal, dan dibiarkan begitu saja ke pasar. Dan yang lebih mengerikan produk-produk tersebut diekspor ke negara lain karena harganya yang lebih murah.&lt;br /&gt;Sebelum kejadian ini, sebenarnya sudah banyak cerita tentang jeleknya kualitas produk dari negara tirai bamboo (&lt;em&gt;China)&lt;/em&gt; tersebut. Ingat saja bahwa pada tahun 2004, lebih dari 200 bayi di China menderita kekurangan gizi karena penggunaan formula yang keliru, sekitar 13 bayi meninggal pada saat itu. &lt;br /&gt;Kemudian ada ribuan anjing dan kucing sakit dan lebih dari 200 lainnya mati di AS pada tahun 2007, rupanya dalam makanan hewan tersebut tercemar melamin, lebih dari 100 produk makanan hewan dari China ditarik dari peredaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Republik Dominika, dua merek pasta gigi asal China dilarang beredar pada Mei 2007, karena mengandung zat kimia mematikan. Pasta gigi ini juga diduga sebagai dalang dibalik kematian 100 orang di Panama karena keracunan massal pada tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Last but not least&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, di Indonesia, hari Jum’at tanggal 26 September 2008, diumumkan oleh Menkes dan BPOM adanya produk makanan/minuman yang mengandung melamin berasal dari China, beredar di Indonesia, dinyatakan berbahaya bagi kesehatan konsumennya. Kepala BPOM menduga adanya peredaran gelap alias illegal dari susu bubuk full cream Guozhen melalui system pemasaran berantai (&lt;em&gt;Multilevel Marketing/MLM). &lt;/em&gt;Susu berbahaya tersebut diproduksi oleh &lt;strong&gt;YANTAI NEW ERA HEAL&lt;/strong&gt;TH di CHINA. Berbagai produk makanan dari China yang beredar di pasaran Indonesia dan tidak berlisensi BPOM ternyata ada yang mengandung susu dengan bahan berbahaya melamin , seperti &lt;strong&gt;Kembang gula White Rabbit(kemasan merah), Kembang gula White Rabbit (kemasan biru), Soiben Drink With Milk (kemasan kuning), Soiben Drink With Milk (kemasan hijau), Soispring Instant Milk Cereal dan Soysprinng Instant Peanut Milk.&lt;/strong&gt; .&lt;br /&gt;Keenam produk tersebut sejak tangal 26 September 2008 dilarang dijual dan harus ditarik dari peredaran. Bagi yang masih nekat menjual dinyatakan telah melanggar UU No 23/1992 tentang Kesehatan serta UU No 7/1996 tentang Pangan serta UU No 8/1999 tentang Perlindngan Konsumen, dengan ancaman hukuman penjara sampai 5 tahuan atau denda pidana sebesar 2 milyar rupiah.&lt;br /&gt;Ancamannya sih OK saja dan mari kita dukung bersama, tapi &lt;em&gt;bagaimana ceriteranya PRODUK ILEGAL (&lt;em&gt;tanpa ijin/lisensi BPOM&lt;/em&gt;) dan BERBAHAYA tersebut bisa beredar bebas di pasaran Indonesia ??&lt;/em&gt;. Dan masih berapa banyak lagikah produk makanan/minuman yang tidak terdaftar di BPOM yang ternyata (&lt;em&gt;kelak setelah ada korban)&lt;/em&gt; baru dinyatakan berbahaya dan ilegal?, serta rame-rame kita ancam hukuman lagi ?. Bukankah ada pekerjaan rutin yang bersifat prevensi pada Badan yang bertugas Mengawasi Obat dan Makanan yaitu BPOM?. &lt;br /&gt;Atau mari kita &lt;strong&gt;maklumi saja bahwa memang masih pinteran malingnya &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;para importir besar&lt;/em&gt;) dibanding seluruh aparat pengawasan kita termasuk Bea Cukai dan BPOM, sehingga &lt;strong&gt;bisa kebobolan dan kebobolan lagi&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apakah melamin itu sebenarnya&lt;/strong&gt;?, &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Melamin&lt;/strong&gt; adalah senyawa nitrogen yang mengandung bahan kimia yang digunakan sebagai bahan perekat, bahan untuk produk tahan api, polimer, dan pupuk di beberapa negara. Ketika senyawa ini dicerna dalam tubuh, metabolisme menghasilkan ammonia yang dapat menyebabkan kegagalan ginjal. Penggunaan melamin pada produk makanan membuat kadar protein menjadi terlihat tinggi pada saat pengujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau jujur, &lt;strong&gt;sebenarnya sudah lama kita tahu cara berdagang “&lt;em&gt;mereka-mereka&lt;/em&gt;” yang menghalalkan segala cara untuk mengeruk keuntungan sebesar-besar-nya&lt;/strong&gt;. Dan di sisi lain kita-kita juga yang jadi korban dimakan oleh &lt;strong&gt;naga mereka&lt;/strong&gt;, yang menurutnya “&lt;strong&gt;itung-itung jadi tumbal hajat besarnya&lt;/strong&gt;”!. &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lho kok begini jadinya???, &lt;/strong&gt;makanya kita harus pinter, agar tidak dipinteri oleh mereka (&lt;em&gt;yang tidak pernah punya tanggung jawab kemanusiaan&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-447860475583394705?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/447860475583394705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=447860475583394705&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/447860475583394705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/447860475583394705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/tumbal-skandal-susu-china.html' title='TUMBAL  SKANDAL SUSU CHINA'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-4615769891639791732</id><published>2008-09-27T08:33:00.007+07:00</published><updated>2008-09-27T10:06:14.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesetaraan Gender'/><title type='text'>PERJUANGAN GENDER (2)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jGDdW57I/AAAAAAAAANc/bt6_26SY_Ks/s1600-h/M.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jGDdW57I/AAAAAAAAANc/bt6_26SY_Ks/s200/M.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250532064986851250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;K&lt;/strong&gt;ali ini Saya ingin mengupas hak-hak perempuan di dalam Islam, yang diajarkan oleh Muhammad rosulullah s.a.w baik langsung melalui perilaku beliau dengan para perempuan (&lt;em&gt;istri dan putri-putrinya)&lt;/em&gt; maupun dalam bentuk ucapan beliau kepada para sahabat dan pengikutnya. Patut disadari bahwa tidak satupun pemimpin dunia yang mampu memberikan perhatian lebih besar untuk meninggikan martabat kaum perempuan pada era serta zamannya hingga sekarang, selain beliau (&lt;em&gt;rosulullah s.a.w&lt;/em&gt;). &lt;br /&gt;Betapa tidak, di zaman Rosulullah, anak perempuan tidak lagi menjadi aib bagi Bapaknya, sehingga bukan saja hak hidup yang diperolehnya, akan tetapi juga kedudukan dan kehormatan sebagai seorang perempuan telah mulai dilakukan. Di dalam tuntunan Rosulullah s.a.w seorang ibu (&lt;em&gt;Perempuan)&lt;/em&gt; berhak memperoleh penghormatan tidak saja dari anak-anaknya, namun juga berhak menerima penghormatan,perlindungan, pusat perhatian dan curahan segenap kasih sayang dari seluruh anggota keluarga dan terutama dari suaminya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengakui adanya perbedaan laki-laki dan perempuan dari sudut biologis dan psikologis, dengan mendudukkan hak serta kewajibannya sesuai dengan kondisi fisik serta mentalnya. &lt;br /&gt;Ketiga otoritas perempuan berikut ini, menjadi rumusan pemikiran islami dalam meghargai hak-hak perempuan, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Otoritas yang melekat sebagai kalifah rumah tangga pada diri seorang laki-laki di dalam suatu keluarga, tidak dimaksudkan untuk merusak hubungan antara laki-laki (&lt;em&gt;suami&lt;/em&gt;) dengan perempuan (&lt;em&gt;istrinya&lt;/em&gt;) yang di dasarkan pada hubungan relasi yang setara, sehingga mampu mencegah munculnya perilaku menyimpang di dalam bahtera perkawinan yaitu hirarki "tuan dengan budaknya (&lt;em&gt;majikan dengan pembantunya)" &lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; Pemberian peran dan peluang yang luas kepada perempuan untuk menggunakan semua kesempatan yang memungknkan kaum perempuan dapat mengembangkan potensi internal dirinya dalam kerangka kehidupan sosial yang dialami, sehingga dapat berkontribusi positif dalam pembangunan peradaban manusia. Langkah tersebut diberikan kepada kaumperempuan justru untuk menjaga kehormatannya sebagai seorang istri &lt;em&gt;(sakinah&lt;/em&gt;) yang tahu dan mampu menjaga martabat dan kehormatan dirinya, suaminya maupun keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Memberikan peluang seluas mungkin kepada kaum perempuan, agar dapat menggapai kedudukan setinggi mungkin sesuai dengan kodratnya sebagai seorang perempuan, dan tidak dimaksudkan agar mampu merubah hak-hak azasinya di luar koridor keperempuanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga di dalam Islam telah ditetapkan HAK SEORANG PEREMPUAN (ISTRI) untuk &lt;strong&gt;menerima mas kawin serta perlindungan/penjagaan &lt;/strong&gt;dari seorang laki-laki (suaminya), &lt;em&gt;&lt;strong&gt;seberapapun kaya dan berkuasanya perempuan itu&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;!. &lt;br /&gt;Setiap perempuan di dalam Islam, juga memiliki hak sosial yang setara dengan laki-laki, seperti haknya untuk memilih suami (&lt;em&gt;laki-laki)&lt;/em&gt; yang disukai dan menolak diperistri oleh laki-laki yang tidak disukainya. Tak seorangpun laki-laki di dalam Islam boleh memaksa seorang perempuan untuk menjadi isterinya, manakala sang perempuan tersebut &lt;em&gt;tidak menginginkannya &lt;/em&gt;menjadi isteri atau &lt;em&gt;tidak menyetujuinya&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;Konsep Islam yang memuliakan kedudukan perempuan seperti ini, telah menginspirasi fikiran "&lt;em&gt;barat&lt;/em&gt;" sejak 14 abad yang lampau (&lt;em&gt;sejak kerasulan Muhammad s.a.w&lt;/em&gt;), sehingga hanyalah kemustahilan saja suatu upaya mencari-cari kelemahan Islam dalam kaitan masalah "kesetaraan gender". Seperti halnya ditegaskan Allah ta'ala di dalam surat An Nisa ....&lt;em&gt;bagi orang laki-laki ada bagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, mohonlah kepada Allah sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu &lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Tuhan telah menyempurnakan Islam dan merelakan kita memeluknya menjadi agama dengan segenap langkah kehidupan kita untuk beribadah hanya kepadaNYA? .&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Subhanallah&lt;/strong&gt; !.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-4615769891639791732?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/4615769891639791732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=4615769891639791732&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4615769891639791732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4615769891639791732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/perjuangan-gender-2.html' title='PERJUANGAN GENDER (2)'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jGDdW57I/AAAAAAAAANc/bt6_26SY_Ks/s72-c/M.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3422516628765816328</id><published>2008-09-26T22:22:00.004+07:00</published><updated>2008-09-27T10:07:08.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lebaran 1429 H'/><title type='text'>MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jVXlSItI/AAAAAAAAANk/XWhturFCiDg/s1600-h/LEBARAN+1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jVXlSItI/AAAAAAAAANk/XWhturFCiDg/s200/LEBARAN+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250532328086840018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang fitri 1 Syawal tahun 1429 H ini, perkenankan Saya dan keluarga, menyampaikan ucapan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Selamat Hari Raya Iedul Fitri&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, dan sekiranya ada kesalahan diantara kita, Saya sudah memaafkannya, demikian pula tak lupa &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Saya mohon maaf lahir dan bathin.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah s.w.t senantiasa memberikan rahmat, hidayah serta perlindunganNYA kepada kita semua, amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3422516628765816328?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3422516628765816328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3422516628765816328&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3422516628765816328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3422516628765816328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/minal-aidhin-wal-faidzin.html' title='MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SN2jVXlSItI/AAAAAAAAANk/XWhturFCiDg/s72-c/LEBARAN+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-4626533191663580895</id><published>2008-09-20T07:26:00.008+07:00</published><updated>2008-09-27T10:01:17.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN SPIRITUAL'/><title type='text'>PERJUANGAN GENDER (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SNRivuJRr_I/AAAAAAAAANU/ckoMAE2WpwY/s1600-h/Mama+Say-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SNRivuJRr_I/AAAAAAAAANU/ckoMAE2WpwY/s200/Mama+Say-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247928037773783026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, saya menemukan dialog dalam komunitas mahasiswi (&lt;em&gt;di depan lift lantai 1 Kampus Ciputat&lt;/em&gt;)membahas tentang persamaan gender yang begitu menarik !. Agar dapat mendengarkan lebih intens, saya sengaja tidak segera masuk ke dalam lift sehingga bisa lebih lengkap mendengar perbincangan mereka.&lt;br /&gt;Salah satu mahasiswi (&lt;em&gt;senior)&lt;/em&gt; menegaskan bahwa "&lt;em&gt;kita (&lt;strong&gt;kaum perempuan&lt;/strong&gt;) harus menuntut persamaan hak yang benar-benar setara dengan kaum pria. &lt;strong&gt;Pokoknya&lt;/strong&gt; harus bisa jadi pemimpin di mana saja, seperti halnya kaum pria. Itulah inti dari perjuangan persamaan gender yang kta perjuangkan.  &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sayang sang mahasiswa senior tadi tidak menjelaskan lebih lanjut tentang makna "&lt;strong&gt;setara&lt;/strong&gt;",karena ada muatan emosional saat mengucapkan kata "&lt;strong&gt;pokoknya".&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di tayangan televisi saya pernah menonton perdebatan antara tokoh perempuan Indonesia yang sedang mencalonkan diri menjadi presiden pada Pemilu 2009, dengan  seorang Ustads tentang pandangan agama (&lt;em&gt;Islam&lt;/em&gt;) terhadap masalah persamaan gender ini. Bahkan 2 hari yang lalu saya juga menikmati siaran TV yang menayangkan wawancara Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan tentang masalah ini, melalui konteks persinggungan budaya (&lt;em&gt;Jawa)&lt;/em&gt; perihal istilah "&lt;strong&gt;konco wingking&lt;/strong&gt;" dan Letak Gedung Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan yang posisinya masih berada dibelakang Gedung Kantor Kementerian yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi,saya sangat setuju dan mendukung perjuangan kaum perempuan untuk memperjuangkan hak-haknya yang (&lt;strong&gt;mungkin banyak&lt;/strong&gt;) tertindas atau terabaikan, hanya karena agama yang saya yakini (&lt;em&gt;Islam&lt;/em&gt;) memang memposisikan perempuan di tempat yang sangat istimewa. Bukan karena saya dilahirkan oleh seorang perempuan atau karena istri saya seorang perempuan. Atas dasar keyakinan saya itulah maka seluruh kaidah Islamiyah, saya upayakan untuk senantiasa dan sebisa mungkin saya jalani, demi mecari keridhaan Allah s.w.t.semata, dan bukan untuk hal yang lain (&lt;em&gt;yang dapat menyeret saya pada kemusrikkan karena menduakan Allah)&lt;/em&gt; . &lt;br /&gt;Oleh karena itu saat Rosulllah ditanya oleh seorang pria, "&lt;em&gt;wahai Rosulullah, siapa orang yang pertama kali harus saya hormati di dunia ini ?&lt;/em&gt;, maka Rosulullah menjawab "&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ibumu&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; !". &lt;em&gt;"Setelah itu siapa yang harus saya hormati wahai Rosulullah"&lt;/em&gt;.jawab Rosulullah &lt;strong&gt;"Ibumu &lt;/strong&gt;!" . Kemudian sang pria tersebut melanjutkan pertanyaannya lagi kepada Rosulullah "&lt;em&gt;Siapa lagi setelah itu ya Rosulullah &lt;/em&gt;?", dan sekali lagi Rosulullah menjawab dengan tegas "&lt;strong&gt;Ibumu ! dan setelah itu baru Bapakmu !". &lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Islam tanpa ragu-ragu memerintahkan kepada seluruh pengikutnya (&lt;em&gt;laki-laki ataupun perempuan)&lt;/em&gt;untuk menghormati ibu-nya (&lt;em&gt;yang notabene adalah perempuan&lt;/em&gt;) maka tidak ada tawaran lain bagi saya selain untuk melakukan rasa hormat menurut kaidah agama maupun kaidah budaya. &lt;br /&gt;Sungguh Islam justru memberikan perlindungan kepada kaum perempuan dengan ajarannya, sehingga tak satupun ada perintah Allah di dalam Al Qur'an yang beresensi paradoks merendahkan martabat kaum perempuan.  Itu sebabnya kajian terhadap ajaran Islam yang menyangkut &lt;strong&gt;fiqih perempuan/fiqih wanita &lt;/strong&gt; hendaknya dicermati dengan kesungguhan hati, dan bukan dengan "&lt;strong&gt;pokoknya&lt;/strong&gt;" yang berkonotatif keputus-asaan. Yakinlah bahwa agama memang berasal dari Allah yang Maha Suci dan &lt;strong&gt;PASTI TERBEBAS &lt;/strong&gt;dari noda kesalahan. Hanya keterbatasan berfikir kita sajalah yang menimbulkan kekeliruan,kesalahan dan dosa sebagai refleksi sifat bawaan seorang hamba.&lt;br /&gt;Sungguh,hak istimewa seorang perempuan di mata Islam, bukan sekedar menuntut penghapusan etika budaya tentang istilah "&lt;strong&gt;konco wingking&lt;/strong&gt;" atau memindahkan letak gedung kantor agar posisinya &lt;strong&gt;sejajar&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;secara matematis maupun garis pandangan mata&lt;/em&gt; sejajar tanpa selisih satu senti meter-pun dengan "kantor lain" (&lt;em&gt;yang berkonotatif pria punya kuasa&lt;/em&gt;). Hak istimewa seorang perempuan (ibu) di dalam Islam, justru menempatkan seorang ibu (perempuan)&lt;strong&gt;TIDAK SAMA &lt;/strong&gt; dengan penghormatan seorang anak kepada bapaknya (pria), dan ini merupakan konskuensi logis yang harus diterima oleh seluruh penganut Islam yang taat (&lt;em&gt;termasuk seluruh pria muslim tanpa kecuali&lt;/em&gt;), yang tidak peragu dan yang tidak mengimani keyakinan lain selain Islam itu sendiri !.&lt;br /&gt;Kalau dalam hal menjadi imam Sholat dipertanyakan hak seorang pria memimpinnya, bukan berati meragukan keimanan dan kekusyukan sholatnya kaum perempuan, akan tetapi memang Allah memberikan ketentuan imam sholat haruslah seorang pria (&lt;em&gt;saat makmumnya pria dan perempuan&lt;/em&gt;). Sama halnya tidak seorangpun diantara kita bisa menjawab mengapa &lt;strong&gt;tak seorang perempuan-pun &lt;/strong&gt;di dunia ini yang diangkat oleh Allah menjadi seorang nabi atau rosulNYA, tentu hak ini bukan karena alasan KEADILAN GENDER, akan tetapi hak Allah sebagai Sang Pencipta.&lt;br /&gt;Diskusi persamaan hak tentang gender mudah-mudahan tidak kepleset pada otoritas kaum perempuan untuk hamil dan (&lt;em&gt;maaf&lt;/em&gt;) dihamili. Karena saya kelewat takut perkembangan &lt;strong&gt;Genetic Engineering&lt;/strong&gt; ke depan akan merekayasa lahirnya pria-pria yang memiliki organ kandungan (&lt;em&gt;Tuba Uterina&lt;/em&gt;) lengkap dengan ovarium dan ovum-nya bahkan sekalian dengan hormon kewanitaannya. Malapetaka ini bukan cuma karena terinspirasi skenario film Holywood yang dibintangi sang Gubernur, &lt;em&gt;Arnold Swasenerger&lt;/em&gt;?, akan tetapi terlebih adanya peringatan Tuhan, sekian ribu tahun yang lampau, agar kita tidak berbuat melampaui batas, seperti kaum &lt;strong&gt;Sodom &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;Gomorah&lt;/strong&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cium telapak kaki dan jemari kaki mungil Ibu, saat saya mohon ampun dan menyesali diri atas dosa dan seluruh kesalahan, (&lt;em&gt;setiap kali saya sowan di bulan Syawal&lt;/em&gt;&lt;em&gt;/Lebaran&lt;/em&gt;), itupun tidak akan sepadan dengan pengorbanan ibu saya saat menjalani tugas fitrohnya sebagai seorang perempuan (&lt;em&gt;yang melahirkan dan membesarkan anak dengan &lt;strong&gt;keichlasan cintanya&lt;/strong&gt;)   &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Saya juga berharap agar kaum perempuan tidak terpeleset dengan membenci kodratnya sebagai seorang perempuan, yang justru dimuliakan di hadapan Allah. Ada suatu peristiwa yang diyakinkan oleh Rosulullah kepada kita, bahwa seorang perempuan pelacur, saat menjumpai seekor anjing buduk yang sekarat dan kehausan, diberinya minum air yang diambil dengan sepatunya. Ternyata perbuatan perempuan yang mengasihi hewan ciptaan Tuhan itu, memperoleh jaminan surga jannatinnaim. &lt;em&gt;Subhanallah... &lt;/em&gt; Sebaliknya tidak ada satupun ayat-ayat Al Qur'an yang memberikan hak istimewa kepada kaum pria penzina untuk melenggang masuk sorga tanpa chisab serta taubat yang diterimaNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita syukuri keberadaann kita sebagai pria ataupun wanita/perempuan dengan hak-haknya yang telah diatur oleh Allah s.w.t di dalam kaidah agama, seperti yang telah dilakukan oleh presiden ke lima RI dengan mencantumkan nama seorang pria (&lt;em&gt;bapaknya&lt;/em&gt;) di belakang namanya sendiri, dan ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan menggunakan nama resmi beliau Meutia Hatta dan &lt;strong&gt;bukan&lt;/strong&gt; Meutia Rahmi (&lt;em&gt;nama seorang perempuan yaitu ibunya&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Tidak pula mengurangi rasa hormat seluruh rakyat Indonesia terhadap Ibu negara kita yang mencantumkan nama suami (&lt;em&gt;pria dibelakang nama beliau&lt;/em&gt;) yaitu &lt;strong&gt;Ani Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/strong&gt;, atau almarhum mantan ibunegara kita yang dulu &lt;strong&gt;Ibu Tien Suharto&lt;/strong&gt;,maupun &lt;strong&gt;Ibu Fatmawati Soekarno&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Banyak perempuan yang kita temui melajang atau sedang melajang bahkan pejuang kesetaraan gender, ternyata tidak ingin mencantumkan nama seorang pria(&lt;em&gt;nama Bapaknya apalagi mantan suaminya?) &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;namun kenyataannya dia tetap mencantumkan nama marganya yang notabene adalah nama seorang &lt;strong&gt;pria&lt;/strong&gt; &lt;/strong&gt;!.&lt;br /&gt;Ya.. kita hormati saja.....&lt;strong&gt;karena itu memang haknya &lt;/strong&gt;!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-4626533191663580895?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/4626533191663580895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=4626533191663580895&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4626533191663580895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4626533191663580895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/persamaam-gender.html' title='PERJUANGAN GENDER (1)'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SNRivuJRr_I/AAAAAAAAANU/ckoMAE2WpwY/s72-c/Mama+Say-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3552353267050763576</id><published>2008-09-07T13:50:00.003+07:00</published><updated>2008-09-07T14:03:03.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><title type='text'>DIALOG orang BERKUALITAS.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMN8nNUu4EI/AAAAAAAAANM/cWYdoBwKNs0/s1600-h/B.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMN8nNUu4EI/AAAAAAAAANM/cWYdoBwKNs0/s320/B.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243171404222750786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat terjadi dialog yang unik dan berbobot antara dua anak bangsa (&lt;em&gt;yang memang berbobot&lt;/em&gt;) yaitu (&lt;em&gt;alm&lt;/em&gt;) &lt;strong&gt;Soedjatmoko&lt;/strong&gt; dengan &lt;strong&gt;Seorang Pelukis Bali&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Pulau Bali dengan tradisi Hindu-nya merupakan salah satu kawasan budaya yang unik di Indonesia. Lokasi yang dulu merupakan kawasan pulau “&lt;em&gt;miskin&lt;/em&gt;” akan tetapi masyarakatnya memiliki tingkat &lt;strong&gt;integrasi yang tinggi, dinamis, kreatif dan sangat adaptif.&lt;/strong&gt; Melalui dialog degan Soedjatmoko, seorang pelukis Bali  mengungkapkan semua cerminan kualitas masyarakat Bali yang juga melekat pada dirinya. Ketika diminta untuk menjelaskan apa yang memberinya inspirasi dalam melukis, maka dijawabnya “&lt;strong&gt;bahwa kehidupannya sebagaimana kebudayaannya, memiliki tiga sumber inspirasi;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber pertama adalah agama yang memuaskan kerinduan jiwanya.&lt;br /&gt;Sumber kedua adalah seni yang memuaskan hati dan perasaannya.&lt;br /&gt;Sumber ketiga adalah interaksi ritual dan adat kebiasaan masyarakatnya, yang telah memunculkan apa yang disebutnya sebagai energi sosial. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sungguh suatu dialog antar anak bangsa yang berkualitas , hanya sayang sekali kita tidak memperoleh data tentang identitas lengkap sang pelukis Bali tersebut. &lt;strong&gt;Tuhan memang Maha Adil&lt;/strong&gt; dalam memilih hambaNya untuk menjadi juru bicara tentang nilai-nilai kemanusiaan.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Sumber : Humanitarianisme Soedjatmoko, Siswanto Masruri, Pilar Humanika, Yogya,2005.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3552353267050763576?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3552353267050763576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3552353267050763576&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3552353267050763576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3552353267050763576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/dialog-orang-berkualitas.html' title='DIALOG orang BERKUALITAS.'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMN8nNUu4EI/AAAAAAAAANM/cWYdoBwKNs0/s72-c/B.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3328317097132459606</id><published>2008-09-06T07:25:00.005+07:00</published><updated>2008-09-07T14:04:22.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN SPIRITUAL'/><title type='text'>"MANUSIA" (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHQdUztcYI/AAAAAAAAANE/XkWHrrt7Zzw/s1600-h/kaligrafi+12.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHQdUztcYI/AAAAAAAAANE/XkWHrrt7Zzw/s320/kaligrafi+12.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242700643456348546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kata yang digunakan Al Qur’an dalam menunjukkan identitas manusia, yaitu &lt;strong&gt;insan, basyar dan bani Adam.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Basyar &lt;/strong&gt;merupakan sebutan yang lebih banyak mencacu pada pengertian manusia dari segi fisik dan nalurinya yang berbeda dengan makhluk lain. Sementara &lt;strong&gt;Insan&lt;/strong&gt; menunjukkan manusia  lebih pada seluruh totalitas jiwa dan raga yang terus berproses (&lt;em&gt;human being&lt;/em&gt;), sehingga terjadi perbedaan manusia yang satu dengan yang lain karena adanya interaksi di dalam proses menjadi “manusia” berdasar bawaan fisik, mental serta kecerdasannya masing-masing. Sedangkan istilah &lt;strong&gt;bani Adam &lt;/strong&gt;lebih menunjukkan pada “&lt;strong&gt;manusia&lt;/strong&gt;” sebagai makhluk sosial yang selain memiliki kecerdasan sosial juga memiliki kepekaan sosial sehingga mampu melakukan kesalehan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep tentang “&lt;strong&gt;manusia&lt;/strong&gt;” di dalam Islam diungkapkan Allah s.w.t di dalam Al Qur’an (Al-Mukminun 23: 12-14) ; &lt;em&gt;manusia diciptakan Allah dari saripati tanah yang dijadikan sperma (nuthfah) dan disimpan di tempat yang kokoh. Kemudian nuthfah itu dijadikan segumpal darah. Segumpal darah dijadikan segumpal daging. Lalu dari segumpal daging dijadikan pula tulang. Tulang kemudian dibalut dengan daging kemudian dijadikan Allah sebagai makhluk.&lt;/em&gt;Dalam surat As`Sajadah (32: 7-9), ditegaskan pula bahwa &lt;em&gt;setelah kejadian manusia di dalam kandungan sang ibu mengambil bentuk, ditiupkan roh oleh Allah ke dalam tubuhnya, dan dijadikan pendengarannya, penglihatan serta perasaannya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses perkembangan embryologis di dalam rahim seorang ibu, begitu jelas digambarkan oleh Al Qur’an, kecuali “&lt;strong&gt;roh”.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di dalam tubuh manusia dijelaskan adanya dua unsur yang menyatu yaitu unsur &lt;strong&gt;materi&lt;/strong&gt; yang tidak lain adalah tubuh dengan daya fisik yang dapat mengekspresikan seluruh panca indera, serta unsur &lt;strong&gt;immateri&lt;/strong&gt; yang mewujud sebagai roh dengan ekspresi dua daya yaitu &lt;strong&gt;akal-fikiran &lt;/strong&gt;yang berpusat di otak dan , “&lt;strong&gt;rasa&lt;/strong&gt;” yang berpusat di hati/qolbu bahkan juga nafsu.   &lt;br /&gt;Lebih jauh tentang “&lt;strong&gt;roh”, &lt;/strong&gt;sebenarnya ada keyakinan bahwa Allah telah membimbingnya dengan perintah kebaikan serta larangan untuk berbuat munkar (&lt;em&gt;amar ma’ruf nahi munkar&lt;/em&gt;). Namun akal fikiran manusia serta nafsunya memang diberi kebebasan untuk memilihnya. Dan konsep pembebasan inilah yang disebut sebagai hak demokrasi  paling azasi yang diberikan Allah kepada hamba ciptaanNya (&lt;em&gt;&lt;strong&gt;jadi Allah memang Maha Demokratis). &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Roh dari sisi hati/qolbu sebenarnya begitu dominan di dalam mengambil inisiatif bahkan nyaris berperan sebagai komandan di dalam seluruh aktivitas kehidupan seseorang, manakala diberi peluang dan kesempatan untuk itu. Hanya sayang seringkali nafsu meringkusnya dengan garang bahkan melakukan “&lt;strong&gt;kudeta&lt;/strong&gt;” sehingga hasil eksekusinya berupa kemunkaran !.&lt;br /&gt;Dialog antara qolbu dan nafsu inilah yang sebenarnya merupakan esensi dari skenario sandiwara kehidupan manusia, seperti halnya sebuah lirik lagu rock yang pernah dinyanyikan Ahmad Albar “&lt;em&gt;dunia ini panggung sandiwara&lt;/em&gt;……”.&lt;br /&gt;Roh bukanlah “&lt;strong&gt;jism&lt;/strong&gt;” (&lt;em&gt;jasad&lt;/em&gt;) dan bukan pula &lt;strong&gt;arold&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;tubuh&lt;/em&gt;), karena keberadaan roh tidak melekat atau bergantung pada sesuatu atau organ manapun di dalam tubuh manusia. Roh adalah &lt;strong&gt;jauhar&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;substansi)&lt;/em&gt; yang &lt;strong&gt;wujud&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;ada&lt;/em&gt;) serta mandiri akan tetapi &lt;strong&gt;tidak mewujud &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;tertangkap pancainderawi).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Ibnu Qoyyim menyatakan, roh adalah jism yang tak dapat diraba karena “dia” adalah jism nurani yang lembut, ringan dan tinggi sehingga mampu menembus seluruh lerung setiap anggota tubuh kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;strong&gt;Berkas roh&lt;/strong&gt;” telah menjalinkan dirinya di dalam tenunan fisik tubuh seseorang dan secara pasti meninggalkan jejak “&lt;strong&gt;kehendak yang dilakukan setiap manusia”. &lt;/strong&gt;Manakala tubuh ini sakit, rusak ataupun tidak lagi mampu menerima kehadirannya, maka “roh” akan pergi meninggalkan ragawi ke alam berikutnya yaitu alam arwah. Roh yang tidak lagi menyatu dan hilang dari tubuh kita itu disebut dengan &lt;strong&gt;nafs.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memang roh adalah substansi di dalam tubuh, namun bukan unsur materi, sehingga kepergiannya dari tubuh kita dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, namun kita tak dapat memegangnya, tak dapat mencegahnya.&lt;br /&gt;Itulah &lt;strong&gt;misteri&lt;/strong&gt; besar dari hakekat keberadaan manusia dengan segenap esensi kemanusiaan-nya, yang tetap harus tunduk pada sunatullah yang telah menetapkan waktu untuk mengambil kembali milikNya dari badan kita yaitu “&lt;strong&gt;roh&lt;/strong&gt;”.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tulisan di atas tidak terlepas dari kontribusi sumber :mengenal islam, Jamal Syarief Iberani, el Kahfi, 2004.  &lt;br /&gt;Cijantung tiga, bakda subuh 5 September 2008 (hari kelima Ramadhan 1428 H). Darsana Setiawan.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3328317097132459606?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3328317097132459606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3328317097132459606&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3328317097132459606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3328317097132459606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/manusia.html' title='&quot;MANUSIA&quot; (1)'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHQdUztcYI/AAAAAAAAANE/XkWHrrt7Zzw/s72-c/kaligrafi+12.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-918651685615991089</id><published>2008-09-06T07:22:00.002+07:00</published><updated>2008-09-06T07:40:01.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><title type='text'>SAJAK INDAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHNk5Kq4YI/AAAAAAAAAM8/hU3mpp3YL5U/s1600-h/p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHNk5Kq4YI/AAAAAAAAAM8/hU3mpp3YL5U/s320/p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242697474940526978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berita Yang Menyedihkan di Pagi Hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;( Mustofa W. Hasyim)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Engkau menanam pohon&lt;br /&gt;Tapi tak mengajak tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau menanam pohon&lt;br /&gt;Tapi tak mengajak air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau menanam pohon&lt;br /&gt;Tapi tak mengajak musim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau menanam pohon&lt;br /&gt;Tapi tak mengajak pohon&lt;br /&gt;Engkau hanya menanam&lt;br /&gt;Dirimu sendiri.&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-918651685615991089?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/918651685615991089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=918651685615991089&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/918651685615991089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/918651685615991089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/sajak-indah.html' title='SAJAK INDAH'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SMHNk5Kq4YI/AAAAAAAAAM8/hU3mpp3YL5U/s72-c/p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5806020569287521625</id><published>2008-09-06T07:15:00.003+07:00</published><updated>2008-09-06T07:21:28.919+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UCAPAN SELAMAT'/><title type='text'>SEMESTER GANJIL 2008</title><content type='html'>SELAMAT BERTEMU KEMBALI DALAM PERKULIAHAN SEMESTER GANJIL 2008, tentu Bapak juga menyampaikan Selamat menjalani ibadah Puasa Ramadhan 1429 H, semoga Allah s.w.t senantiasa membimbing kita ke jalan yang diridhoiNYA. Amien.&lt;br /&gt;Untuk mahasiswa F.MIPA Biologi semester III.Adan III.B apabila ada kesulitan studi silahkan menghubingi saya atau Ibu Ka/Sekr Prodi Biologi.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk Mahasiswa F.MIPA Biologi Unindra semester V, siap siap saja mengikuti kuliah PKM dan Fisiologi Hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sELAMAT bELAJAR.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5806020569287521625?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5806020569287521625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5806020569287521625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5806020569287521625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5806020569287521625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/09/semester-ganjil-2008.html' title='SEMESTER GANJIL 2008'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-895798199843524074</id><published>2008-08-15T07:30:00.002+07:00</published><updated>2008-08-15T07:46:32.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN'/><title type='text'>AYAT PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SKTR2fGY5MI/AAAAAAAAAMk/eM4m30a3AMo/s1600-h/doa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SKTR2fGY5MI/AAAAAAAAAMk/eM4m30a3AMo/s320/doa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234539400902796482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;        &lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;ari ini saat saya menulis artikel, adalah hari Jum’at tanggal 15 Agustus 2008, yang memiliki kesamaan dengan hari Jum’at bulan Agustus tahun 1945. Hanya saat itu jatuh pada tanggal 17 dan berada di bulan Ramadhan, sebagai tanggal dan bulan yang dipilihkan Allah SWT untuk bangsa Indonesia  memproklamasikan kemerdekaannya. Semuanya bukan kebetulan, karena segala peristiwa yang terjadi tidak pernah luput dari ketentuan Allah SWT sebagai Sang Maha Perencana serta Maha Penentu.&lt;br /&gt;Saat Rosul Allah yang terakhir (Muhammad SAW) menjadi magnet penarik minat untuk ditiru dan diteladani perilaku serta kepribadiannya oleh bangsa Arab di era Jahiliah, muncullah rasa kekaguman di kalangan para sahabat Rosul melalui pertanyaan Abu Bakar “dari manakah pendidikan tentang perangai yang mengagumkan itu diperoleh?”.&lt;br /&gt;Jawaban Muhammad Rosulullah adalah “&lt;em&gt;Allah telah mendidikku, dan itulah sebaik-baiknya pendidikan”.&lt;/em&gt;Oleh karena itu seyogyanya lembaga dan system pendidikan yang ingin menggapai “&lt;strong&gt;akhlakul karimah&lt;/strong&gt;” seperti Muhammad Rosulullah, selayaknya menggunakan dan mengikuti cara-cara yang telah diwahyukan Allah serta dijalani oleh rosulNya. Apalagi lembaga pendidikan itu berbasis agama Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Lalu apa hubungannya dengan Ramadhan sebagai bulan diwajibkannya setiap muslim/muslimah menjalankan puasa?. “&lt;strong&gt;Shaum”&lt;/strong&gt; atau puasa pertama kali diwajibkan saat satu setengah tahun setelah hijrah Rosulullah ke Madinah dan jatuh pada bulan Ramadhan. Sehingga mulai saat itulah puasa selama satu bulan di bulan Ramadhan, menjadi rukun Islam yang ke 3 dan berimplikasi wajib hukumnya bagi setiap pemeluk agama Islam. Makna Shaum itu sendiri adalah “&lt;strong&gt;pengendalian diri&lt;/strong&gt;” terhadap tuntutan nafsu duniawi (&lt;em&gt;makan, minum serta kebutuhan seks suami- istri&lt;/em&gt;). Pengendalian diri selama bulan Ramadhan dibutuhkan oleh setiap orang, untuk melakukan refleksi terhadap seluruh langkah kebijakan yang telah dilakoninya selama satu tahun ke belakang. &lt;br /&gt;Hasil analisa terhadap aktivitas diri di masa lalu, diharapkankan mampu menghasilkan sebuah pengambilan keputusan “&lt;strong&gt;langkah baru&lt;/strong&gt;” untuk melanjutkan kebijakan yang sudah baik dan sukses di masa lalu, atau merevisi total kebijakan yang dianggap keliru dan tidak ingin diulang dimasa datang.&lt;br /&gt;Dalam renungan diri di bulan Ramadhan, dibutuhkan suasana bathin yang “&lt;strong&gt;hening&lt;/strong&gt;” serta “&lt;strong&gt;peka”&lt;/strong&gt; terhadap persinggungan dengan masalah duniawi yang didominasi oleh nafsu badaniyah (&lt;em&gt;makan, minum serta kebutuhan seks suami- istri&lt;/em&gt;), sampai masanya tiba di tanggal 1 Syawal sebagai tanda awal kemenangan bagi setiap hamba Tuhan dalam melakoni “&lt;strong&gt;pengendalian dirinya&lt;/strong&gt;”. Itu pula sebabnya tanggal 1 Syawal sering disebut sebagai hari Iedul Fitri atau hari kelahiran kembali ide,gagasan, niatan serta kemauan diri untuk melangkah serta menapaki jalan baru kehidupan duniawi serta uchrowinya. Allah SWT menetapkan puasa kepada umat muslim dan umat-umat sebelumnya untuk berlaku &lt;strong&gt;jujur &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;baik terhadap diri sendiri apalagi terhadap orang lain&lt;/em&gt;), karena ibadah puasa merupakan ibadah non fisik, yang tidurnya seorang hamba saja sudah diperhitungkan akan memperoleh pahala, karena dengan tidur di saat menjalani puasa, berarti menghindar dari perbuatan dosa. Sejelek apapun mimpi seseorang yang tidur, tidak akan membawa dosa dan perbuatan terlarang pada dirinya. Saat seorang hamba berpuasa dirinya mampu menahan diri dari seluruh perbuatan yang dapat membatalkan puasanya, walaupun tidak seorangpun melihatnya, namun keyakinannya tetap kokoh bahwa Allah tetap melihat dan mengetahui segenap gerak langkahnya, bahkan sampai pada detak fikirannya.&lt;br /&gt;           Namun berpuasa dan tetap bekerja, juga bukanlah sesuatu yang diharamkan, selama dalam menjalani puasa tersebut seorang hamba tetap melakukan pengendalian diri untuk tidak membatalkan puasanya. Justru di dalam kondisi seperti itulah seorang hamba sedang melaksanakan ujian untuk mempertahankan keyakinan keimanannya kepada Allah SWT. Itu pula sebabnya Allah berfirman bahwa “ &lt;em&gt;ibadah puasa di bulan Ramadhan hanya diperuntukkan bagi hambaNya yang bertaqwa”.  &lt;/em&gt;Dan itulah misteri dibalik tujuan ibadah puasa di bulan Ramadhan, sehingga Allah menghiasinya dengan peristiwa &lt;strong&gt;Nuzulul Qur’an &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;malam diturunkannya Al Qur’an&lt;/em&gt;) sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.&lt;br /&gt;Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, sebagai medium &lt;strong&gt;pendidikan pribadi&lt;/strong&gt;.....semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-895798199843524074?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/895798199843524074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=895798199843524074&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/895798199843524074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/895798199843524074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/08/ayat-pendidikan.html' title='AYAT PENDIDIKAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SKTR2fGY5MI/AAAAAAAAAMk/eM4m30a3AMo/s72-c/doa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5569238199910935686</id><published>2008-08-11T08:51:00.003+07:00</published><updated>2008-08-11T09:14:06.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN'/><title type='text'>FUNGSIONAL OTAK DALAM KEBERAGAMAAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SJ-gYc8WNxI/AAAAAAAAAMc/no-C6AmUamM/s1600-h/ot.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SJ-gYc8WNxI/AAAAAAAAAMc/no-C6AmUamM/s320/ot.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233077633974417170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Agama diperuntukkan hanya untuk hamba Tuhan yang ber-akal&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;”. Hampir semua dari kita tahu dan setuju dengan kalimat pembuka di atas, tidak hanya karena kondisi faktual yang sering ditemui memang mengungkapkan hal itu. Ibarat organ tubuh yang lain boleh cacat,  terganggu fungsinya bahkan rusak sekalipun namun selama otaknya sebagai tempat berfikir dan memproduksi akal tetap berproses, maka seseorang tersebut masih secara fungsional disebut manusia (&lt;em&gt;yang ber-akal).&lt;/em&gt; Mata sebagai indera penglihat adalah penting, lidah sebagai indera pengecap dan alat bantu berbicara serta menelan juga penting, bahkan rambut, kulit, kuku, telinga, sampai ke anus dan organ reproduksi juga penting, namun otak tetaplah menjadi yang sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Banyak contoh kerusakan yang terjadi pada organ seseorang, masih dapat ditanggulangi secara medis (sains dan teknologi kedokteran), seperti halnya yang dialami oleh Prof.DR.Burhanuddin Jusuf Habibie yang fungsi pacu jantungnya “ngadat dan rusak”, kemudian dapat hidup normal dengan menggunakan mesin pemacu jantung (&lt;em&gt;pacemaker&lt;/em&gt;) saat memimpin dan menyelamatkan negeri ini dari keadaan kritis dan krisis, bahkan sehat sampai sekarang. Bangsa ini juga tak akan pernah lupa dengan Panglima Besar Jendral Sudirman, yang keluar masuk hutan saat memimpin perang gerilya melawan penjajah Belanda hanya dengan satu paru-nya saja. Bahkan saat ini telah pula diperdagangkan organ  ginjal di China sebagai alternative penyembuhan gagal ginjal, sementara si pemilik ginjal dapat hidup normal dengan satu ginjal saja. Namun hal sebaliknya juga terjadi pada diri almarhum Pak Harto (&lt;em&gt;mantan Presiden RI ke 2)&lt;/em&gt; yang secara “fisik”  organ di luar otak beliau dalam keadaan normal, namun karena “stroke” yang dideritanya telah menyebabkan fungsi otaknya “menjadi tumpul” sehingga tim dokter yang memeriksanya membuat kesimpulan medis bahwa beliau tidak mampu mengingat dan bercerita tentang hal-hal yang dialami jauh sebelumnya. Bahkan Taufik Pasiak di dalam bukunya (&lt;em&gt;Revolusi IQ,EQ,SQ, Mizan, 2002 halaman 317&lt;/em&gt;) menyebutkan “&lt;em&gt;ketika seseorang  mengalami stroke dapat mengakibatkan perubahan kepribadian yang dramatis&lt;/em&gt;”.  Perubahan dramatis yang paling tragis adalah kehilangan akal, dan kondisi seperti ini dinamakan  perubahan yang menyebabkan seseorang keluar dari jati diri nya. Betapa tidak, seseorang yang semula ekstrofet, suka bercanda dan tertawa, terbuka dan sosialitasnya tinggi, setelah mengalami gangguan otak tiba-tiba menjadi seorang yang introfet, pemurung, suka menyendiri, dan nyaris ingin mengakhiri hidupnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tinjauan anatomis otak manusia, dapat dijelaskan bahwa sejak perkembangan embryologis di dalam rahim ibu, organ ini telah memperoleh keistimewaan khusus dengan pertumbuhan yang sangat cepat dibanding organ tubuh yang lain, serta berada dalam perlindungan berlapis mulai dari tulang-tulang tengkorak kepala di bagian luar serta cairan cerebrospinalis yang berperan sebagai suspensi/shockbreker di bagian tengah dan lapisan luar otak (&lt;em&gt;mening&lt;/em&gt;) di bagian terdalam. Ibarat sebuah produksi, itulah harga mahal yang harus dibayar untuk melakukan pengelolaan perawatan terhadap otak seseorang. Pertumbuhan otak terus berlangsung walaupun seseorang telah dilahirkan bahkan tumbuh dan berkembang menjadi anak, remaja dan dewasa. Tak sedikit pula seseorang mengalami pertumbuhan otak di luar kemauan serta kontrol dirinya, bahkan kalau otak dipelihara dan dirawat dengan baik, maka semakin bertambah usia seseorang semakin bertambah pula aktivitas otaknya dan nyaris masih dapat berfungsi dengan normal melayani kebutuhan kita sampai satu abad lamanya, sementara pada organ yang lain justru akan terjadi kemunduran fungsi setelah setengah abad dioperasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya potensi spiritual di dalam otak, telah diperkuat dengan 4 penelitian yang terus berlanjut sampai sekarang. &lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;,  penelitian dari &lt;em&gt;Denis Pare dan Rudolpho L tentang Osilasi&lt;/em&gt; &lt;em&gt;40 Hz&lt;/em&gt;, yang kemudian dikembangkan oleh &lt;em&gt;Danah Zohar dan Ian Marshal&lt;/em&gt; menjadi Spiritual &lt;em&gt;Intelligence&lt;/em&gt;. &lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, penelitian dari &lt;em&gt;Joseph deLoux &lt;/em&gt;tentang aktivitas di bawah kesadaran kognitif, yang kemudian dikembangkan menjadi &lt;em&gt;Emotional Intelligence &lt;/em&gt;oleh &lt;em&gt;Daniel Golleman dan Robert Cooper. &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Ketiga,&lt;/strong&gt; adanya area &lt;em&gt;God Spot &lt;/em&gt;di pars temporalis yang ditemukan oleh &lt;em&gt;Michael Persinger dan Vilyanur Ramachandran &lt;/em&gt;dan bukti penelitian &lt;strong&gt;keempat&lt;/strong&gt; adalah adanya &lt;em&gt;Somatic Marker &lt;/em&gt;yang diteliti oleh &lt;em&gt;Antonio Damasio. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Keempat  penelitian tersebut memberikan kontribusi pemikiran tentang adanya hati nurani atau intuisi  di dalam otak manusia, yang senantiasa berperan serta dalam pengawalan kehidupan kemanusiaannya sejak awal mula kejadian. Pemikiran inilah yang menjadi tonggak dari konsepsi keyakinan bahwa kehidupan manusia memang tidak dapat terlepas dari Tuhan.&lt;br /&gt;Kinerja otak berproses melalui tahapan awal yang sederhana yaitu otak rasional dengan bantuan panca indera. Hampir seluruh aktivitas kita keseharian, merupakan hasil tangkapan pancaindera, yang kemudian direspon oleh otak rasional. Manakala kinerja otak rasional tidak lagi mampu memecahkan masalah, maka baru akan meningkat ke tahap kedua dengan menggunakan otak intuitif. Di saat kinerja dengan otak intuitif menemui kebuntuan, maka seluruh permasalahan akan diambil alih dengan penyelesaian melalui tahap ketiga yaitu otak spiritual. Betapa besar kemurahan Tuhan di dalam membimbing hambaNYA sampai perlu memberikan proses bertingkat di dalam setiap upaya pemecahan masalah. Bahkan begitu sayangnya Tuhan dengan manusia, maka muncul suatu pemikiran (filsafati) yang berkeyakinan bahwa dengan otak spiritual itulah pencarian panjang (melalui proses bertingkat dengan operasionalisasi otak rasional kemudian otak intuitif) akan memunculkan peluang seorang hamba untuk bertemu dengan Tuhannya. &lt;br /&gt;Akselerasi perpindahan operasionalisasi otak rasional ke otak intuitif  kemudian berpindah lagi ke tingkat penggunaan otak spiritual, sangat bergantung pada tingkat pengalaman penggunaan di masing-masing level serta kapasitas penggunaan pada setiap levelnya. Proses akselerasi tersebut menentukan tingkat kemampuan atau kecerdasan yang disebut dengan &lt;strong&gt;Spiritual Quotient.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini kita telah dapat mengenali adanya pilar-pilar kecerdasan yang menopang &lt;br /&gt;terwujudnya pencapaian &lt;strong&gt;Spiritual Quotient (kecerdasan Spiritual) yaitu Intelectual Quotient (IQ), Emosional Quotient (EQ), Creativity Quotient (CQ), Adversity Quotient (AQ) dan Social Quotient (SQ).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar pengaruh kinerja otak manusia sebagai substrat kesadaran bagi kehidupan dan masa depannya, sehingga Tuhan membebaskan tugas dan tanggung jawab seorang hamba untuk mengabdi kepada Sang Pencipta, manakala otaknya tidak berfungsi normal. Bayangkan bila seseorang mengalami disfungsi otak sampai pada tingkat kehilangan akalnya, walaupun badan jasmaninya sehat akan tetapi jiwanya terlepas sehingga tidak lagi berada di dalam gradasi hidup bersusila dan dan bersosial. Kalau saja di dalam acara ritual keagamaan, tiba-tiba muncul perilaku dari seseorang yang kehilangan akal &lt;em&gt;(berteriak-teriak dalam keadaan tanpa busana alias telanjang saja), &lt;/em&gt;maka dapat dipastikan akan sangat mengganggu jalannya prosesi ritual keagamaan, sehingga perlu memblokade orang yang berperilaku menyimpang tersebut ke tempat rehabilitasi atau bahkan mungkin isolasi. Tragis, akan tetapi itulah yang terjadi.&lt;br /&gt;Oleh karenanya melalui proses pada level pertama dengan otak rasional, semestinya kita senantiasa bersyukur kepada Tuhan, karena kita berada pada posisi yang sangat beruntung dapat menyelesaiakan seluruh permasalahan duniawi melalui level kedua &lt;em&gt;(otak intuitif&lt;/em&gt;) maupun melalui level tertinggi yaitu &lt;em&gt;otak spiritual &lt;/em&gt;untuk dapat bertemu dengan Sang Maha Pencipta!. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ternyata Tuhan Maha Pemurah karena tidak perlu perkecualian &lt;em&gt;(ekseption&lt;/em&gt;) lagi bagi kita, sehingga kita dapat menggunakan sekaligus tiga tingkatan berfikir dari fungsional otak kita, lalu mengapa tidak kita segerakan &lt;em&gt;(akseleratif) &lt;/em&gt;untuk melangkah lebih cepat dan lebih cepat lagi agar kelak dapat mencapai dan menggapai tempat bersimpuh di hadapan Tuhan yang kita cintai dan mencintai kita?.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sekarang terserah anda masing-masing untuk memaknainya.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5569238199910935686?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5569238199910935686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5569238199910935686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5569238199910935686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5569238199910935686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/08/fungsional-otak-dalam-keberagamaan.html' title='FUNGSIONAL OTAK DALAM KEBERAGAMAAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3GknuDElU8o/SJ-gYc8WNxI/AAAAAAAAAMc/no-C6AmUamM/s72-c/ot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5580752687685748841</id><published>2008-08-04T07:57:00.004+07:00</published><updated>2008-08-04T08:15:34.823+07:00</updated><title type='text'>PERKUALIAHAN SP FTIK UIN JAKARTA JULI -AGUSTUS 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/SJZXzWFMK1I/AAAAAAAAALs/juGtk0tUs3M/s1600-h/SPFILSAFAT.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/SJZXzWFMK1I/AAAAAAAAALs/juGtk0tUs3M/s320/SPFILSAFAT.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230464556849703762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SJZXK5ppgZI/AAAAAAAAALk/kGytQZPKDwo/s1600-h/SPPSI.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SJZXK5ppgZI/AAAAAAAAALk/kGytQZPKDwo/s320/SPPSI.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230463862023225746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;wajah peserta kuliah SP FTIK UIN Jakarta 2008 pada mata kuliah Filasafat Umum dan Psikologi Umum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5580752687685748841?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5580752687685748841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5580752687685748841&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5580752687685748841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5580752687685748841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/08/perkualiahan-sp-ftik-uin-jakarta-juli.html' title='PERKUALIAHAN SP FTIK UIN JAKARTA JULI -AGUSTUS 2008'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/SJZXzWFMK1I/AAAAAAAAALs/juGtk0tUs3M/s72-c/SPFILSAFAT.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3343931697272364398</id><published>2008-07-06T06:58:00.007+07:00</published><updated>2008-07-06T08:02:02.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliah evaluasi'/><title type='text'>JAWABAN PERTANYAAN PERKULIAHAN</title><content type='html'>Pada minggu lalu 1 Juli 2008 perkuliahan terakhir semester genap 07/08 untuk mahasiswa UNINDRA, dan muncul pertanyaan pada kuliah evaluasi hasil belajar terkait dengan cara penskoran soal pilihan ganda dengan mempertimbangkan faktor peluang tebakkan jawaban (guessing).&lt;br /&gt;Berikut disampaikan jawaban beserta contoh perhitungan skornya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SKOR = ((B – S/P-1))/N x 100 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B = Jumlah jawaban Benar&lt;br /&gt;S = jumlah jawaban Salah&lt;br /&gt;P = Jumlah Option&lt;br /&gt;N = Jumlah butir soal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh;&lt;br /&gt;Jumlah soal 45 butir, jumlah option 5&lt;br /&gt;              Jumlah jawaban benar 30&lt;br /&gt;              Jumlah jawaban salah 12            &lt;br /&gt;              Jumlah soal yg tidak dijawab 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          SKOR =  ((30- 12/5-1))/45 x100    = 27/45 x100 = &lt;strong&gt;60&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perhatikan adanya 3 butir soal yang tidak dijawab --&gt; berarti tidak ada "guessing" pada butir soal tersebut (karena memang tidak dijawab). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila data tersebut dilakukan penskoran dengan cara MENGABAIKAN ADANYA GUESSING maka hasilnya :&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Rumus ;  SKOR = B/N x 100&lt;br /&gt;         SKOR = 30/45 x 100 = &lt;strong&gt;66,66 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sayang penskoran dengan mempertimbangkan adanya faktor tabakkan (guessing) tersebut memang jarang digunakan di sekolah, hanya karena sang Guru nggak mau repot pakai kalkulator?.&lt;br /&gt;Padahal apabila Kriteria Kompetensi Minimal (KKM?SKBM)untuk Mata Pelajaran tertentu sudah ditetapkan (bersamaan dengan terbitnya KTSP) misalnya 65, maka dengan perhitungan skor menggunakan rumus yang mempertimbangkan faktor "Guessing" siswa tersebut TIDAK MEMENUHI KKM/SKBM (TIDAK KOMPETEN) karena skor perolehannya hanya 60. Sedangkan dengan rumus yang mengabaikan adanya unsur menebak, siswa bersangkutan (skornya 66,66) dinyatakan MEMENUHI KKM/SKBM (KOMPETEN). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda kelak ingin menjadi Guru yang profesional, tentu Anda lebih tahu mana yang harus dilakukan secara profesional.&lt;br /&gt;Selamat Belajar, selamat menempuh Ujian Akhir Semester dan semoga sukses!&lt;br /&gt;AKU BISA !!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3343931697272364398?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3343931697272364398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3343931697272364398&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3343931697272364398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3343931697272364398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/07/jawaban-pertanyaan-perkuliahan.html' title='JAWABAN PERTANYAAN PERKULIAHAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-6809537241469867296</id><published>2008-06-25T09:28:00.004+07:00</published><updated>2008-06-25T09:37:54.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2007-2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SGGuDFrYb1I/AAAAAAAAAKg/tShrv0eTIuQ/s1600-h/u.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SGGuDFrYb1I/AAAAAAAAAKg/tShrv0eTIuQ/s320/u.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215641211558719314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi mahasiswa UNINDRA JAKARTA, silahkan siap-siap mengikuti UAS.&lt;br /&gt;Jangan lupa merapikan tugas-tugas Blog nya, karena batas akhir koreksi Blog akan Bapak lakukan DUA HARI SETELAH pelaksanaan UAS.&lt;br /&gt;Saran Bapak, segera kirim email ke alamat:  darssetia@yahoo.co.id untuk memberitahukan alamat blog anda yang harus bapak koreksi. OK? Bapak tunggu!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat belajar dan Sukses selalu.&lt;br /&gt;Salam dari Bapak&lt;br /&gt;DS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-6809537241469867296?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/6809537241469867296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=6809537241469867296&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6809537241469867296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6809537241469867296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/06/ujian-akhir-semester-genap-2007-2008.html' title='UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2007-2008'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SGGuDFrYb1I/AAAAAAAAAKg/tShrv0eTIuQ/s72-c/u.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-4419113283840700444</id><published>2008-06-04T21:37:00.005+07:00</published><updated>2008-06-25T08:10:45.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>UTS dan UAS SEMESTER GENAP 2007/2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEarGdOFqzI/AAAAAAAAAKQ/VTk9iDMpFRs/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEarGdOFqzI/AAAAAAAAAKQ/VTk9iDMpFRs/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208038146511842098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi mahasiswa UIN Jakarta Jurusan BI semester 2 dan 4, serta Jurusan PAI semester 2(E) dan 4 (E) yang telah mengikuti dan menjalani UTS maupun UAS semester Genap Bapak ucapkan selamat dan semoga LULUS SEMUA.&lt;br /&gt;Manakala dalam layanan perkuliahan, ada kekhilafan dan kekurangan serta kesalahan, Bapak minta maaf, demikian pula seandainya ada hal serupa dari diri ananda (mahasiswa), Bapak sudah memaafkannya.&lt;br /&gt;Sampai bertemu pada event perkuliahan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Belajar dan Sukses selalu!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Darsana Setiawan.&lt;br /&gt;(gambar dari http://e-dukasi.net)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-4419113283840700444?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/4419113283840700444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=4419113283840700444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4419113283840700444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4419113283840700444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/06/uts.html' title='UTS dan UAS SEMESTER GENAP 2007/2008'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEarGdOFqzI/AAAAAAAAAKQ/VTk9iDMpFRs/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-2294036513292150335</id><published>2008-06-01T06:13:00.021+07:00</published><updated>2008-06-04T21:58:35.643+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA KEBANGSAAN'/><title type='text'>REPORTASE KULIAH BJ. HABIEBIE</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEIONrvYBkI/AAAAAAAAAKI/mLQ4ll75DnM/s1600-h/BJ.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEIONrvYBkI/AAAAAAAAAKI/mLQ4ll75DnM/s320/BJ.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206739747436234306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa bersyukur kepada Tuhan, memperoleh kesempatan berharga untuk belajar dari pengalaman hidup orang lain dalam mendarma-baktikan pikiran serta kehidupannya bagi bangsa yang dicintai. Kehadiran saya mengikuti ceramah mantan Presiden RI ke 3 Prof.DR.BJ Habiebie dalam rangka Sidang Paripurna ke 15 Dewan Perwakilan Daerah (DPD)di gedung Nusantara DPR Senayan, Kamis 29 Mei 2008, sebenarnya adalah kuasa Tuhan yang ditunjukkan kepada hambaNYA. Pada saat itu saya sedang mengikuti Rapimnas II dan Lokakarya Nasional Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) di Hotel Century Park Senayan, sebagai anggota Pengurus Majelis Pengurus Pusat (MPP) ADI, yang rencana pembukaannya akan dilangsungkan di Istana Negara bersama Bapak Presiden RI. &lt;br /&gt;Tuhan berkehendak lain, karena pada saat yang tepat datang undangan kepada seluruh peserta Rapimnas dan Lokakarya ADI tersebut (&lt;em&gt;melalui Ketua ADI Pusat Bp.Prof.DR.Armai Arief,MA &lt;/em&gt;) untuk hadir mengikuti perkuliahan dari Bapak BJ.Habiebie, dengan tema "&lt;strong&gt;Refleksi Sepuluh Tahun Reformasi dan Seratus Tahun Kebangkitan Nasional".&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bapak Prof.DR.BJ Habiebie ternyata adalah Presiden RI ke 3 yang pada tanggal 22 April 1999 telah membuka Konggres I ADI sekaligus meresmikannya di Istana Negara. Tuhan Maha Besar!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik disimak apa yang disampaikan oleh Bapak Prof.DR.Ginanjar Kartasamita selaku ketua DPD menghantarkan perkuliahan Pak Habiebie sebagai berikut;&lt;br /&gt;1. Sepuluh tahun yang lalu (1988)para pendiri republik ini sedang mencari upaya untuk menjalankan proses demokratisasi agar terus tetap berjalan sambil menunggu adanya amandeman terhadap UUD 1945. &lt;strong&gt; Lalu apa yang dilakukan oleh Pak BJ Habiebie pada hari pertama menjabat Presiden? diluar dugaan semua pihak dan tidak ada satupun orang yang menyuruh, ternyata BJ.Habiebie melepaskan seluruh tahanan politik.&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;2. Mencabut Ketentuan Larangan Kebebasan Pers&lt;br /&gt;3. Bebaskan Pendirian Partai-partai Politik&lt;br /&gt;4. Laksanakan segera Pemilihan Umum yang bebas, jujur dan adil&lt;br /&gt;5. Merativikasi kesepakatan ILO di Jenewa&lt;br /&gt;6. Langsung mempelopori terwujudnya Undang-undang anti korupsi (&lt;em&gt;yang I&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;7. Mengundangkan UU Otonomi Daerah nomor 22 tahun 1999 (&lt;em&gt;yang menjadi cikal bakal UU Otoda nomor 32 tahun 2004)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;8. Bebaskan rakyat Timor Timur untuk memilih "merdeka" &lt;em&gt;(dan sekarang kita semua rakyat Indonesia menyadari bahwa itu adalah keputusan yang benar, masih ingat dengan kasus statemen politik Presiden Timor Timur Ramos Horta sepulang berobat dari Australia yang &lt;strong&gt;memfitnah serta menyatakan adanya konspirasi para pemberontak di TIMTIM dengan kita bangsa Indonesia&lt;/strong&gt; termasuk Desi Anwar dari TV media?*).&lt;br /&gt;9. Pikiran untuk segera memisahkan antara POLRI dengan TNI bagi kepentingan yang lebih besar bangsa ini&lt;br /&gt;10.Mempersiapkan Pilihan Presiden secara langsung&lt;br /&gt;11.Memisahkan Bank Sentral Indonesia dengan Pemerintah, agar tidak dijadikan alat untuk membiayai keinginan sepihak dari pemerintah.&lt;br /&gt;12.Menyiapkan UU anti monopoli dan persaingan usaha&lt;br /&gt;13.Mengundangkan UU Lingkungan Hidup yang lebih progresif.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Ada lagi (&lt;em&gt;keajaiban yang terjadi-pen*&lt;/em&gt;)Nilai tukar rupiah terhadap US $ yang semula Rp.14.000,- turun drastis menjadi tinggal separohnya (sekitar Rp.7.000,- sampai Rp.8.000,-). &lt;em&gt;Khusus tentang hal ini saya berkomentar jujur "&lt;strong&gt;Ini sungguh fantastis dan riil terjadi, bukan omong kosong ala Djoko Supardi yang katanya mampu merubah air laut menjadi pengganti eneri BBM/Blue Energy dengan ongkos hanya Rp.3.000,- per liter?? &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Keputusan strategik itu semua dilakukan oleh Pak Habiebie dalam waktu jabatan kepresidenannya &lt;strong&gt; selama 1,5 tahun saja!!.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Namun diakhir karya nyata Pak BJ Habiebie, pada Sidang Paripurna MPR ternyata pertanggung jawaban Bapak Prof.DR.BJ.Habiebie selaku Presiden ketiga RI ditolak, dan dengan legowo beliau mempersilahkan yang lain (&lt;em&gt;putra terbaik?)&lt;/em&gt;dari bangsa ini, untuk melanjutkan kepemimpinan bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya tuliskan isi ceramah Bapak Prof.DR.BJ.Habiebie sebagai berikut;&lt;br /&gt;Tadi saat masuk ke gedung ini, ada yang bertanya "apakah Pak Habiebie tidak trauma masuk ke gedung Nusantara DPR/MPR ini?". Kemudian dijawab oleh pak Habiebie &lt;em&gt;"Tidak, saya tidak taruma, saya justru mengingat kenangan manis yang selama sekitar seperempat abad di ruang ini saya selalu berdiskusi dengan para wakil rakyat untuk menghasilkan karya nyata bagi perbaikan kesejahteraan bangsa"&lt;/em&gt;. Sambil menunjuk ke arah sisi kiri podium dimana pak Habiebie berbicara beliau melanjutkan ucapannya "&lt;em&gt;di situ saya duduk dan selalu mendengarkan dengan baik kritikan, saran masukan dari para wakil rakyat"&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Makna kelahiran Boedi Oetomo 20 Mei 1908 sesungguhnya adalah kesadaran cendekiawan tentang pentingnya sumber daya manusia dalam menentukan masa depan bangsa.&lt;br /&gt;Kesadaran ini pula yang melahirkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Kebangkitan Teknologi Nasional 10 Agustus 1995, dan Reformasi 21 Mei 1998".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, &lt;em&gt;(satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa) &lt;/em&gt; tidak dengan Timor Timur &lt;em&gt;(karena saat itu belum ada TIMTIM)&lt;/em&gt;, jadi kalau TIMTIM ingin merdeka ya silahkan..."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Saya tidak setuju dengan istilah Budaya Indonesia, karena bangsa ini terdiri dari orang-orang yang tinggal di kepulauan luas, sehingga yang ada adalah Peradaban Indonesia, yang ada adalah kebudayaan orang-orang yang tinggal dan hidup di bumi maritim Indonesia, ber Bhineka tapi tetap Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tidak kontraproduktif, justru dengan keberbedaannya kehidupan mereka menjadi semakin cerah". &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lihat itu California AS yang sangat pluralistik, akan tetapi produktivitasnya sangat tinggi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Globalisasi itu sudah ada sejak jaman dulu, sejak berabad-abad yang lalu, busana dan bahasanya saja yang berubah. Iklim &lt;strong&gt;Globalisasi harus kita waspadai, karena akan menyedot kekayaan bangsa kita&lt;/strong&gt;. Oleh karena itu hadapi globalisasi dengan proaktif dan cerdas!.&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Ibarat kita berdansa, akan tetapi tidak dengan iringan musik serta gaya orang lain, akan tetapi kita berdansa dengan musik serta gaya yang kita ciptakan sendiri!. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;*Di sisi ungkapan Pak Habiebie yang ini, penulis lalu ingat saat tahun 1964 sampai pertengahan 1965, Bung Karno mengajarkan kepada bangsa Indonesia untuk berdansa (menari) LENSO karya Bung Karno, diiringi dengan aransemen musik karya bangsa sendiri. Sayang hanya segelintir orang dari bangsa ini yang faham dengan pikiran Bung Karno yang begitu jauuuh ke depan, dan saat itu pak BJ.Habiebie yang dikirim ke Jerman oleh Bung Karno sedang berada dimana, entahlah, beliau nanti yang akan menjawab sendiri kalau penulis dapat berkomunikasi lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceramah yang bernuansa kontribusi pemikiran dari Bapak Prof.DR.Bj.Habiebie tentang perjalanan Reformasi bangsa ini diungkapkan antara lain sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Reformasi memberi kesadaran perlunya kebebasan untuk melengkapi kemerdekaan, yaitu kehidupan yang demokratis, menghormati hak asasi manusia, serta kehidupan bangsa yang mandiri, bermartabat, dan berdaya saing".&lt;br /&gt;Namun, reformasi juga masih banyak menyisakan kekurangan, antara lain tidak adanya lagi kesinambungan pembangunan bangsa, karena Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sudah dihapus".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Kepentingan rakyat umum mulai terabaikan, sementara kepentingan pribadi, kelompok, dan partai menjadi lebih diutamakan,”&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keprihatinkan Bapak BJ.Habiebie diungkapkan pula melalui pengamatan beliau bahwa proses pengembangan, pemanfaatan, dan pengendalian ilmu pengetahuan dan teknologisudah banyak yang ditinggalkan, bahkan sebagian dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi kondisi saat ini, Bapak BJ.Habibie menyerukan untuk kembali ke dasar &lt;em&gt;(back to basic). &lt;/em&gt; Dicontohkan oleh beliau seperti analogi berpfikir saat kita sedang menghadapi persoalan rumit, macet, ketika mengoperasikan komputer, maka ”Cara termudah restart saja!,”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak BJ.Habibie mengusulkan agar pos pelayanan terpadu dihidupkan kembali. Namun pos itu tidak terfokus pada pelayanan kesehatan, melainkan menjadi pelayanan informasi, pembinaan keluarga, pendidikan, dan pendidikan lapangan kerja &lt;em&gt;(seperti RW Siaga)*.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengusulkan pembangunan jalur kereta api ekspress dua jalur &lt;em&gt;(rel ganda berukuran medium)&lt;/em&gt; dengan kecepatan 350 kilometer per jam antara Jakarta, Semarang, dan Surabaya yang memanfaatkan tenaga listrik terbarukan, bagi kepentingan ekonomi masyarakat; pengembangan sistem perairan; membuat mekanisme Bulog yang transparan; pengembangan plasma bagi golongan ekonomi lemah; memasyarakatkan produk dalam negeri secara lebih progresif; serta meminimalkan pengaruh fluktuasi ekonomi global terhadap dinamika kebijakan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Masalah yang kita hadapi memang kompleks dan tidak mudah. Jalan di hadapan kita memang masih panjang, terjal, dan berliku. Namun, tekad yang kuat, kebersamaan yang kokoh, dan semangat yang tetap menggelora merupakan modal kita untuk menuntaskan reformasi menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera”&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Demikianlah laporan reportase Kuliah B.J.Habiebie yang dapat kita renungkan kembali sebagai masukkan serta kontribusi pemikiran bagi pensejahteraan bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya "PR" ada ditangan kita semua yang masih muda (&lt;em&gt;karena beliau sudah merasa tua untuk tampil kembali di panggung percaturan politik?)&lt;/em&gt;, tapi bangsa ini masih memerlukan pikiran &lt;strong&gt;genial&lt;/strong&gt;-nya, pikiran anugerah Tuhan yang diberikan kepada hamba yang dipilih NYA.  Karena memang nyata tidak semua dari kita seperti Bacharuddin Jusuf Habiebie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih pak BJ Habiebie atas nasehat dan kepedulianmu. Semoga Allah selalu melindungi dan merahmatimu. Amien.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: darsana setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sedikit tentang Bapak Bacharuddin .J. Habiebie (yang bisa anda lihat langsung dari blog friendster beliau) sebagai berikut;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Male, 71, Married&lt;br /&gt;Member Since: May 2004&lt;br /&gt;Location: Germany&lt;br /&gt;Hometown: Sulawesi&lt;br /&gt;Company: IPTN&lt;br /&gt;Bacharuddin J.'s URL:http://profiles.friendster.com/8843522&lt;br /&gt;Occupation:Aeronautical Engineer&lt;br /&gt;Affiliations:ICMI,&lt;br /&gt;Hobbies and Interests:Wayang Kulit, Berita&lt;br /&gt;Favorite Movies:AirPlane!, Soul Plane, Air Force One, Con Air, Top Gun, Broken Arrow, Semua yang berhubungan dengan pesawat.&lt;br /&gt;Favorite Music:Keroncong, The Beatles, Koes Plus, David Hasselhoff, Trademark.&lt;br /&gt;Favorite TV Shows:Dunia Dalam berita, Liputan 6 Petang, Seputar Indonesia, The Discovery Channel, Baywatch.&lt;br /&gt;About Me:&lt;br /&gt;Saya professor yg pintar, salah satu cendekiawan genius produksi indonesia, , betrachten Sie meine Zusammenfassung, my resume speaks for itself, saya bekas interim president indonesia semenjak waktu pak Harto lengser (God Bless Him).Ich bin ein Experte, wenn ich Flugzeuge bilde, sekarang saya berdomisili di jerman sebagai penduduk kehormatan, selain pinter bikin pesawat terbang, saya juga multilingual, dulu saya masih terlibat di politik indonesia, sekarang i just like to enjoy my old days here in germany, ich geniesse einen netten Weg im Park mit meinen Enkelkindern...Aufpassen des Sonnenuntergangs...basically menikmati usia senja saya.&lt;br /&gt;Who I Want to Meet:&lt;br /&gt;Bapak mau ketemu rakyat Indonesia yang baik2 dan ramah, kalo anda mau add bapak, feel free to add bachabibie@yahoo.de to your friendster.berhubung overwhelming messages yang Ich terima di forum friendster ini, saya mohon maaf sebesar2 nya kalo saya tidak sempat membalas private messages saudara2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-2294036513292150335?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/2294036513292150335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=2294036513292150335&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/2294036513292150335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/2294036513292150335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/06/kuliah-bj-habiebie.html' title='REPORTASE KULIAH BJ. HABIEBIE'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SEIONrvYBkI/AAAAAAAAAKI/mLQ4ll75DnM/s72-c/BJ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-587711903797875737</id><published>2008-05-25T08:31:00.005+07:00</published><updated>2008-06-04T22:09:06.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN'/><title type='text'>SALAH DIDIK SOAL PANGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDjDeLvYBiI/AAAAAAAAAJ4/lCM7Ua2Jhes/s1600-h/s.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDjDeLvYBiI/AAAAAAAAAJ4/lCM7Ua2Jhes/s320/s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204124292741596706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompas&lt;/strong&gt; edisi Jum'at 23 Mei 2008 mewartakan diskusi di dalam Seminar yang diselenggarakan oleh Puslit Biologi LIPI bekerjasama dengan &lt;em&gt;Plant Resources of South East Asia Association &lt;/em&gt;(Prosea) hari Kamis 24 Mei 2008 di IPB Bogor, dengan judul "Sumber Daya Hayati dan Pertanian: &lt;strong&gt;Mengapa Potensi Hayati Belum Termanfaatkan?". &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik disimak pendapat panelis IPB (Edi Santosa, &lt;em&gt;Departemen Agronomi dan Hortikultura&lt;/em&gt;) yang mengatakan ; Krisis pangan dunia akibat masuknya pialang ke bursa komoditas, seharusnya membawa berkah bagi Indonesia, yang keanekaragaman hayatinya luar biasa (&lt;em&gt;megadeversity&lt;/em&gt;). &lt;br /&gt;Sejak dicanangkannya Revolusi Hijau (1960), pertanian cenderung fokus pada peningkatan produktivitas pangan primadona yaitu; &lt;strong&gt;padi, jagung &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;kedelai&lt;/strong&gt;. Tanaman pangan tradisional seperti "&lt;strong&gt;suweg, iles-iles, sagu dan ubi jalar&lt;/strong&gt; (*&lt;em&gt;telo rambat&lt;/em&gt;)" telah diberi stigma negatif yakni kemiskinan dan kemelaratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, pendidikan cara makan (&lt;em&gt;shokuiki&lt;/em&gt;) di ajarkan sejak abad ke 18 &lt;em&gt;(jaman restorasi Meiji&lt;/em&gt;) sampai sekarang. Sehingga &lt;strong&gt;timbul rasa malu kalau belum berkarya &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;belum melakukan pekerjaaan&lt;/em&gt;) &lt;strong&gt;sudah makan &lt;/strong&gt;terlebih dahulu, dan hal ini ditandai dengan &lt;strong&gt;keluarnya keringat seletelah bekerja keras yang menjadi kebanggaan mereka&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Lain halnya dengan kita, yang justru menyuburkan anekdot "&lt;strong&gt;belum makan namanya kalau belum makan nasi", &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;bangganya bukan main keluar keringat setelah makan&lt;/strong&gt;,.....&lt;em&gt;eeehhmm mohon jangan bertanya sudah berkarya/melakukan pekerjaan atau belum saat akan makan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya stigma negatif (dalam pendidikan) tentang bahan pangan pokok segera dihilangkan seperti pembelajaran di Sekolah Dasar yang menyampaikan bahwa "&lt;strong&gt;pisang adalah makanan monyet&lt;/strong&gt;" bahkan saya saat masih anak-anak dilarang makan pisang (&lt;em&gt;gedang ijo&lt;/em&gt;) yang ada di bagian tepi tandan (lirang) dengan alasan &lt;strong&gt;pisang yang besar itu sudah menjadi haknya si "buto ijo". &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wallahualam, siapa si Buto Ijo tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut panelis lain dalam seminar tersebut (&lt;em&gt;Justika S Baharsyah&lt;/em&gt;) kita harus berhati-hati menerapkan kebijakan menggantikan bahan bakar fosil (&lt;em&gt;yang tak terbarukan seperti halnya minyak bumi)&lt;/em&gt; dengan bahan bakar terbarukan (biofuel).&lt;br /&gt;Jangan terpeleset lagi biofuel diproduksi dari bahan pangan seperti halnya dari jagung atau singkong, karena hal ini kontradiktif dengan &lt;strong&gt;KETAHANAN PANGAN &lt;/strong&gt;itu sendiri.&lt;br /&gt;Jangan terpeleset lagi membiarkan &lt;strong&gt;calo dan tengkulak &lt;/strong&gt;bergentayangan di dalam kehidupan keseharian petani kita, &lt;strong&gt;sehingga saat panen, harga gabah anjlok serendah-rendahnya&lt;/strong&gt; (sak pol-pole) sedangkan &lt;strong&gt;saat musim tanam dan musim semi harga benih serta harga pupuk na'udzubillah mahalnya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu hal itu, karena kita pernah sukses mengelola pangan dan memperoleh penghargaan serta dicontoh oleh banyak bangsa lain di dunia (era &lt;strong&gt;Wijoyonomic&lt;/strong&gt; di awal Orde Baru), akan tetapi mengapa kita "&lt;strong&gt;tak mampu/tak mau"&lt;/strong&gt; mengulangi kesuksessan itu (&lt;em&gt;tanpa harus mengulangi kekurangannya)?.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Itulah pertanyaan orang awam terhadap perubahan politik, lho.... kalau begitu kita harus berkorban demi pilihan politik?, apakah memang kita sudah siap makan politik saja? .&lt;br /&gt;Demi harga diri sebagai konsekuensi kesepakatan WTO? waaah kalau yang ini ada cuplikan beritanya sebagai berikut;&lt;br /&gt;Lee Kyung Hae Ketua Kelompok Tani Korea Selatan, rela mati diujung bayonet Petugas Keamanan Mexico, saat dirinya melakukan protes keras terhadap berlangsungnya Konferensi Internasional WTO, di Cancun 10 September 2003 yang lalu. Mengapa? karena protes kerasnya terhadap kebijakan WTO yang tidak berpihak kepada petani miskin tidak pernah digubris.&lt;br /&gt;Mengapa suara petani miskin tidak digubris WTO?, berikut cuplikan tulisan dari pemerhati WTO : "Telah terjadi ironi bagi negara berkembang anggota WTO, karena negara harus tunduk menjalankan kuwajiban di bawah WTO, akan tetapi perusahaan-perusahaan swasta multinasional-lah yang lebih menikmati keuntungannya". Demi kepentingan perusahaan raksasa lintas negara itulah pemerintah negara berkembang terpaksa mengikuti perundingan keras peraturan global, dan sangat mungkin mengorbankan kepentingan rakyat kecil atau petani miskin (&lt;em&gt;Hira Jhamtani, 2005&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya yakin hal itu tidak dilakukan oleh pengambil kebijakan di bidang ekonomi, perdagangan dan pertanian  demi gengsi, karena .......hanya "&lt;strong&gt;pendidikan dan kepedulian" &lt;/strong&gt;beliau yang bisa menjawab!.&lt;br /&gt;Menutup tulisan ini perkenankan saya menuliskan kembali syair lagu yang selalu kita nyanyikan saat di sekolah dulu (&lt;em&gt;kok jadi sentimentil gini yaah&lt;/em&gt;) ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANAH AIR&lt;br /&gt;Tanah Air ku tidak kulupakan&lt;br /&gt;Kan terkenang sepanjang hidupku&lt;br /&gt;Walaupun saya pergi jauh&lt;br /&gt;Tidak kan hilang dari kalbu&lt;br /&gt;Tanahku yang kucintai Kau kan kuhargai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun banyak negeri kujalani&lt;br /&gt;Yang masyur permai di kata orang&lt;br /&gt;Tetapi kampung dan rumahku&lt;br /&gt;Di sanalah ku rasa senang&lt;br /&gt;Tanahku tak kulupakan&lt;br /&gt;Kau kan kubanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi "&lt;strong&gt;Wallahualam bissawab&lt;/strong&gt;" yang mana saja yang salah didik soal pangan.&lt;br /&gt;Info baru terkait hal ini: Presiden Brazilia menyatakan akan tetap bertahan untuk memproduksi metanol dari tebu (&lt;em&gt;Pengganti BBM Fosil yang harganya terus menggila menuju ke level AS$200/barel), &lt;/em&gt;sehingga diperlukan pembukaan lahan hutan Amazon yang lebih luas lagi. Sementara negara-negara eropa mengecamnya, karena hutan Amazon sudah dianggap sebagai paru-paru dunia!.&lt;br /&gt;Pertempuran kepentingan (&lt;em&gt;agar tetap hidup, seperti teori MASLOW&lt;/em&gt;) masih akan terus berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sumber: al. Kompas, Mei 2008, &lt;br /&gt;http://alumnisma1kediri69.blogspot.com/&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-587711903797875737?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/587711903797875737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=587711903797875737&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/587711903797875737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/587711903797875737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/05/salah-didik-soal-pangan.html' title='SALAH DIDIK SOAL PANGAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDjDeLvYBiI/AAAAAAAAAJ4/lCM7Ua2Jhes/s72-c/s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3443803513782148476</id><published>2008-05-23T19:53:00.007+07:00</published><updated>2008-05-25T08:44:06.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><title type='text'>BANGKITLAH ANAK MUDAKU!</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDbJJLvYBgI/AAAAAAAAAJo/JQRr2_JvTX8/s1600-h/ST.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDbJJLvYBgI/AAAAAAAAAJo/JQRr2_JvTX8/s200/ST.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203567579080689154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDbJJbvYBhI/AAAAAAAAAJw/4YfBwEEUBdw/s1600-h/DM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDbJJbvYBhI/AAAAAAAAAJw/4YfBwEEUBdw/s200/DM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203567583375656466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;ebegitu besar dan pentingnya peranan anak muda di dalam melakukan perubahan menuju kondisi yang lebih baik, telah direkam oleh sejarah bangsa ini, sejak merintis kemerdekaan di tahun 1908 sampai pada mereformasi arah pengisian kemerdekaan di tahun1998.&lt;br /&gt;Tak heran bila Bung Karno lebih memilih menggenggam kekuatan bara api semangat seribu pemuda yang akan beliau gerakkan untuk memindahkan gunung Semeru (Mahameru) ke tempat Indonesia sejahtera, adil dan makmur. &lt;br /&gt;Dan sekarang di saat seratus tahun "awal babak baru" kebangkitan kita sebagai bangsa merdeka (20 Mei 1908 - 20 Mei 2008)kembali kita HARUS BANGKIT UNTUK MEMERDEKAKAN PIKIRAN KITA DARI BELENGGU KETIDAKFAHAMAN AKAN ARTI "MERDEKA".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenankan saya mengutip ucapan Deddy Miswar melalui layar kaca RCTI yang diputar berulang sejak 20 Mei 2008 pukul 21.05 wib, berupa URAIAN KATA INDAH SEKALIGUS HEROIK, BAHKAN MENGGELITIK nurani anak bangsa yang faham akan arti "MERDEKA" sebagai berikut;&lt;br /&gt;   &lt;strong&gt;Bangkit itu susah, susah melihat orang susah , senang melihat orang senang. &lt;br /&gt;   Bangkit itu takut, takut korupsi, takut makan yang bukan haknya. &lt;br /&gt;   Bangkit itu mencuri, mencuri perhatian dunia dalam prestasi. &lt;br /&gt;   Bangkit itu marah, marah bila martabat bangsa diinjak. &lt;br /&gt;   Bangkit itu tidak ada, tidak ada kata menyerah, tidak ada kata putus asa. &lt;br /&gt;   Bangkit itu malu, malu menjadi benalu, malu karena minta melulu. &lt;br /&gt;   Bangkit itu aku, untuk bangsaku. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;em&gt;* dan....Bangkit itu berbuat, berbuat sesuatu untuk mewujudkan secara nyata cita-cita bangsa merdeka yang benar-benar menikmati kesejahteraan bangsanya secara merata!.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat pemudaku, selamatkan bangsa ini dengan gelora semangatmu untuk merdeka!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cijantoeng Tiga Jakarta, medio Mei 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3443803513782148476?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3443803513782148476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3443803513782148476&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3443803513782148476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3443803513782148476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/05/bangkitlah-anak-mudaku.html' title='BANGKITLAH ANAK MUDAKU!'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SDbJJLvYBgI/AAAAAAAAAJo/JQRr2_JvTX8/s72-c/ST.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-4159808198995757692</id><published>2008-05-17T14:45:00.013+07:00</published><updated>2008-05-19T20:43:53.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA ICT'/><title type='text'>PENDIDIKAN BERBASIS ICT SEKOLAH MASA DEPAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SC6r7TV6fdI/AAAAAAAAAJA/T_E7JR_GoHU/s1600-h/lp.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SC6r7TV6fdI/AAAAAAAAAJA/T_E7JR_GoHU/s200/lp.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201283654952320466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu (&lt;em&gt;Mei 2007&lt;/em&gt;), saat diminta menjadi moderator pada  Seminar Upaya Peningkatan Mutu Sekolah Bertaraf Internasional di Balai Kartini Jakarta, Saya sudah mengingatkan teman-teman pelakon pendidikan internasional di Jakarta, bahwa Singapura tidak tinggal diam setelah banyak calon siswa mereka yang berasal dari Indonesia beralih ke program pendidikan bertaraf internasional di dalam negeri.&lt;br /&gt;Salah satu upaya Singapura waktu itu adalah meninggalkan &lt;em&gt;standar mutu &lt;/em&gt;internasional "&lt;em&gt;&lt;strong&gt;CAMBRIDGE"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang digunakan oleh sekolah-sekolah kita di dalam negeri, &lt;em&gt;dengan standar baru &lt;strong&gt;Singapura&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang di desain memiliki keunggulan &lt;strong&gt;di atas &lt;/strong&gt;standar &lt;em&gt;&lt;strong&gt;CAMBRIDGE&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Dan seperti biasa reaksi teman-teman peserta seminar dan pelakon Sekolah Internasional yang hadir ternyata "tidak bereaksi, bahkan nyaris &lt;strong&gt;EGP&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Emang Gua Pikirin&lt;/em&gt;), atau lebih pantas ditulis disini sebagai omongan orang aneh". Bagi saya perlakuan seperti itu sudah menjadi kebiasaan, karena seringnya pikiran saya dianggap aneh-aneh dan tidak atau sulit untuk dipahami. &lt;br /&gt;Sebagai contoh adalah ceramah saya di Aula Masjid Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta tahun 2005, dihadapan para Kepala-kepala SMA Negeri se Jakarta, saya mengungkapkan &lt;strong&gt;perkembangan ekonomi yang spektakuler dari China dan India sebagai dampak positif kontribusi pembangunan sektor pendidikan yang juga sangat maju&lt;/strong&gt;. Saat itu tidak satupun seorang peserta seminar/ceramah yang tertarik untuk menanggapinya, bahkan ada yang bergumam apa hubungannya tugas Kepala Sekolah dengan kemajuan ekonomi dan pendidikan China dan India?. &lt;br /&gt;Dan hari ini, 19 Mei 2009 media MetroTV menggelar diskusi ekonomi makro yang bertajuk "Menanti Kebangkitan Ekonomi" dalam bingkai acara ECONOMIC CHALLENGES yang dipandu oleh Desi Anwar, dengan topik utama &lt;strong&gt;mengejar ketertinggalan dari China, India, Brasil dan Rusia.&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Sungguh saya memang harus lebih banyak lagi belajar..."bersabar"...untuk menunggu, atau memang apa yang ada di benak saya saat itu &lt;em&gt;salah tempat dan salah waktu&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari &lt;em&gt;( Sabtu, 17 Mei 2008)&lt;/em&gt; saya memperoleh informasi &lt;strong&gt;Koran SINDO&lt;/strong&gt; yang merilisnya dari salah satu Media Corp Singapura yaitu surat kabar &lt;strong&gt;ToDAY &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;www.todayonline.com&lt;/em&gt;) tentang &lt;strong&gt;SEKOLAH MASA DEPAN di SINGAPURA&lt;/strong&gt; yang sudah pernah saya dengar dan ketahui sejak tahun 2005 melalui seorang pembicara tamu dari Singapura (&lt;strong&gt;Pak Chong&lt;/strong&gt;) dengan informasinya tentang &lt;strong&gt;IDE CENTRE &lt;/strong&gt;sebagai induk dari Technoprenership yang sedang berkembang saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEKOLAH MASA DEPAN yang sedang digarap di Singapura, merupakan sekolah yang berbasis ICT (&lt;em&gt;Information Communication and Technologi&lt;/em&gt;) secara riil. Artinya seorang pembelajar akan terfasilitasi kebutuhan belajarnya dengan sarana ICT yang ada, seperti halnya berkomunikasi langsung via internet dengan pakar sains biologi saat sang pembelajar berada di Kebun Binatang sambil secara aktif melaporkan aktivitas pengamatannya melalui &lt;em&gt;note-book komputer &lt;/em&gt;yang ada di tangannya, sementara pembelajar yang berhalangan hadir mengikuti studi ekskursie di lapangan, dapat menggunakan fasilitas ICT sehingga seolah-oleh dirinya juga sedang berada di hutan atau kebun binatang sebagai &lt;em&gt;"habitat&lt;/em&gt;" dari objek biologi yang dipelajari.Ruang Kelas disini bisa secara mendadak berubah &lt;em&gt;menjadi "hutan virtual&lt;/em&gt;" sehingga siswa dapat meneliti spesies yang tidak pernah mereka temukan di dalam lingkungan rumah mereka, serta mendiskusikannya &lt;em&gt;(via internet&lt;/em&gt;) bahkan dengan para ahli klasifikasi hewan maupun tumbuhan sekalipun. Inilah yang disebut dengan &lt;strong&gt;Kelas Empat Dimensi&lt;/strong&gt; dari Sekolah Masa Depan. Kelas yang mampu memfasilitasi praktikum kimia, tanpa bahan kimia dan tanpa takut terjadi kerusakan atau ledakkan sebagai akibat kesalahan reaksi, karena dilakukan secara "maya" melalui tangan-tangan yang aktif memegang "gambar/bayangan" peralatan kimia &lt;em&gt;(tabung reaki, pipet, corong, erlen meyer, statif, pipa ukur)&lt;/em&gt;, lengkap dengan perubahan warna hasil reaksi serta simulasi asap serta bau yang ditimbulkannya. &lt;br /&gt;Laboratorium yang didukung oleh solusi teknologi bagi berlangsungnya PEMBELAJARAN KREATIF memang didesain sebagai laboratorium dengan fungsi multi-sensor disertai fasilitas ICT yang dapat meniru berbagai macam lingkugan yang dibutuhkan pembelajar, sudah dapat dinikmati oleh para siswa mulai akhir tahun 2008 ini. Tak kurang dari 4 Konsorsium Internasional melibatkan diri ke dalam mega proyek spektakuler ini seperti &lt;em&gt;Hewlett-Packard&lt;/em&gt; dari Inggris, Sing Tel, ST Technologies dan CIVICA, dengan biaya tak kurang dari $ 80 juta Singapura. &lt;br /&gt;Proyek ini sedang dipersiapkan di 5 Future School yaitu &lt;em&gt;Beacon Primary, Canbera Primary, Cresent Girl's School, Hwa Chong Institution dan Jurong Secondary&lt;/em&gt;, termasuk pelatihan bagi para Guru yang akan siap melayani proses pembelajaran secara profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pejabat pada Kementerian Pendidikan Singapura, DR.Koh Thiam Seng mengatakan "&lt;em&gt;ICT akan menghapuskan kendala sekat 4 sisi dinding kelas di sekolah dengan peluang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajar siswa melalui fasilitasi secara utuh"&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;holistic&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 2005, saya pernah meminta kepada pihak-pihak di sekolah untuk berani melakukan perubahan layanan laboratorium konvensional IPA dengan "VIRTUAL LAB" melalui ruang audio visual dengan bermodalkan hard-ware &lt;em&gt;in-focus dan PC Computer&lt;/em&gt; dan soft-ware praktikum IPA di sekolah.&lt;br /&gt;Kelebihan virtual lab antar lain keleluasaan manipulasi serta keamanan bekerja serta murahnya biaya yang terbebas dari bahan kimia (&lt;em&gt;yang sangat mahal harganya&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;Salah satu kelemahannya adalah rendahnya aktivitas kinestikal yang didominasi oleh penggunaan jari-jari di atas keyboard komputer, namun sekarang sudah dapat tereduksi dengan aktivitas maya model "&lt;strong&gt;touchscreen&lt;/strong&gt;" pada gambar/bayangan objek benda yang dipegang atau digerakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saat ini ratio penggunaan komputer di sekolah kita baru pada posisi 1:20.000 maka dalam waktu singkat kita berupaya merubahnya (&lt;em&gt;secara spektakuler??)&lt;/em&gt; menjadi 1:20, walaupun salah satu negara miskin di Afrika seperti Nigeria dan Rwanda, sudah memulai dengan proyek  ONE LAP-TOP PER CHILD (OLPC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OLPC(satu laptop untuk setiap anak)atau The Children's Machine atau XO-1 atau Laptop $100 adalah sebuah program penyediaan laptop dengan harga terjangkau untuk anak-anak di seluruh dunia, khususnya anak-anak di negara berkembang, dengan harapan bahwa mereka dapat mengakses pengetahuan dan pendidikan modern melalui ICT, sehingga tidak terjadi KESENJANGAN DIGITAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikemudian hari OLPC menjadi nama dari sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk oleh anggota MIT Media Lab. Organisasi ini bertugas mendesain , membuat dan mendistribusikan laptop yang dimaksud. Program ini diprakarsai oleh Nicholas Negroponte.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laptopnya sendiri berupa komputer mini yang membutuhkan tenaga sangat minim, menggunakan flash memory menggantikan hardisk, serta menggunakan linux sebagai sistem operasinya basicnya. Dalam perkembangan terakhir, Produsen software terbesar di dunia Microsoft Corp telah memodifikasi sistem operasi Windows XP sehingga dapat dijalankan pada laptopXO buatan yayasan OLPC(&lt;em&gt;semula laptop XO hanya dioperasikan dengan sistem open source SUGAR yang berbasis LINUX dengan alasan biaya/harga) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;LaptopXO dilengkapi dengan &lt;em&gt;Mobile ad-hoc &lt;/em&gt;networking yang akan digunakan untuk memungkinkan beberapa laptop dapat mengakses internet secara bersama-sama dari satu akses internet saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LaptopXO OLPC ini akan dijual kepada pemerintah-pemerintah negara berkembang yang berminat (&lt;em&gt;namun ternyata AS juga memesannya&lt;/em&gt;) yang kemudian akan dibagikan secara cuma-cuma kepada setiap anak di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga awal diharapkan berkisar US$135-140 (sekitar Rp 1.200.000,- dengan kurs Rp 9000/US$ 1) dan ditargetkan bisa mencapai US$100 (sekitar Rp 900.000,- dengan kurs Rp 9000/US$ 1) pada tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Februari 2007, Quanta Computer, sebagai kontraktor pembuat proyek mengatakan bahwa mereka sudah mengkonfirmasi pesanan untuk satu juta unit di beberapa negara pemesan. bahkan mereka mengindikasikan bisa mengirim lima juta hingga 10 juta unit dalam waktu 1 tahun karena tujuh negara sudah berkomitmen untuk membeli XO-1 untuk anak-anak sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara itu adalah Argentina, Brazil, Libya, Nigeria, Rwanda, Thailand dan Uruguay. &lt;em&gt;Namun pemerintahan junta militer Thailand membatalkan partisipasi negaranya . setelah mereka mengambil alih kekuasaan melalui kudeta militer pada tahun 2006.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008 pesanan laptopXO berkembang menjadi lebih luas, mencakup negara-negara seperti :&lt;br /&gt;Argentina ,Brazil ,Kamboja ,Costa Rica ,Republik Dominika ,Mesir ,Libya ,Nigeria Pakistan ,Rwanda ,Tunisia Amerika Serikat (&lt;em&gt;terutama negara bagian Massachusetts dan Maine&lt;/em&gt;) dan Uruguay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena proyek OLPC menggunakan prosesor Geode buatan AMD, maka Intel memutuskan untuk menciptakan &lt;strong&gt;Classmate PC &lt;/strong&gt;yang mengusung prosesor Celeron sebagai kompetitornya. Prototipe laptop ini menggunakan layar LCD berukuran 7 inci.&lt;br /&gt;Classmate PC berbeda dengan OLPC. Classmate menyertakan modul TPM (&lt;em&gt;Trusted Platform Module)&lt;/em&gt; dari Infineon Technologies yang memungkinkan pemasangan sistem operasi Windows XP Embedded dari Microsoft. Di sinilah letak perbedaan tujuan kedua proyek besar itu. Proyek Classmate dimaksudkan untuk menyediakan teknologi paten tanpa kompromi yang dapat digunakan untuk memasuki lingkungan komputasi lebih tinggi (&lt;em&gt;kebanyakan berbasis Windows, sedangkan OLPC bertujuan memperkenalkan anak-anak kepada sebuah lingkungan perangkat lunak open-source yang gratis dan bisa dimodifikasi sendiri sesuka hati mereka&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intel memgumumkan bahwa mereka sedang mendiskusikan nota kesepahaman dengan pemerintah Meksiko untuk menyuplai 300.000 laptop. Seakan tidak mau kalah, pemerintah Brazil juga sedang mempertimbangkan pembelian Classmate PC atau OLPC. Pemerintah Brazil menegaskan bahwa mereka akan tetap menggunakan sistem operasi berbasis Linux, tidak peduli laptop apa yang akhirnya dipilih. Intel juga sudah memastikan akan mengirim laptop ini dengan bundel sistem operasi Mandriva Linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kapan Indonesia melibatkan diri dalam program tersebut, mengingat sekolah masa depan kita juga tak akan mungkin menghindar dari ICT?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terserah bagaimana kita mensikapinya, apakah tetap terdiam dan terpaku karena ketidak fahaman, atau memang sudah menjadi hobby menurun yang lebih senang menonton saja, dari jauuuuh pula.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ya Ampuuuuuun.....geregatan sendiri aku!!!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sumber utama: SINDO dan Wikipedia&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-4159808198995757692?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/4159808198995757692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=4159808198995757692&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4159808198995757692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4159808198995757692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/05/pendidikan-berbasis-ict-sekolah-masa.html' title='PENDIDIKAN BERBASIS ICT SEKOLAH MASA DEPAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SC6r7TV6fdI/AAAAAAAAAJA/T_E7JR_GoHU/s72-c/lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-4542843026116557768</id><published>2008-05-12T20:53:00.011+07:00</published><updated>2008-05-12T22:08:42.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA ICT'/><title type='text'>PRESIDENTIAL LECTURE FEATURING BILL GATES, CHAIRMAN MICROSOFT CORPORATION</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SChQrDV6fbI/AAAAAAAAAIw/hJElIpW8Y3I/s1600-h/bill.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SChQrDV6fbI/AAAAAAAAAIw/hJElIpW8Y3I/s200/bill.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199494470361054642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    Saya sempat menonton langsung via chanel TVone tayangan kegiatan KULIAH KEPRESIDENNAN tersebut, namun setelah saya membuka berbagai laporan kegiatannya via internet, saya tertarik untuk mengcopy berita yang berasal dari http://www.ipb.ac.id disertai editing kecil disana-sini sehingga enak dibaca, sebagai berikut; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;ekitar 1400 peserta undangan hadir pada kuliah umum dalam ajang Presidential Lecture yang menampilkan Bill Gates, Presiden Microsoft Corporation di Jakarta Convention Center Jum'at(9/5/2008), yang diawali dengan presentasi Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyuno. Dari kalangan mahasiswa, hadir pula berbagai perguruan tinggi di Indonesia antara lain dari UI, ITB, ITS, dan lain-lain serta berbagai kalangan pemerintah, CEO-pimpinan perusahaan, maupun dari para wakil asosiasi bisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mengambil judul presentasi "&lt;strong&gt;The Second Digital Decade&lt;/strong&gt;", Bill Gates dengan penuh semangat menyampaikan perkembangan teknologi informasi dunia dalam pengaruhnya terhadap kehidupan masa depan umat manusia, di bidang hiburan, pendidikan, reaseach dan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak contoh yang dibawakan Bill Gates dalam presentasinya dan salah satunya adalah ketika bercerita tentang anak perempuannya yang sedang bersekolah dengan selalu membawa PC (&lt;em&gt;notebook&lt;/em&gt;). "&lt;em&gt;Anak saya kerap mengirim e-mail untuk bercerita tentang kejadian sehari-harinya dan mengirimkan nilai yang diperolehnya&lt;/em&gt;," ujar Bill Gates. Selain itu beliau juga bercerita tentang keinginannya untuk dapat memvideokan kuliah para profesor di dunia dan selanjutnya di on line kan ke internet, sehingga semua mahasiswa bisa belajar dari pakar kelas dunia dimanapun dia berada . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus di Indonesia yang sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian, Bill Gates menggambarkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi (TI) dapat membuat bidang pertanian Indonesia menjadi lebih maju. Bill Gates menyampaikan bahwa melalui penyebaran TI, informasi pertanian dapat dengan mudah diterima oleh seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kejadian yang membuat para peserta 'kuliah umum' terkesan adalah ketika Bill Gates mendemokan software astronominya yang diberi nama &lt;strong&gt;microtelescope. &lt;/strong&gt; Microtelescope memungkinkan kita berimaginasi dengan keaadaan luar angkasa. Dalam demo tersebut ditampilkan bagaimana kita mampu menjelajah isi galaksi disertai dengan tampilan-tampilan yang menarik. Bahkan, seorang anak SD pun terlihat mampu membuat presentasi dengan perangkat lunak tersebut dalam menjelajah galaksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai kuliah ditampilkan presentasi singkat dari Tim Aksara ITB yang berhasil menjuarai ajang perlombaan perangkat lunak yang diselenggarakan oleh Microsoft dengan karya "&lt;em&gt;Perangkat Lunak Bagi Kalangan Buta Aksara". &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, Menteri Perdagangan RI, Dr. Mari Elka Pangestu selaku pemandu hanya memberi kesempatan kepada 5 orang peserta yaitu Bapak Gatot Suwondo (Dirut BNI), Rene Patirajawane (wartawan Kompas), James Riyadi (CEO Lippo Group), dan dua orang perwakilan mahasiswa. &lt;br /&gt;Dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh salah seorang mahasiswa tentang tips dan trik menjadi orang sukses di usia muda, Bill Gates menegaskan, sekolah adalah saat yang paling tepat untuk memenuhi segala keingintahuan kita semua. "&lt;em&gt;Agar masa sekolah dapat dipergunakan secara optimal, maka setiap siswa perlu melakukan program magang di berbagai perusahaan, sebagai bekal merintis sendiri bisnisnya kelak&lt;/em&gt;," ujar Bill Gates. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak menyelesaikan sekolahnya, Bill Gates tidak menyarankan tindakannya untuk diikuti. Dengan tegas, Bill Gates mengatakan, &lt;em&gt;sekolah adalah kesempatan penting untuk meraih kehidupan yang lebih baik di masa depan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Oleh karena itu jangan sampai disia-siakan sekolah&lt;/em&gt;. Selain itu beliau juga menegaskan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung cita-cita seorang anak. Ia mencontohkan bagaimana orangtuanya memberikan sebuah komputer sebagai kado di hari ulang tahunnya dan terus mendorongnya untuk maju, misalnya dengan memberi izin dia untuk membuka usaha bengkel komputer di bekas garasi rumahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi itu sangat mudah, asal kita sangat senang dengannya. "&lt;em&gt;Kembangkan imaginasi yang kita miliki, dan kemudian sumbangkan pengetahuan itu untuk memajukan bangsa&lt;/em&gt;," sambung Bill Gates sambil menutup jawaban atas semua pertanyaan yang diajukan peserta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi kepala negara, telah dilangsungkan empat kali "Presidential Lecture" antara lain diberikan &lt;strong&gt;Geoffrey Sachs&lt;/strong&gt;, Direktur Proyek Millenium Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang &lt;em&gt;Millenium Development Goals &lt;/em&gt;(MGDs), &lt;strong&gt;Nicholas Stern &lt;/strong&gt;begawan &lt;em&gt;ekonom Inggris &lt;/em&gt;yang sekaligus Penasihat Perubahan Iklim dan Pembangunan untuk Pemerintah Inggris. Selanjutnya mantan Perdana Menteri dan mantan Menteri Keuangan Pakistan, &lt;strong&gt;Shaukat Aziz &lt;/strong&gt;yang menyampaikan tentang &lt;em&gt;pembangunan di Pakistan&lt;/em&gt;, dan &lt;strong&gt;Muhammad Yunus &lt;/strong&gt;dari Bangladesh--Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006--tentang tentang &lt;em&gt;kredit mikro&lt;/em&gt;. Dengan demikian, &lt;strong&gt;Bill Gates &lt;/strong&gt;menjadi Presidential Lecture kelima, dan seandainya saat Alvin Tofler datang dan memberikan pemikirannya di depan khalayak Indonesia, saat itu SBY sudah menjabat presiden pastilah acara tersebut ikut menjadi presidential Lecture. Kita tunggu tamu bermutu berikutnya &lt;em&gt;....(sumber :Dir.Kemahasiswaan ipb/man)&lt;/em&gt; dari http://www.ipb.ac.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Komentar saya &lt;/strong&gt;: Tulisan tersebut mudah-mudahan mampu mengikis kesempitan berpikir "bahwa komputer hanya otoritas mahasiswa jurusan komputer atau matematik saja, karena pada dasarnya komputer adalah alat bantu untuk (belajar) mencapai tujuan". Laporan ini juga sekaligus memperkuat kewaskitaan Alvin Tofler yang pernah mengatakan ( 15 tahun yang lalu) bahwa akan terjadi penguasaan 3 panggung dunia yaitu "optic Fibre", "Biotechnologi" dan "Information Communication and Technology/ICT". Saya merasa bersyukur telah menangkap isyarat Alvin Tofler tersebut, sehingga memuatnya di dalam buku mata pelajaran Biologi SMA kelas 3 yang saya susun bersama teman-teman MGMP Biologi dan diterbitkan oleh Penerbit Lontar Mas Jakarta. AKU JUGA BISA dan ANDA PASTI BISA JUGA!!&lt;br /&gt;cerio.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-4542843026116557768?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/4542843026116557768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=4542843026116557768&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4542843026116557768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/4542843026116557768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/05/presidential-lecture-featuring-bill.html' title='PRESIDENTIAL LECTURE FEATURING BILL GATES, CHAIRMAN MICROSOFT CORPORATION'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/SChQrDV6fbI/AAAAAAAAAIw/hJElIpW8Y3I/s72-c/bill.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-8176742209406956471</id><published>2008-05-05T08:55:00.006+07:00</published><updated>2008-05-09T20:41:26.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA PENDIDIKAN'/><title type='text'>KRITIK vs KRITIK ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SB5tVEI3kyI/AAAAAAAAAIQ/59ei54sdZuM/s1600-h/buta+warna.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SB5tVEI3kyI/AAAAAAAAAIQ/59ei54sdZuM/s200/buta+warna.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196711228687749922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memenuhi janji saya untuk memuat suatu berita yang menarik tentang implementasi Kebijakan Pendidikan di lapangan (Program Bebas Buta Angka/Aksara) dari Depdiknas, berikut secara lengkap saya "copy" isi berita tersebut dari sumbernya.&lt;br /&gt;Diakhir berita, pada saatnya nanti saya akan memberikan komentar, atau Anda boleh mengomentarinya, dengan meng-"klik" di sisi kanan bawah pada tulisan komentar dan menuliskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aparat Desa Kritik Pedas Mendiknas      &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;http://menkokesra.go.id -- Berita 6 APRIL 2008&lt;/em&gt;:  &lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo menuai kritik pedas dari aparat pemerintahan desa. Bambang dianggap selama ini lebih percaya kepada laporan bawahannya, tanpa pernah meneliti kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritikan itu disampaikan aparat desa kepada Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) saat menjadi pemateri dalam Kongres Gerakan Ekonomi Masyarakat (Gema) Desa di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (6/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kritikan dilontarkan Karsidi, Kepala Desa Karanggayam, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Di hadapan ribuan kepala desa, lurah, dan kepala dusun peserta kongres yang berasal dari 1.000 desa se-Jawa Tengah, Karsidi dengan lantang mempertanyakan program penuntasan buta aksara yang selama ini dikatakan telah berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, katanya, jumlah warga yang tidak bisa baca, tulis, dan berhitung di pedesaan masih sangat tinggi. "&lt;em&gt;Mungkin di kantor Bapak di Jakarta sana, selalu menerima laporan bahwa desa-desa sekarang sudah bebas buta aksara. Padahal, itu hanya pesanan dari atas. Lihat saja Temanggung, daerah asal Bapak, dan Jawa Tengah khususnya. Masih banyak yang buta huruf&lt;/em&gt;," kata Karsidi disambut suara riuh peserta lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karsidi bahkan dengan terang-terangan menolak keberadaan pendidikan kesetaraan yang dinilainya berkualitas rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi kritikan Karsidi, Mendiknas menegaskan bahwa selama ini dia dan jajarannya selalu mencoba berprasangka baik kepada aparat yang berada di daerah. Kalau kemudian ternyata laporan yang mereka terima selama ini tidak sesuai kenyataan, itu artinya aparat di daerah, termasuk para kepala desa dan jajarannya yang telah melakukan kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Baru sekarang saya sadar kalau telah dibohongi. Ini akan saya teliti lebih jauh, kalau ternyata bohong, saya akan lapor ke Presiden bahwa aparat desa banyak yang bohong,"&lt;/em&gt; kata Mendiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait tuntutan agar kualitas pendidikan kesetaraan sama dengan pendidikan formal, Mendiknas menegaskan hal itu sulit diwujudkan. "&lt;em&gt;Namanya saja pengganti. Kalau minta sama, tentu tidak mungkin. Ini demi keadilan, supaya jangan ada warga yang tidak bisa sekolah,"&lt;/em&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Meski kualitasnya tidak sama dengan pendidikan formal, ujarnya, namun untuk pengakuan terhadap ijasah tetap sama&lt;/strong&gt;, dijamin undang-undang sistem pendidikan nasional. Sehingga, kalau ada sekolah atau perguruan tinggi yang menolak, bisa dituntut di pengadilan. (mo/pd)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KOMENTAR :&lt;/strong&gt; Komentar saya berupa saran (&lt;em&gt;itupun kalau mau didengar&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kualitasnya beda kok &lt;strong&gt;pengakuannya sama&lt;/strong&gt;?. Ungkapan kebijakan seperti ini bertolak belakang dengan &lt;strong&gt;konsepsi kualitas&lt;/strong&gt; yang harus mengacu pada pilar OBJEKTIVITAS, KETERBUKAAN, KEJUJURAN dan PERTANGGUNG-JAWABAN. Sebaiknya ada kalimat pintar yang benar-benar &lt;strong&gt;cergas &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;cerdas dan lugas&lt;/em&gt;) untuk menjawab statemen publik seperti kasus di atas, tanpa meninggalkan konsepsi mutu/kualitas (&lt;em&gt;kalau ingin dinilai bermutu "tinggi").&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bagi teman-teman yang bertugas pada Direktorat Jenderal Pendidikan (&lt;em&gt;yang dianggap mutu/kualitas output kinerja pendidikannya rendah)&lt;/em&gt; jangan berkecil hati. Karena memang kondisi input peserta didik dan instrumental input dari proses pendidikannya juga berbeda. Sabar...kejar ketertinggalan layanannya!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Statemen publik yang terkesan memaksakan kehendak, tidak banyak menolong proses pembenaran yang hakiki, oleh karena itu seyogyanya kita dapat mengelola kritik sebagai aset berharga, yang pada saatnya kelak justru akan menjadi nilai tambah untuk diakses. Tidak mudah memang, akan tetapi hal itu menjadi kuwajiban dari setiap pelayan publik dan bukan MINTA DILAYANI PUBLIK (yang menjadi stake holder dari kinerja pejabat pelayan publik)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-8176742209406956471?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/8176742209406956471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=8176742209406956471&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8176742209406956471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8176742209406956471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/05/kritik-vs-kritik.html' title='KRITIK vs KRITIK ?'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/SB5tVEI3kyI/AAAAAAAAAIQ/59ei54sdZuM/s72-c/buta+warna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-7086691760359890982</id><published>2008-04-28T17:42:00.002+07:00</published><updated>2008-04-28T17:53:05.631+07:00</updated><title type='text'>YUUUK STUDI BANDING ke ;</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sekolah berkualitas Global &lt;br /&gt;di Desa Kecil Kalibening Salatiga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;FINA Af’idatussofa&lt;/em&gt; (14) bukan siswa sekolah internasional &lt;br /&gt;dan bukan anak orang berada. Ia lahir sebagai anak petani di Desa &lt;br /&gt;Kalibening, tiga kilometer perjalanan arah selatan dari kota Salatiga &lt;br /&gt;menuju Kedungombo, Jawa Tengah. Karena orangtuanya tidak mampu, &lt;br /&gt;ia terpaksa melanjutkan sekolah di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah &lt;br /&gt;di desanya.&lt;br /&gt;Namun, dalam soal kemampuan Fina boleh dipertandingkan dengan siswa&lt;br /&gt;sekolah-sekolah mahal yang kini menjamur di Jakarta.&lt;br /&gt;MESKI bersekolah di desa dan menumpang di rumah kepala sekolahnya, bagi&lt;br /&gt;Fina internet bukan hal yang asing. Ia bisa &lt;strong&gt;mengakses internet &lt;br /&gt;kapan saja&lt;/strong&gt;. Setiap pagi berlatih bahasa Inggris dalam &lt;br /&gt;English Morning. Ia pernah menjuarai penulisan artikel on line di &lt;br /&gt;kotanya. Ia juga berbakat dalam olah vokal meski ia mengatakan tidak &lt;br /&gt;ingin menjadi seorang penyanyi. “&lt;em&gt;Kalau menjadi penyanyi, pekerjaanku &lt;br /&gt;hanya menyanyi. Padahal,cita-citaku banyak. Aku ingin jadi presenter, &lt;br /&gt;aku ingin jadi penulis, pengarang lagu, ilmuwan, dan banyak lagi…. &lt;br /&gt;Aku juga ingin berkeliling dunia,”&lt;/em&gt; kata Fina.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SMP Alternatif Qaryah Thayyibah &lt;/strong&gt;resmi terdaftar sebagai &lt;br /&gt;SMP Terbuka, sekolah yang sering diasosiasikan sebagai sekolah untuk &lt;br /&gt;menampung orang-orang miskin agar bisa mengikuti program wajib belajar &lt;br /&gt;sembilan tahun. Namun, siswa SMP Alternatif Qaryah Thayyibah sangat &lt;br /&gt;mencintai dan bangga dengan sekolahnya.&lt;br /&gt;Pukul 06.00 sekolah sudah mulai dan baru berakhir pada pukul 13.30.&lt;br /&gt;Akan tetapi, jam sekolah itu terasa sangat pendek bagi murid-murid&lt;br /&gt;sekolah tersebut sehingga setelah makan siang mereka biasanya kembali&lt;br /&gt;lagi ke sekolah. Mereka belajar sambil bermain di sekolahnya sampai&lt;br /&gt;malam, bahkan tak jarang mereka menginap di sekolah.&lt;br /&gt;Murid-murid SMP Qaryah Thayyibah memang sangat menikmati sekolahnya.&lt;br /&gt;Bersekolah merupakan sesuatu yang menyenangkan. Guru bukanlah penguasa&lt;br /&gt;otoriter di kelas, tetapi teman belajar. Mereka bebas berbicara dengan&lt;br /&gt;gurunya dalam bahasa Jawa ngoko, strata bahasa yang hanya pantas untuk&lt;br /&gt;berbicara informal dengan kawan akrab.&lt;br /&gt;Di kelas mereka juga sangat bebas. Mereka bisa asyik mengerjakan&lt;br /&gt;soal-soal matematika dengan bersenda gurau, ada yang mengerjakan soal&lt;br /&gt;sambil bersenandung, yang lain bermain monopoli. Suasana bermain itu&lt;br /&gt;bahkan di taman kanak-kanak pun kini makin langka karena mereka dipaksa&lt;br /&gt;oleh gurunya untuk membaca dan menulis.&lt;br /&gt;SMP Qaryah Thayyibah lahir dari keprihatinan Bahruddin melihat&lt;br /&gt;pendidikan di Tanah Air yang makin bobrok dan semakin mahal. Pada&lt;br /&gt;pertengahan tahun 2003 anak pertamanya, Hilmy, akan masuk SMP. Hilmy&lt;br /&gt;telah mendapatkan tempat di salah satu SMP favorit di Salatiga.&lt;br /&gt;Namun, Bahruddin terusik dengan anak-anak petani lainnya yang tidak&lt;br /&gt;mampu membayar uang masuk SMP negeri yang saat itu telah mencapai Rp&lt;br /&gt;750.000, uang sekolah rata-rata Rp 35.000 per bulan, belum lagi uang&lt;br /&gt;seragam dan uang buku yang jumlahnya mencapai ratusan ribu rupiah.&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Saya mungkin mampu, tetapi bagaimana dengan orang-orang lain?”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;tuturnya.&lt;br /&gt;Bahruddin yang menjadi ketua rukun wilayah di kampungnya kemudian&lt;br /&gt;berinisiatif mengumpulkan warganya menawarkan gagasan, bagaimana jika&lt;br /&gt;mereka membuat sekolah sendiri dengan mendirikan SMP alternatif. Dari&lt;br /&gt;30 tetangga yang dikumpulkan, 12 orang berani memasukkan anaknya ke&lt;br /&gt;sekolah coba-coba itu. Untuk menunjukkan keseriusannya, Bahruddin juga&lt;br /&gt;memasukkan Hilmy ke sekolah yang diangan-angankannya.&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Saya ingin membuat sekolah yang murah, tetapi berkualitas. Saya tidak&lt;br /&gt;berpikir saya akan bisa melahirkan anak yang hebat-hebat. Yang penting&lt;br /&gt;mereka bisa bersekolah,&lt;/em&gt;” kata Bahruddin.&lt;br /&gt;Bahruddin mengadopsi kurikulum SMP reguler di sekolahnya. Ia menyatakan&lt;br /&gt;tidak sanggup menyusun kurikulum sendiri. Lagi pula sekolah akan diakui&lt;br /&gt;sebagai sekolah berkualitas jika bisa memperoleh nilai yang baik dan&lt;br /&gt;mendapatkan ijazah yang diakui pemerintah. Karena itulah ia memilih&lt;br /&gt;format SMP Terbuka. Akan tetapi, ia mengubah kecenderungan SMP Terbuka&lt;br /&gt;sekadar sebagai lembaga untuk membagi-bagi ijazah dengan mengelola&lt;br /&gt;pendidikannya secara serius.&lt;br /&gt;Sekolah itu menempati dua ruangan di rumah Bahruddin, yang sebelumnya&lt;br /&gt;digunakan untuk Sekretariat Organisasi Tani Qaryah Thayyibah. Jumlah&lt;br /&gt;guru yang mengajar sembilan orang, semuanya lulusan institut agama&lt;br /&gt;Islam negeri dan sebagian besar di antaranya para aktivis petani.&lt;br /&gt;Guru pelajaran Matematika-nya seorang lulusan SMA yang kini mondok di&lt;br /&gt;pesantren. Akses internet gratis 24 jam diperoleh dari seorang&lt;br /&gt;pengusaha internet di Salatiga yang tertarik dengan gagasan Bahruddin.&lt;br /&gt;Dengan modal seadanya sekolah itu berjalan.&lt;br /&gt;Ternyata pengakuan terhadap keberadaan SMP Alternatif Qaryah Thayyibah&lt;br /&gt;tidak perlu waktu lama. Nilai rata- rata ulangan murid SMP Qaryah&lt;br /&gt;Thayyibah jauh lebih baik daripada nilai rata-rata sekolah induknya,&lt;br /&gt;terutama untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Sekolah itu juga tampil meyakinkan, mengimbangi sekolah-sekolah negeri&lt;br /&gt;dalam lomba cerdas cermat penguasaan materi pelajaran di Salatiga.&lt;br /&gt;Sekolah itu juga mewakili Salatiga dalam lomba motivasi belajar mandiri&lt;br /&gt;di tingkat provinsi, dikirim mewakili Salatiga untuk hadir dalam&lt;br /&gt;Konvensi Lingkungan Hidup Pemuda Asia Pasifik di Surabaya. Pada tes&lt;br /&gt;kenaikan kelas satu, nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris&lt;br /&gt;siswa Qaryah Thayyibah mencapai 8,86.&lt;br /&gt;SMP Alternatif Qaryah Thayyibah juga maju dalam berkesenian. Di bawah&lt;br /&gt;bimbingan guru musik, Soedjono, anak-anak sekolah bergabung dalam grup&lt;br /&gt;musik Suara Lintang. Kebolehan anak-anak itu dalam menyanyikan lagu&lt;br /&gt;mars dan himne sekolah dalam versi bahasa Inggris dan Indonesia bisa&lt;br /&gt;didengarkan ketika membuka alamat situs sekolah&lt;br /&gt;www.pendidikansalatiga.net/ qaryah. Grup musik anak-anak desa kecil itu&lt;br /&gt;telah mendokumentasikan lagu tradisional anak dalam kaset, MP3, maupun&lt;br /&gt;video CD album Tembang Dolanan Tempo Doeloe yang diproduksi sekaligus&lt;br /&gt;untuk pencarian dana. Seluruh siswa bisa bermain gitar, yang menjadi&lt;br /&gt;keterampilan wajib di sekolah itu.&lt;br /&gt;Sulit dibayangkan anak- anak petani sederhana itu masing-masing&lt;br /&gt;memiliki sebuah komputer, gitar, sepasang kamus bahasa&lt;br /&gt;Inggris-Indonesia dan Indonesia-Inggris, satu paket pelajaran Bahasa&lt;br /&gt;Inggris BBC di rumahnya. &lt;strong&gt;Semua itu tidak digratiskan&lt;/strong&gt;. &lt;br /&gt;Anak-anak memiliki semua itu dengan mengelola uang saku bersama-sama &lt;br /&gt;sebesar Rp3.000 yang diterima anak dari orangtuanya setiap hari. &lt;br /&gt;Uang sebesar Rp1.000 dipergunakan untuk mengangsur pembelian komputer. &lt;br /&gt;Untuk sarapan pagi, minum susu, madu, dan makanan kecil tiap hari &lt;br /&gt;Rp 1.000, sedangkan Rp 1.000 lainnya untuk ditabung di sekolah. &lt;br /&gt;Tabungan sekolah itu dikembalikan untuk keperluan murid dalam bentuk &lt;br /&gt;gitar, kamus, dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;Tidak mengherankan jika anak-anak dan orangtua mereka bangga dengan&lt;br /&gt;sekolah itu. Betapa tidak, di sekolah yang berdekatan dengan rumah di&lt;br /&gt;sebuah desa kecil mereka mendapatkan banyak hal yang tidak diperoleh di&lt;br /&gt;sekolah-sekolah yang dikelola dengan logika dagang.&lt;br /&gt;Ismanto (43) menceritakan, anaknya sempat down saat mendaftar SLTP di&lt;br /&gt;Salatiga dua tahun lalu. Uang masuknya Rp 200.000, belum termasuk buku&lt;br /&gt;dan seragam. Tidak ada seorang murid pun ke sekolah dengan berjalan&lt;br /&gt;kaki selain anaknya, Emi Zubaiti (13). Kini Emi menjadi seorang anak&lt;br /&gt;yang pandai dalam berbagai mata pelajaran, pintar bernyanyi, dan&lt;br /&gt;percaya diri. Ia tidak pernah membayangkan bisa menyekolahkan Emi, anak&lt;br /&gt;pasangan tukang reparasi sofa dan bakul jamu gendong, mendapat sekolah&lt;br /&gt;yang baik. Bahkan Ismanto ikut menikmati komputer yang dikredit dari&lt;br /&gt;uang saku anaknya. Dibimbing anaknya, sekarang Ismanto mulai belajar&lt;br /&gt;komputer. “Tidak pernah terpikir, saya bisa membelikan komputer. Kini&lt;br /&gt;saya malah bisa ikut menikmati,” kata Ismanto.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(P Bambang Wisudo/ Rien Kuntari)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :                                                                             http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/23/UTAMA/1636607.htm  http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/23/humaniora/1636659.htm       http://blog.adypermadi.com/&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-7086691760359890982?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/7086691760359890982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=7086691760359890982&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7086691760359890982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7086691760359890982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/yuuuk-studi-banding-ke.html' title='YUUUK STUDI BANDING ke ;'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-6745490542598229469</id><published>2008-04-22T05:49:00.004+07:00</published><updated>2008-04-22T06:31:13.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TANYA JAWAB VIA E-MAIL'/><title type='text'>DIALOG ; TANYA JAWAB VIA EMAIL</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERTANYAAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ass....&lt;br /&gt;pa diny mau tanya dalam pengajaran ada berapa metode si? yang saya tau ada metode jigsaw, metode tgt, metode inquiri. selain itu apa lagi,trus apayang yang lebih mudah didalam penerapanya?blzznya secepatnya ya... hehe...&lt;br /&gt;Wass....&lt;br /&gt;&lt;em&gt;from : Dinny Bio Unindra.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JAWABAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;mbak Dinny, ada banyak metode pembelajaran yang digunakan oleh seorang Guru untuk mensukseskan program-nya. Bahkan ada yang berpendapat bahwa setiap siswa memerlukan metode pembelajaran yang berbeda sesuai dengan karakteristik bawaannya (&lt;em&gt;ada yang lebih senang melalui visual /mengamati/melihat, ada yang senang kinestikal/ melakukan, bahkan ada yang senang audial/ mendengar&lt;/em&gt;), nah pertanyaan berikutnya adalah, "&lt;em&gt;&lt;strong&gt;bagaimana penerapannya di dalam kelas?", &lt;/strong&gt;karena tidaklah mungkin melayani siswa melalui metode pembelajaran sebanyak siswa di dalam kelas. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Guru yang baik, seyogyanya kita dapat melayani siswa sesuai dengan kebutuhan mereka (&lt;em&gt;Student Centered Learning&lt;/em&gt;), sehinggan Guru yang bijak, tidak hanya memiliki satu metode pembelajaran, mengingat setiap topik pembahasanan di dalam Kompetensi Dasar (KD) memiliki karakristik yang sangat mungkin berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Bapak nukilkan pemahaman tentang salah satu pendekatan yang nanda Dinny tanyakan ke Bapak yaitu model JIGSAW:&lt;br /&gt;Guru siswa di dalam kelas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil (&lt;em&gt;sekitar 4-5 orang /kelompok&lt;/em&gt;). Selanjutnya guru menugaskan siswa di dalam kelompok untuk bekerja sama berbagi tugas(&lt;em&gt;belajar kooperatif&lt;/em&gt;), sehingga setiap anggota (siswa) di dalam kelompok bertanggungjawab terhadap penguasaan setiap komponen/subtopik yang ditugaskan oleh guru dengan sebaik-baiknya. Siswa dari masing-masing kelompok yang bertanggungjawab terhadap subtopik yang sama membentuk kelompok kecil lagi yang terdiri dari dua atau tiga orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian para siswa tersebut akan  bekerja sama untuk menyelesaikan tugas kooperatifnya seperti: &lt;br /&gt;1. belajar untuk memahami esensi materi sekaligus menjadi ahli dalam subtopik bagiannya; &lt;br /&gt;2. para siswa belajar merencanakan bagaimana menyajikan subtopik yang menjadi bagiannya kepada anggota kelompok besarnya, sampai saatnya nanti akan bertugas mewakili kelompok untuk menjelaskan subtopik yang dipelajarinya kepada seluruh teman sekelasnya. Setelah itu siswa tersebut kembali lagi ke kelompok masing-masing sebagai “ahli” dalam subtopiknya dan mengajarkan informasi penting dalam subtopik tersebut kepada teman-teman lainnya. Ahli dalam subtopik lainnya (&lt;em&gt;dari kelompok kecil/ ahli sub topik tertentu&lt;/em&gt;) juga melakukan hal yang sama kepada seluruh teman sekelasnya. &lt;br /&gt;Pada akhirnya, setiap siswa di dalam kelas akan menguasai topik &lt;strong&gt;secara utuh&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu nanda ingat bahwa pembelajaran IPA/Biologi di sekolah, lebih banyak memerlukan pendekatan INQUIRY agar siswa memperoleh &lt;strong&gt;pengalaman belajar &lt;/strong&gt;(&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Experience Learning)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; melalui &lt;strong&gt;aktivitas mencari dan menemukan sendiri&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkuliahan &lt;em&gt;Strategi dan Metodologi Pembelajaran &lt;/em&gt; mBak Dinny akan memperoleh banyak metode yang diinginkan, dan saat bertemu di kampus kita dapat melanjutkan dilog dan diskusi ini.&lt;br /&gt;Selamat Belajar dan Sukses selalu. &lt;strong&gt;AKU BISA!!! &lt;/strong&gt;Terima Kasih atas e-mailnya. &lt;br /&gt;salam, &lt;br /&gt;Bp.DS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-6745490542598229469?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/6745490542598229469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=6745490542598229469&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6745490542598229469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6745490542598229469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/dialog-tanya-jawab-via-email.html' title='DIALOG ; TANYA JAWAB VIA EMAIL'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5546921759664809038</id><published>2008-04-21T16:30:00.007+07:00</published><updated>2008-04-21T17:15:54.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JAWABAN TUGAS : KELEMAHAN HATI vs KATA HATI'/><title type='text'>JAWABAN TUGAS  "TERBAIK"?</title><content type='html'>Saya merasa bersyukur kehadirat Allah, karena dapat menikmati jawaban tugas yang begitu indah, menyentuh dan InsyaAllah "originil" dari buah pikir dan buah hati sang penulis jawaban. Untuk mahasiswa bersangkutan, saya memberikan apresiasi yang tinggi, dengan cara memuat tuliasan tersebut ke dalam blog kita ini. Terima Kasih ananda &lt;strong&gt;Mayang Maharani&lt;/strong&gt;, semoga Anda senantiasa dirahmati Tuhan Yang Maha Pengasih, dan senantiasa dijaga hati ananda dari segala debu pikiran yang dapat mengotori atau menodai kebersihan hati. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para pemerhati blog yang lain, agar lebih nikmat dibaca maka saya sedikit mengedit, tapi TANPA MERUBAH esensi dari tulisan tersebut, &lt;em&gt;selamat menikmati tulisan teman sejawat (mahasiswa) berikut;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTANYAAN TUGAS PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;em&gt;1. Tuliskan tiga istilah PENYAKIT HATI yang Anda ketahui, dan berikan TIPS solusinya untuk survive dari BISIKAN SETAN!.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;strong&gt;Macam &amp; Jenis Penyakit Hati - Definisi &amp; Pengertian&lt;/strong&gt; Hati itu dapat hidup dan dapat mati, sehat dan sakit. Dalam hal ini, ia lebih penting dari pada tubuh.&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya."&lt;/em&gt; (Al-An'am : 122) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Artinya, &lt;/strong&gt; ia mati karena kekufuran, lalu Kami hidupkan kembali dengan keimanan. Hati yang hidup dan sehat, apabila ditawari kebatilan dan hal-hal yang buruk, dengan tabi'at dasarnya ia pasti menghindar, membenci dan tidak akan menolehnya. Lain halnya dengan hati yang mati. Ia tak dapat membedakan yang baik dan yang buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Macam-macam arti penyakit hati dan sifat buruk manusia &lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;1. Iri Hati&lt;/em&gt; Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati yang diperbolehkan dalam ajaran islam adalah iri dalam hal berbuat kebajikan, seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya di kemudian hari. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;2. Hasut / Hasud / Provokasi&lt;/em&gt; Hasud adalah suatu sifat yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar amarah / marah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belah persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;3. Buruk Sangka&lt;/em&gt; Buruk sangka adalah sifat yang curiga atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali penyakit hati bertambah parah, namun pemiliknya tak juga menyadari. Karena ia tak sempat bahkan enggan mengetahui cara penyembuhan dan sebab-sebab (munculnya) penyakit tersebut. Bahkan terkadang hatinya sudah mati, pemiliknya belum juga sadar kalau sudah mati. Sebagai buktinya, ia sama sekali tidak merasa sakit akibat luka-luka dari berbagai perbuatan buruk. Ia juga tak merasa disusahkan dengan ketidak-mengertian dirinya terhadap kebenaran, dan keyakinan-keyakinannya yang batil. "&lt;em&gt;Luka, tak akan dapat membuat sakit orang mati&lt;/em&gt;." *). Terkadang ia juga merasakan sakitnya. Namun ia tak sanggup mencicipi dan menahan pahitnya obat. Masih bersarangnya penyakit tersebut di hatinya, berpengaruh semakin sulit dirinya menelan obat. Karena obatnya dengan melawan hawa nafsu. Itu hal yang paling berat bagi jiwanya. Namun baginya, tak ada sesuatu yang lebih bermanfaat dari obat itu. Terkadang, ia memaksa dirinya untuk bersabar. Tapi kemudian tekadnya mengendor dan bisa meneruskannya lagi. Itu karena kelemahan ilmu, keyakinan dan ketabahan. Sebagai halnya orang yang memasuki jalan angker yang akhirnya akan membawa dia ke tempat yang aman. Ia sadar, kalau ia bersabar, rasa takut itu sirna dan berganti dengan rasa aman. Ia membutuhkan kesabaran dan keyakinan yang kuat, yang dengan itu ia mampu berjalan. Kalau kesabaran dan keyakinannya mengendor, ia akan balik mundur dan tidak mampu menahan kesulitan. Apalagi kalau tidak ada teman, dan takut sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyembuhkan Penyakit Dengan Makanan Bergizi dan Obat: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala penyakit hati adalah, ketika ia menghindari makanan-makanan yang bermanfaat bagi hatinya, lalu menggantinya dengan makanan-makanan yang tak sehat bagi hatinya. Berpaling dari obat yang berguna, menggantinya dengan obat yang berbahaya. Sedangkan makanan yang paling berguna bagi hatinya adalah makanan iman. Obat yang paling manjur adalah Al-Qur'an masing-masing memiliki gizi dan obat. Barangsiapa yang mencari kesembuhan (penyakit hati) selain dari Al-kitab dan As-sunnah, maka ia adalah orang yang paling bodoh dan sesat.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah berfirman:&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Katakanlah: "Al-qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat jauh." &lt;/em&gt;(Fushshilat : 44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-qur'an adalah obat sempurna untuk segala penyakit tubuh dan hati, segala penyakit dunia dan akherat. Namun tak sembarangan orang mahir menggunakan Al-qur'an sebagai obat. Kalau si sakit mahir menggunakannya sebagai obat, ia letakkan pada bagian yang sakit, dengan penuh pembenaran, keimanan dan penerimaan, disertai dengan keyakinan yang kuat dan memenuhi syarat-syaratnya. Tak akan ada penyakit yang membandel. Bagaimana mungkin penyakit itu akan menentang firman Rabb langit dan bumi; yang apabila turun di atas gunung, gunung itu akan hancur, dan bila turun di bumi, bumi itu akan terbelah? Segala penyakit jasmani dan rohani, pasti terdapat dalam Al-qur'an cara memperoleh obatnya, sebab-sebab timbulnya dan cara penanggulangannya. Tentu bagi orang yang diberi kemampuan mamahami kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTANYAAN TUGAS KEDUA;  &lt;br /&gt;2. &lt;em&gt;Berikan uraian singkat tentang cara mengajarkan (metode) solusi untuk survive terhadap satu PENYAKIT HATI (yang belum tercantum pada nomor 1 di atas) kepada peserta didik di sekolah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mau minum dan gelasnya kotor, atau mau makan dan piringnya kotor kita tidak mungkin bisa menimati minuman yang lezat atau makanan yang enak, kalau gelas dan piring yang kotor itu tidak dibersihkan dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dalam hal ibadah dan bertaqarub (mendekatkan diri) kepada Allahpun demikian, kita tidak mungkin bisa khusu dan dekat dengan Allah SWT kalau jiwa kita tidak dibersihkan terlebih dahulu dalam semua kotoran dan penyakit-penyakit hati. Dalam Al-Qur'an dinyatakan bahwa: "&lt;em&gt;Inallaha yuhibul mutatohirin&lt;/em&gt;" (Allah menyenangi orang-orang yang mensucikan diri). &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solat&lt;/strong&gt;Solat misalnya baru diterima kalau sebelumnya kita membersihkan jasmani dan rohani kita. Jadi 'toharah' yaitu pembersihan atau pensucian jiwa adalah kunci untuk bertaqarub kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Wudu&lt;/strong&gt; Wudu sebetulnya bukan hanya membersihkan anggota badan, tapi juga membersihkan batin atau jiwa. Sebab setiap tetesan air wudu itu membersihkan dosa-dosa kecil. Sebanyak tetesan itulah dosa-dosa itu berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membersihkan kedua tangan kita, bukan hanya tangan saja yang bersih, tapi juga dosa-dosa yang dilakukan oleh tangan kita sebelum wudud ikut jadi bersih. Mungkin sebelum wudu tangan kita memegang sesuatu yang tidak halal, atau memukul orang secara zdolim. Maka kita berdo'a: "Ya Allah ampunilah semua dosa yang dilakukan oleh kedua tangan ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berkemur (memberesihkan mulut), kita mengeluarkan semua kotoran yang ada dimulut. Tapi yang lebih jauh dari itu, sebetulnya kita sedang memohon kepada Allah, “Ya Allah! Berapa kata-kata buruk, bohong, ghibah yang keluar dari mulut ini, ya Allah beresihkanlah kedua bibir ini.” &lt;br /&gt;Hati-hati para perokok, siapa tahu asap rokoknya membuat orang yang sakit astma tambah kambuh sakitnya. Atau asapnya itu mengakibatkan orang lain terkena penyakit kangker. Kalau orang yang asthma itu berdo'a, pasti do'anya dikabul karena dia sedang didzolimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membasuh muka, maka semua dosa yang dilakukan oleh mata, hidung bercucuran seperti tetesan air wudu. Ketika air sampai dikening, mohonlah kepada Allah "Ya Allah! Bersihkan kening ini dari rencana-rencana yang jelek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga ketika membasuh kaki, kita berdoa agar jangan dibiarkannya untuk melangkah kecuali ketempat yang diridhoi oleh Allah SWT. "Ya Allah ampunilah kalau selama ini kaki ini sering dilangkahkan ketempat-tampat ma'siat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika berwudu hendaklah kita berwudu secara jasami dan rohani, atau zhahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Suuzdzon (Buruk Sangka)&lt;/strong&gt; Diantara penyakit hati yang berbahaya adalah 'suuzdon'. Kita harus hati-hati, karena kalau hati kita tidak dibersihkan dari penyakit ini, maka kita tidak akan bisa bertaqarub dengan Allah, dan tidak bisa menikmati hidup ini, malah kita akan sangsara dan menderita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Bahayanya Suuzdon?&lt;br /&gt;Diantara bahaya suuzdon adalah: &lt;br /&gt;a. mengakibatkan kekeruhan dan perpecahan dimasyarakat&lt;br /&gt;b. dapat memutusakan tali silaturrahmi antara keluarga dan karabat&lt;br /&gt;c. dapat membawa orang yang suuzdzon berbuat dosa-dosa yang lain seperti 'tajasus (memata-matai) 'ghibah' dan curiga&lt;br /&gt;d. kalau suuzdzon ini dibiarkan, maka akan menjadikan 'tuhmah' atau tuduhan yang belum tentu benar.&lt;br /&gt;e. Dapat membawa kepada pertumpahan darah.&lt;br /&gt;Siapa Umumnya Yang Suka Suuzdzon? &lt;br /&gt;a. orang-orang yang mempunyai jabatan dan orang-orang yang terkemuka&lt;br /&gt;b. orang-orang yang kaya dan suka bersenang-senang&lt;br /&gt;c. orang yang bersharikat dalam suatu pekerjaan&lt;br /&gt;d. antara keluarga dan karabat serta antara sejawat&lt;br /&gt;Kecuali memang orang-orang yang mempunyai rasa taqwa dan takut kepada Allah SWT, dan mendapatkan kurnia-Nya. Yang paling berbahaya kalau seseorang bersuuzdon kepada para ulama, atau para wali-wali Allah dan orang-orang yang soleh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Banil Mustaliq&lt;br /&gt;Suatu hari datanglah suatu delegasi Yahudi dari suku Banil Mustaliq yang menyatakan diri masuk Islam, dan mereka berjanji akan membawa zakat setelah setahun. Setelah setahun lewat, maka Nabi (S) mengutus salah seorang shahabat untuk mengumpulkan zakat dari mereka. Berangkatlah shahabat tsb. Namun ditengah jalan –mungkin dibisikan oleh shaitan- shahabat itu kembali ke Madinah dan menyampaikan kepada Nabi (S) bahwa Banil Mustaliq tidak mau membayar zakat, dan malah mereka mengamcam untuk membunuhku. Nabipun marah, karena orang-orang Yahudi itu telah masuk Islam dengan suka rela, mereka datang sendiri ke Madinah, maka mengapa sekarang tiba-tiba mereka memusuhi Islam? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikirimnya subuah pasukan dibawah pimpinan Khalid bin Walid. Namun Nabi (S) menyeruh khalid agar datang kepada mereka dimalam hari, dan tunggu sampai fajar. Kalau terdengar suara adzan, maka jangan diserang. Ketika fajar Khalid dan pasukanya mendengar suara adzan dari perkampungan Banil Mustaliq itu. Dan ketika khalid bertemu dengan pemimpin merka Al-Harith, dia berkata, "Kami sedang manunggu utusan Rasulullah yang akan mengumpulkan zakat, tapi tidak ada yang datang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu turunlah ayat 12 dari surat al-Hujuraat, yang berbunyi: &lt;em&gt;"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan kalau Nabi (S) tidak menyuruh khalid RA untuk melakukan 'tabayun', investigasi pasti akan terjadi peperangan, dan akan memakan jiwa yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tajasus dan Ghibah&lt;/strong&gt; Mengapa ayat diatas setelah berbicara masalah suuzdon, langsung berbiara masalah 'tajasus' (memata-mati) dan ghibah (mengupat)? Karena umumnya kalau orang sudah suuzdzon, suka ingin tahu, benar atau tidak sangkaan buruknya itu. Maka dia akan mengadakan tajasus. Dan kalau hasil tajasusnya itu benar, maka dia akan menceritakannya kepada orang lain, maka dengan demikian dia telah bebuat 'ghibah' yang dilarang dengan keras oleh Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solusi&lt;/strong&gt; Jadi bagaimana solusinya kalau tiba-tiba kita mempunyai sangkaan buruk pada seseorang? Jawabannya kita harus berusaha dulu untuk mencari seribu macam alasan, demikian kata Nabi SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ghosip&lt;/strong&gt; Misalnya seorang istri menerima telepon dari seseorang tentang suaminya: "Hai hati-hati lo, suamimu punya hubungan dengan perempuan lain." Maka sebagai istri yang baik seharusnya jangan langsung percaya, atau mengadakan investigasi. Malah sebaiknya dijawab, dengan kata-kata seperti: "saya tidak akan buruk sangka sama suami saya, saya akan memohon kepada Allah SWT untuk melindungi suami saya yang tercinta. Ah mungkin teman saya salah sangka. Perempuan yang bebicara dengan suami saya itu adalah castomernya."&lt;br /&gt;Dengan demikian maka hati si istri akan merasa lega. Kalau tidak maka, suasana kekeluargaan pasti akan keruh. Semua tingkah laku suami akan dicurigai. Setiap suami pulang terlambat, atau menelepon seseorang, si istri langsung akan curiga. Akhirnya si istri hidupnya menderita, dan tidak bahagia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anak Pulang Lambat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari seorang ibu agak gelisah karena anaknya yang perempuan pulang kerja agak terlembat. Daripada curiga atau suuzdzon, si ibu malah solat dan berdo'a: "Ya Allah! Engkau yang Maha Mengetahui segala sesuatu, segala rahasia yang ada dialam ini. Engkau tahu apa yang terjadi pada anak saya. Saya tidak mau buruk sangka, maka, ya Allah jagalah dia, janganlah saya dipisahkan denganya."&lt;br /&gt;Baru saja selesai si ibu itu berdo'a, terdengar suara telepon mendering, "Ibu maaf saya hari ini pulangnya agak lambat, karena ada lembur (overtime), sebentar lagi saya pulang bu!." Demikian terdengar suara anaknya. Itulah yang disebut dengan suara hati atau kontak batin. Siapa yang menghubungkan parasaan ibu yang gelisah itu kepada anaknya? Adalah Allah yang mendengar do'a ibunya yang tidak suuzdzon itu. Itulah diantara keuntungan berhusnuzdzon (baik sangka) kepada Allah dan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tetangga&lt;/strong&gt; Atau kita punya tetangga yang mengadakan hajatan (kenduri) dan kita tidak diundang, jangan langsung bersuuzdzon (buruk sangka). "Ah mungkin dia sudah tidak senang lagi sama saya." Jangan, hibur hati kita dengan mencari berbagai macam alasan. &lt;br /&gt;a. mungkin dia menganggap saya sudah seperti saudara, jadi tidak perlu diundang lagi.&lt;br /&gt;b. atau mungkin dia sudah mengundang saya, tapi saya lupa&lt;br /&gt;c. atau mungkin, waktu dia mengundang saya tidak ada dirumah, istri atau anak saya lupa untuk menyampaikannya.&lt;br /&gt;d. Dll&lt;br /&gt;Atau tetangga membagi-bagikan hadiah, kalau kita tidak dikasih jangan marah, mungkin kita dianggap orang punya, dan tidak perlu.&lt;br /&gt;Atau kita dengar bahwa teman kita mengupat tentang kita, jangan langsung percaya.. Anggap saja mungkin orang yang menyampaikannya itu salah dengar. Jadi tetap berhusnuzdzon. Karena kalau kita bersuuzdzon maka kita akan jauh dari pertolongan Allah SWT. Karena kalau benar, nanti Allah yang akan memberikan tahu kepada kita benar tidaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rapat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam rapat teman kita terlambat, atau ngantuk, jangan kotori hati kita, tapi cari alasan "oh mungkin jalan macet (traffic jam), atau mungkin tadi malam dia kurang tidur karena anaknya sakit."&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika dalam suatu rapat, seorang boss marah kepada salah seorang pegawainya yang agak ngantuk dalam rapat: "&lt;em&gt;Kamu tidak tahu diri, sudah datang terlambat, ngantuk lagi. Ini kan rapat penting&lt;/em&gt;!" kata si bos. Orang lain yang hadir rapatpun meliriknya dengan mata sinis.&lt;br /&gt;Lalu orang itu berkata&lt;em&gt;:"Maaf saya datang agak terlambat, dan agak ngantuk, karena sejak sore kemarin sampai tadi pagi saya tidak tidur menemani istri saya yang melahirkan dirumah sakit. Sebetulnya saya tidak mau datang, tapi karena, bos tadi menelepon, dan bos bilang rapat ini penting, maka saya datang juga, jadi please maafkan saya."&lt;/em&gt;Maka bos dan yang lain, mulai saling memandang dengan mata kesihan, dan menyesal karena telah bersuuzdzon kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bersihkan hati kita dari suuzdzon, hasud, dengki dan semua penyakit hati. Karena maskipun kita memakai pakaian yang bagus dan bersih, tapi hati kita selau curiga dan kotor, maka tidak ada gunanya. Kita akan hidup menderita, cape dan selalu gelisah. Akhirnya kita rugi didunia dan di akhirat. Penulis jawaban &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Mayang Maharani&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5546921759664809038?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5546921759664809038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5546921759664809038&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5546921759664809038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5546921759664809038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/jawaban-tugas-terbaik.html' title='JAWABAN TUGAS  &quot;TERBAIK&quot;?'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-7877733158408982502</id><published>2008-04-18T06:52:00.008+07:00</published><updated>2008-04-18T07:18:27.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PSIKOLOGI AGAMA/PENDIDIKAN'/><title type='text'>KELEMAHAN HATI vs KATA HATI</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pembelajaran &lt;/strong&gt; tentang hati, memang tidak akan pernah kering untuk ditimba, bahkan ada orang yang berpendapat "&lt;em&gt;selama ada kehendak di dalam hati seseorang, selama itu pulalah pendapat tentang hati senantiasa bergelombang secara rithmis mengikuti amplitudo kehidupan manusia". &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Setiap dari kita selalu memiliki kelemahan dalam hatinya, paling tidak TIGA hal yaitu ; berburuk sangka kepada orang lain, berlaku menghasut dan berkecil hati"&lt;/em&gt; demikian sabda Rosulullah SAW. Lalu bagaimana cara mencegahnya agar hal itu tidak terjadi?. &lt;br /&gt;Di bawah ini disajikan beberapa tips sebagai solusi pencegahan dari refleksi tiga kelemahan hati tersebut di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Berburuk sangka &lt;/strong&gt;: Sebenarnya berburuk sangka tidak selamanya bersumber dari diri (hati) kita, dan hal ini dapat di analisa melalui UJI KATA HATI (HATI NURANI). Apabila kita sudah melakukan UJI KATA HATI terhadap "&lt;em&gt;esensi permasalahan yang dapat dikatagorikan Buruk Sangka&lt;/em&gt;", maka sudah separuh dari tahap pencarian solusi kita dapati. Tinggal sekarang kita melakukan analisis terhadap KATA HATI dengan cara membiarkannya berproses secara alamiah. Singkirkan atau jauhkan proses analisis KATA HATI dari intervensi BISIKAN SETAN. &lt;br /&gt;Ikuti hasil analisis KATA HATI (HATI NURANI)yang tidak pernah salah, dan jangan keliru mengikuti BISIKAN SETAN. Manakala rongga dada kita terasa longgar, bernafaslah dalam-dalam dan mengucap SYUKUR kehadirat ALLAH SWT, karena kita telah menemukan diri kita yang sebenarnya yaitu HATI NURANI.&lt;br /&gt;Sebaliknya manakala rongga dada kita terasa sesak, bahkan disertai perasaan tergesa-gesa untuk melakukan "sesuatu" tanpa analisis KATA HATI, &lt;strong&gt;waspadalah....bukan tidak mungkin hal itu adalah BISIKAN SETAN!.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;strong&gt;Berlaku Menghasut :&lt;/strong&gt; Menghasut bisa berimplikasi menjerumuskan orang lain atau mengadu domba orang lain. Keduanya akan membawa resiko permusuhan baik kepada pihak yang diadu domba maupun dengan kita yang menjadi sumber hasutan. Manakala kita sadari implikasi negatif dari perilaku menghasut ini, maka SEGERALAH MEMBUANG JAUH-JAUH pikiran menghasut tersebut. Setidaknya menekan dalam-dalam sehingga tidak pernah dan tidak akan pernah terjadi hasutan yang berasal dari diri kita. Jangan tergesa-gesa puas saat kita merasa sukses menghindari kejaran hasutan tersebut, karena pembawa hasutan itu adalah SETAN, yang tidak pernah puas menggoda serta menjerumuskan kita. Kalau begitu &lt;strong&gt;waspadalah.... karena hasutan tersebut tidak lain adalah SETAN ITU SENDIRI!.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.Kecil Hati &lt;/strong&gt; bisa juga disebut Pesimistis, yang bersumber dari kehilangan rasa percaya diri untuk dapat melakukan atau menyelesaikan sesuatu tanggung jawab. Lawan dari Pesimis adalah Optimis yaitu rasa percaya diri mampu melakukan dan menyelesaikan sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya. Kedua hal tersebut memang ada di dalam diri kita, namun masih berada di dalam batas "normatif" manakala tidak berlebihan dan kita merasa mampu mengendalikannya. Pesimis yang berada di dalam batas normal, dapat kita kelola menjadi positif manakala diseimbangkan dengan rasa Optimis yang normal, sehingga muncul rasa percaya diri (&lt;em&gt;self confidence&lt;/em&gt;)dan berujung pada keyakinan MAMPU MENYELESAIKAN SESUATU YANG MENJADI TANGGUNG JAWABNYA. Optimisme yang berlebihan dapat menyebabkan rasa percaya diri yang juga berlebihan (&lt;em&gt;over confidence&lt;/em&gt;), dan hal ini dapat menjerumuskan kita ke dalam jurang KESOMBONGAN karena lepas kendali dari analisis KATA HATI (&lt;em&gt;lost control&lt;/em&gt;). &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Janganlah khawatir berlebihan &lt;/strong&gt;manakala muncul rasa pesimistis di dalam hati kita, yakinkan bahwa diri kita tidak sendiri, ada tempat berlindung dan tempat meminta (&lt;em&gt;petunjuk&lt;/em&gt;) yang tidak pernah salah yaitu ALLAH SWT, melalui konsultasi KATA HATI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tips di atas bermanfaat membantu kita di dalam mengelola (&lt;em&gt;memenej)&lt;/em&gt; KATA HATI/HATI NURANI/QOLBU menuju ke tujuan akhir PELABUHAN CINTA SANG PENCIPTA.&lt;br /&gt;Amien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cizantoeng, 17 April 2008&lt;br /&gt;Pagi disaat hati mencari tempat berlabuh,&lt;br /&gt;Darsana Setiawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TUGAS UNTUK MAHASISWA SEMESTER 2 FTK BI DAN PAI UIN JAKARTA 2008&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;(TULIS DI DALAM BLOG MAHASISWA, SETELAH SELESAI KIRIM e-MAIL KE  &lt;br /&gt;darssetia@yahoo.co.id).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tuliskan tiga istilah PENYAKIT HATI yang Anda ketahui, dan berikan TIPS solusinya untuk survive dari BISIKAN SETAN!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berikan uraian singkat tentang cara mengajarkan (metode) solusi untuk survive terhadap satu PENYAKIT HATI (&lt;em&gt;yang belum tercantum pada nomor 1 di atas&lt;/em&gt;) kepada peserta didik di sekolah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-7877733158408982502?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/7877733158408982502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=7877733158408982502&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7877733158408982502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7877733158408982502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/kelemahan-hati-vs-kata-hati.html' title='KELEMAHAN HATI vs KATA HATI'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5795676548809764217</id><published>2008-04-12T21:58:00.008+07:00</published><updated>2008-04-17T07:14:11.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliah BIMBINGAN KONSELING'/><title type='text'>DASAR FONDAMENTAL/LANDASAN BIMBINGAN KONSELING            dan TUGAS KONSELOR SEKOLAH</title><content type='html'>Terdapat 4 aspek pokok yang mendasari pengembangan layanan bimbingan dan konseling yaitu ;                                                                               1.&lt;em&gt;landasanfilosofis, 2.landasan psikologis, 3.landasan sosial-budaya,4.landasan ilmu pengetahuan (ilmiah) dan teknologi.&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Landasan Filosofis&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Landasan filosofis dalam bimbingan dan konseling LEBIH DIARAHKAN pada upaya mencari jawaban yang hakiki atas pertanyaan filosofis tentang : &lt;strong&gt;apakah manusia itu ?&lt;/strong&gt; .&lt;br /&gt;Dari berbagai aliran filsafat yang ada, para penulis Barat seperti &lt;em&gt;.(Victor Frankl, Patterson, Alblaster &amp; Lukes, Thompson &amp; Rudolph, dalam Prayitno, 2003)&lt;/em&gt; telah mendeskripsikan tentang hakikat manusia sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Manusia adalah makhluk rasional yang mampu berfikir dan mempergunakan ilmu untuk meningkatkan perkembangan dirinya. &lt;br /&gt;• Manusia dapat belajar mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya apabila dia berusaha memanfaatkan kemampuan-kemampuan yang ada pada dirinya. &lt;br /&gt;• Manusia berusaha terus-menerus memperkembangkan dan menjadikan dirinya sendiri khususnya melalui pendidikan. &lt;br /&gt;• Manusia dilahirkan dengan potensi untuk menjadi baik dan buruk dan hidup berarti upaya untuk mewujudkan kebaikan dan menghindarkan atau setidak-tidaknya mengontrol keburukan. &lt;br /&gt;• Manusia memiliki dimensi fisik, psikologis dan spiritual yang harus dikaji secara mendalam. &lt;br /&gt;• Manusia akan menjalani tugas-tugas kehidupannya dan kebahagiaan manusia terwujud melalui pemenuhan tugas-tugas kehidupannya sendiri. &lt;br /&gt;• Manusia adalah unik dalam arti manusia itu mengarahkan kehidupannya sendiri. &lt;br /&gt;• Manusia adalah bebas merdeka dalam berbagai keterbatasannya untuk membuat pilihan-pilihan yang menyangkut perikehidupannya sendiri. Kebebasan ini memungkinkan manusia berubah dan menentukan siapa sebenarnya diri manusia itu adan akan menjadi apa manusia itu. &lt;br /&gt;• Manusia pada hakikatnya positif, yang pada setiap saat dan dalam suasana apapun, manusia berada dalam keadaan terbaik untuk menjadi sadar dan berkemampuan untuk melakukan sesuatu. &lt;br /&gt;Dengan memahami hakikat manusia,  maka setiap upaya bimbingan dan konseling diharapkan tidak menyimpang dari hakikat serta harkat kemanusiaan peserta didik, sekaligus tidak akan pula menyimpang dari prinsip-prinsip HAK AZASI MANUSIA. &lt;br /&gt;Seorang konselor dalam berinteraksi dengan klien-nya/konseli-nya  harus mampu melihat dan memperlakukan kliennya sebagai &lt;em&gt;sosok utuh &lt;/em&gt; manusia dengan berbagai dimensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;strong&gt;Landasan Psikologis&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Landasan psikologis merupakan landasan yang dapat memberikan pemahaman bagi konselor tentang perilaku individu yang menjadi sasaran layanan (klien). Untuk kepentingan bimbingan dan konseling, beberapa kajian psikologi yang perlu dikuasai oleh konselor antara lain : (a) motif dan motivasi; (b) pembawaan dan lingkungan, (c) perkembangan individu; (d) belajar; dan (e) kepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;a. Motif dan Motivasi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Motif dan motivasi &lt;/em&gt;berkaitan dengan &lt;em&gt;suatu dorongan&lt;/em&gt; yang menggerakkan seseorang berperilaku baik pada &lt;strong&gt;motif primer &lt;/strong&gt;yaitu motif yang didasari oleh kebutuhan asli yang dimiliki oleh individu semenjak dia lahir, seperti : rasa lapar, bernafas dan sejenisnya maupun &lt;strong&gt;motif sekunder &lt;/strong&gt;yang terbentuk dari hasil belajar, seperti rekreasi, memperoleh pengetahuan atau keterampilan tertentu dan sejenisnya. &lt;br /&gt;Selanjutnya motif-motif tersebut  diaktifkan dan digerakkan,(bisa) dari dalam diri individu (&lt;strong&gt;motivasi intrinsik&lt;/strong&gt;) maupun dari luar individu (&lt;strong&gt;motivasi ekstrinsik&lt;/strong&gt;, sehingga menjadi bentuk aktivitas perilaku  yang mengarah pada suatu tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;b. Pembawaan dan Lingkungan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembawaan yaitu segala sesuatu yang dibawa sejak lahir (hasil dari keturunan melalui sifat menurun yang dibawa oleh &lt;em&gt;GEN/ADN/DNA -Deoxyribo Nucelic Acid&lt;/em&gt;), yang mencakup aspek psiko-fisik, seperti struktur &lt;em&gt;otot, warna kulit, golongan darah, bakat, kecerdasan, atau ciri-ciri-kepribadian tertentu&lt;/em&gt;. Pembawaan pada dasarnya bersifat potensial yang perlu dikembangkan sehingga dapat dioptimalkan. Perwujudan dan optomalisasi pembawaan sangat bergantung/dipengaruhi oleh lingkungan dimana individu itu berada. Dengan demikian penampilan/performace/phenotype (yang ditentukan oleh pembawaan dan lingkungan) dari setiap individu pasti berbeda-beda. Ada individu yang memiliki performace yang tinggi dan ada pula yang sedang atau bahkan rendah. Misalnya dalam kecerdasan, ada yang sangat tinggi (&lt;em&gt;jenius&lt;/em&gt;), normal atau bahkan sangat kurang (&lt;em&gt;debil, embisil atau idiot&lt;/em&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan merupakan habitat (&lt;em&gt;tempat tinggal dengan seluruh aktivitas kehidupan seseorang&lt;/em&gt;).  Ada individu yang dibesarkan dalam lingkungan yang kondusif dengan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga segenap potensi bawaan yang dimilikinya dapat berkembang secara optimal. &lt;strong&gt;Namun ada pula individu yang hidup dan berada dalam lingkungan yang kurang kondusif dengan sarana dan prasarana yang serba terbatas, sehingga segenap potensi bawaan yang dimilikinya tidak dapat berkembang dengan baik, bahkan menjadi tersia-siakan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;c. Perkembangan Individu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan individu berkenaan dengan proses &lt;em&gt;tumbuh dan berkembang&lt;/em&gt;nya individu yang merentang sejak masa konsepsi (pembuahan), masa embryo di dalam kandungan (pra natal) hingga akhir hayatnya, diantaranya meliputi &lt;em&gt;aspek fisik dan psikomotorik, bahasa dan kognitif/kecerdasan, moral dan sosial&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;Beberapa teori tentang perkembangan individu yang dapat dijadikan sebagai rujukan, diantaranya Teori dari: &lt;br /&gt;(1) &lt;em&gt;McCandless tentang pentingnya dorongan biologis dan kultural dalam perkembangan individu ; (2) Freud tentang dorongan seksual; (3) Erickson tentang perkembangan psiko-sosial;(4) Piaget tentang perkembangan kognitif; (5) Kohlberg tentang perkembangan moral;(6) Zunker tentang perkembangan karier; (7) Buhler tentang perkembangan sosial; dan (8) Havighurst tentang tugas-tugas perkembangan individu semenjak masa bayi sampai dengan masa dewasa.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan tugas-tugasnya, konselor harus memahami berbagai aspek perkembangan individu yang dilayaninya sekaligus dapat melihat arah perkembangan individu itu di masa depan, serta keterkaitannya dengan faktor pembawaan dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;d. Belajar&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar merupakan salah satu konsep yang amat mendasar dari psikologi. Manusia belajar untuk dapat tetap bertahan hidup, melalui suatu kompetisi terbuka (&lt;strong&gt;Natural Selection&lt;/strong&gt; from &lt;em&gt;Charles Robert Darwin&lt;/em&gt;). Tanpa belajar, seseorang tidak akan dapat mempertahankan dan mengembangkan dirinya, dan dengan belajar manusia mampu &lt;strong&gt;berbudaya&lt;/strong&gt; untuk &lt;em&gt;mengembangkan harkat kemanusiaannya&lt;/em&gt;. Inti perbuatan belajar adalah upaya untuk menguasai sesuatu yang baru dengan memanfaatkan yang sudah ada pada diri individu (&lt;em&gt;explorasi internal&lt;/em&gt;. Penguasaan yang baru (&lt;em&gt;pengembangan daya pikir, pengambangan kebiasaan bertingkah laku, serta pengembangan keterampilan&lt;/em&gt;)  itulah tujuan dan pencapaian belajar dengan aspek &lt;strong&gt;kognitif, afektif &lt;/strong&gt;maupun &lt;strong&gt;psikomotor&lt;/strong&gt;-nya. &lt;br /&gt;Untuk terjadinya proses belajar diperlukan prasyarat belajar, baik berupa prasyarat psiko-fisik yang dihasilkan dari kematangan atau pun hasil belajar sebelumnya, maupun fasilitasi belajar yang bersifat eksternal (&lt;em&gt;di luar diri pebelajar).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami tentang hal-hal yang berkaitan dengan belajar terdapat beberapa teori belajar yang bisa dijadikan rujukan, diantaranya adalah :                                                         &lt;br /&gt;&lt;em&gt;(1) Teori Belajar Behaviorisme;  (2) Teori Belajar Kognitif atau Teori Pemrosesan Informasi; (3) Teori Belajar Gestalt. (4) Teori belajar alternatif Konstruktivisme.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;e. Kepribadian&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini para ahli tampaknya masih belum menemukan rumusan tentang kepribadian secara bulat dan komprehensif. Dalam suatu penelitian kepustakaan yang dilakukan oleh Gordon W. Allport dalam (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005) ditemukan hampir 50 definisi tentang kepribadian yang berbeda-beda. Berangkat dari studi yang dilakukannya, akhirnya ditemukan satu rumusan tentang kepribadian yang dianggap lebih lengkap.                                                        Menurut pendapat &lt;strong&gt;Gordon W. Allport &lt;/strong&gt;;&lt;em&gt;kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;Kata kunci dari pengertian kepribadian adalah &lt;strong&gt;penyesuaian diri/adaptasi&lt;/strong&gt;. &lt;br /&gt;Scheneider dalam Syamsu Yusuf (2003) mengartikan penyesuaian diri sebagai “&lt;em&gt;suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan”.&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan &lt;strong&gt;unik&lt;/strong&gt; adalah &lt;em&gt;kualitas perilaku yang khas&lt;/em&gt; sehingga dapat dibedakan antara individu satu dengan individu lainnya. Keunikannya itu didukung oleh keadaan struktur psiko-fisiknya, misalnya konstitusi dan kondisi fisik, tampang, hormon, kecerdasan, perilaku, keterampilan yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi, sehingga menentukan kualitas tindakan atau perilaku individu yang bersangkutan dalam berinteraksi dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;Untuk menjelaskan tentang kepribadian individu, terdapat beberapa teori kepribadian yang sudah banyak dikenal, diantaranya : &lt;em&gt;Teori Psikoanalisa dari Sigmund Freud, Teori Analitik dari Carl Gustav Jung, Teori Sosial Psikologis dari Adler, Fromm, Horney dan Sullivan, teori Personologi dari Murray, Teori Medan dari Kurt Lewin, Teori Psikologi Individual dari Allport, Teori Stimulus-Respons dari Throndike, Hull, Watson, Teori The Self dari Carl Rogers &lt;/em&gt;dan sebagainya. &lt;br /&gt;Abin Syamsuddin (2003) mengemukakan tentang &lt;strong&gt;aspek-aspek kepribadian&lt;/strong&gt;, yang mencakup :&lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Karakter&lt;/em&gt;; yaitu konsekuen tidaknya dalam mematuhi etika perilaku, konsiten tidaknya dalam memegang pendirian atau pendapat. &lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Temperamen&lt;/em&gt;; yaitu disposisi reaktif seorang, atau cepat lambatnya mereaksi terhadap rangsangan-rangsangan yang datang dari lingkungan. &lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Sikap&lt;/em&gt;; sambutan terhadap objek yang bersifat positif, negatif atau ambivalen. &lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Stabilitas emosi&lt;/em&gt;; yaitu kadar kestabilan reaksi emosional terhadap rangsangan dari lingkungan. Seperti mudah tidaknya tersinggung, sedih, atau putus asa. &lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Responsibilitas&lt;/em&gt; (tanggung jawab), kesiapan untuk menerima resiko dari tindakan atau perbuatan yang dilakukan. Seperti mau menerima resiko secara wajar, cuci tangan, atau melarikan diri dari resiko yang dihadapi. &lt;br /&gt;• &lt;em&gt;Sosiabilitas&lt;/em&gt;; yaitu disposisi pribadi yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Seperti: sifat pribadi yang terbuka atau tertutup dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP (TUGAS KONSELOR SEKOLAH)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk kepentingan layanan bimbingan dan konseling dan dalam upaya memahami dan mengembangkan perilaku individu yang dilayani (&lt;em&gt;klien/konseli&lt;/em&gt;) maka seorang konselor harus dapat memahami dan mengembangkan setiap motif dan motivasi yang melatarbelakangi perilaku individu yang dilayaninya (klien/konseli). &lt;br /&gt;2. Seorang konselor harus dapat mengidentifikasi aspek-aspek potensi bawaan dan menjadikannya sebagai modal untuk memperoleh kesuksesan dan kebahagian hidup kliennya. &lt;br /&gt;3. Seorang konselor sedapat mungkin mampu menyediakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan segenap potensi bawaan klien/konseli-nya. &lt;br /&gt;4. Terkait dengan upaya pengembangan belajar klien, seorang konselor dituntut untuk memahami tentang aspek-aspek dalam belajar serta berbagai teori belajar yang mendasarinya. &lt;br /&gt;5. Berkenaan dengan upaya pengembangan kepribadian klien, seorang konselor kiranya perlu memahami tentang karakteristik dan keunikan kepribadian klien/konseli-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, seorang konselor harus benar-benar menguasai landasan psikologis dengan baik, antara lain ; &lt;em&gt;bidang psikologi umum, psikologi perkembangan, psikologi belajar atau psikologi pendidikan dan psikologi kepribadian.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TUGAS MAHASISWA :(MATA KULIAH BK UNTUK JURUSAN BI DAN PAI FTP UIN JAKARTA)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jawaban TUGAS sudah ditulis di dalam blog mahasiswa paling lambat tanggal 1 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Carilah informasi tentang LANDASAN SOSIAL BUDAYA dan LANDASAN IPTEK bagi aktivitas BIMBINGAN KARIER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jelaskan teori yang harus dikuasai terkait dengan layanan Bimbingan Karier;&lt;br /&gt;   a. Teori Belajar BEHAVIORISM&lt;br /&gt;   b. Teori Belajar Kognitif (teori Pemrosessan Informasi)&lt;br /&gt;   c. Teori Belajar Gestalt&lt;br /&gt;   d. Teori Belajar KONSTRUKTIVISM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buatlah suatu instrumen wawancara/daftar pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui;&lt;br /&gt;MOTIF dan MOTIVASI  klien/KONSELI/siswa dalam belajar.&lt;br /&gt;POTENSI BAWAAN klien/KONSELI/siswa dalam meraih kesuksessan dan kebahagiaan hidupnya.&lt;br /&gt;PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR klien/KONSELI/siswa.&lt;br /&gt;KEUNIKKAN PRIBADI klien/KONSELI/siswa.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Sumber :utama *&lt;br /&gt;AACE. (2003). Competencies in Assessment and Evaluation for School Counselor. http://aace.ncat.edu&lt;br /&gt;Akhmad Sudrajat.* (2008). Landasan Bimbingan dan konseling, http://akhmad sudrajat.wordpress.com &lt;br /&gt;Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. (2007). Penataan Pendidikan Profesional Konselor. Naskah Akademik ABKIN (dalam proses finalisasi).&lt;br /&gt;Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. (2005). Standar Kompetensi Konselor Indonesia. Bandung: ABKIN&lt;br /&gt;BSNP dan PUSBANGKURANDIK, Balitbang Diknas. (2006). Panduan Pengembangan Diri: Pedoman untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Draft. Jakarta: BSNP dan PUSBANGKURANDIK, Depsiknas.&lt;br /&gt;Cobia, Debra C. &amp; Henderson, Donna A. (2003). Handbook of School Counseling. New Jersey, Merrill Prentice Hall&lt;br /&gt;Corey, G. (2001). The Art of Integrative Counseling. Belomont, CA: Brooks/Cole.&lt;br /&gt;Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Pendidikan Tinggi. (2003). Dasar Standardisasi Profesionalisasi Konselor. Jakarta: Direktorat Pembinaan .&lt;br /&gt;Engels, D.W dan J.D. Dameron, (Eds). (2005). The Professional Counselor Competencies: Performance Guidelines and Assessment. Alexandria, VA: AACD.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5795676548809764217?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5795676548809764217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5795676548809764217&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5795676548809764217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5795676548809764217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/dasar-fondamentallandasan-bimbingan.html' title='DASAR FONDAMENTAL/LANDASAN BIMBINGAN KONSELING            dan TUGAS KONSELOR SEKOLAH'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-6734825181662838956</id><published>2008-04-03T08:07:00.003+07:00</published><updated>2008-05-02T20:30:41.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN'/><title type='text'>DISKUSI MATERI KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERAN PSIKOLOGI BAGI GURU, &lt;br /&gt;DALAM PEMBELAJARAN SKOLASTIK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN, April 2008 bersama DARSANA SETIAWAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di bawah ini diberikan tips untuk seorang Guru, saat melakukan pembelajaran di kelas, terkait dengan layanan yang senantiasa berhubungan dengan perkembangan Psikologi peserta didik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.Guru memberikan fasilitasi belajar yang berorientasi pada; AKTIVITAS PEMBELAJAR ITU SENDIRI. Sehingga tugas Guru sebenarnya tidak untuk  memberikan ikan-nya tetapi memberikan kail (&lt;em&gt;sarana&lt;/em&gt;) serta cara menggunakannya,  sehingga pembelajar dapat memanfaatkan untuk menangkap ikan disaat diperlukan, dan dimana mereka berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Guru tidak memberikan materi akademik dan non akademik melalui proses TRANSFEER KNOWLEDGE yaitu memindahkan seluruh pengetahuan "&lt;em&gt;isi batok kepala&lt;/em&gt;" Guru, tentang sains dan teknologi kepada para pembelajar, akan tetapi terlebih kepada bagaimana cara mengeksplorasi pemahaman konsep-konsep pengetahuan dan teknologi (&lt;em&gt;aspek &lt;strong&gt;Kognisi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;)  tersebut dapat diperoleh, sehingga aspek &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Psikomotor&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; ikut tergali bersamaan dengan aspek internalisasi dirinya, dalam wujud menguatnya rasa percaya diri (&lt;em&gt;Self Confidence&lt;/em&gt;) serta eskalasi mental lainnya (aspek &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Afeksi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;). Dengan demikian tugas Guru lebih fokus pada upaya memfasilitasi pembelajar tentang cara-cara  bagaimana berpikir ilmiah dalam menyelesaiakan masalah yang dihadapi, serta membiasakan diri peduli serta tanggap terhadap kondisi lingkungan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Guru harus senantiasa berupaya agar pembelajar memiliki keyakinan diri bahwa mereka mampu menyelesaikan Tugas-tugas Perkembangan (Psikologi) yang dialami, sehingga muncul kesadaran diri akan Potensi Kecerdasan yang dimilikinya. Seharusnya seorang Guru selalu mengamati ekspresi pembelajar saat menemukan “&lt;strong&gt;sesuatu yang baru”&lt;/strong&gt; di dalam pikiran mereka. Hendaknya seorang Guru jangan pernah menunjukkan bahwa dirinya memang pintar atau cerdas, hanya karena ingin dianggap “&lt;strong&gt;super&lt;/strong&gt;” serta takut kehilangan wibawa di hadapan peserta didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;strong&gt;Learn How to Learn&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Orientasi Guru lebih pada  Bagaimana Pembelajar Belajar, dan hal itu antara lain dapat diperoleh melalui upaya “&lt;strong&gt;mencari dan menemukan sendiri&lt;/strong&gt;” (&lt;em&gt;Inquary methode&lt;/em&gt;). JAUH LEBIH PENTING MENGETAHUI BAGAIMANA CARA SISWA BERPIKIR, DIBANDING SEKEDAR TAHU HASIL BERPIKIRNYA SAJA. Sehingga tidak selayaknya Guru &lt;em&gt;mediktekan keinginannya&lt;/em&gt;, apalagi berdasar pengalaman pribadi Guru di masa lampau, karena pembelajar akan menggali pengalaman belajarnya sendiri(&lt;em&gt;Experience Learning&lt;/em&gt;) di saat ini, untuk menggapai cita-citanya di masa depan. Betapa pentingnya seorang Guru MAMPU MEMBERIKAN PELUANG PENGALAMAN BELAJAR BAGI PESERTA DIDIKNYA, sehingga pembelajar tersebut dapat terus berkembang sendiri dengan seluruh potensi dirinya. Dalam hal pengalaman belajar, seorang Guru menjumpai masalah besar menyangkut waktu kejadian belajar (&lt;em&gt;saat ini&lt;/em&gt;) dengan realitas kebutuhann peserta didik (&lt;em&gt;di masa datang&lt;/em&gt;), apabila sang guru TIDAK MAMPU menjembataninya!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian &lt;em&gt;Johnson&lt;/em&gt;,dkk (2001) dan &lt;em&gt;Newman&lt;/em&gt;(2001) menyimpulkan &lt;strong&gt;besarnya pengaruh pengalaman belajar Guru &lt;/strong&gt;dengan &lt;strong&gt;keberhasilan belajar peserta didi&lt;/strong&gt;k, sehingga ke depan riset-riset Psikologi akan menjadi bagian yang penting di dalam implementasi kependidikan. &lt;br /&gt;Hal ini juga dapat dilihat pada besarnya pengaruh proses Psikologi seperti "&lt;strong&gt;motivasi", "perasaan", "ingatan", "fantasi", "perhatian", "pengamatan","tanggapan"&lt;/strong&gt;, maupun penelitian dari &lt;em&gt;Schunk &amp; Ertner &lt;/em&gt;(2000)tentang "&lt;strong&gt;kecakapan diri&lt;/strong&gt;" (&lt;em&gt;self efficasy&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ISTILAH PENTING: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSKOLOGI  adalah studi ilmiah tentang perilaku dan proses mental seseorang.&lt;br /&gt;PSIKOLOGI PENDIDIKAN  adalah bagian dari ilmu Psikologi yang mengkhususkan diri pada cara-cara untuk memahami proses pengajaran dan pembelajaran di dalam lingkup pendidikan.&lt;br /&gt;SELF EFFICACCY adalah keyakinan seseorang dapat menguasai situasi dan mengatasi persoalan,sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TUGAS MAHASISWA (FTK BI dan PAI SEMESETER 2 UIN JAKARTA, 2008&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jawaban tugas sudah ditulis di dalam BLOG MAHASISWA sebelum tanggal 1 Mei 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.JELASKAN MENGAPA Psikologi Pendidikan menjadi sangat penting  untuk difahami dan diterapkan oleh Guru, saat memfasilitasi proses pembelajarannya?.&lt;br /&gt;2. Berikan informasi lebih lengkap tentang proses Psikologi yang berpengaruh pada proses belajar, seperti "&lt;strong&gt;motivasi", "perasaan", "ingatan", "fantasi", "perhatian", "pengamatan","tanggapan"&lt;/strong&gt; . JELASKAN PENGERTIANNYA MASING-MASING!.&lt;br /&gt;3.Cari informasi lengkap tentang pakar Psikologi Pendidikan di awal perkembangannya, seperti ; &lt;strong&gt;a. William James, b. John Dewey c. L.Thorndike&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan tanggal 2 Mei 2008 ADA 22 JAWABAN YANG DIKIRIM OLEH MAHASISWA FITK BI SEMESTER II UIN JAKARTA. Terima Kasih atas perhatiannya, dan siapa menyusul?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-6734825181662838956?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/6734825181662838956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=6734825181662838956&amp;isPopup=true' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6734825181662838956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6734825181662838956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/diskusi-dalam-materi-kuliah.html' title='DISKUSI MATERI KULIAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3696728117235639578</id><published>2008-04-01T17:15:00.000+07:00</published><updated>2008-04-01T17:39:39.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUGAS KULIAH'/><title type='text'>kuliah dan tugas diskusi virtual (e-discussion)</title><content type='html'>Untuk Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fak. Tarbiyah &amp; Keguruan Jurusan BI semester 2a, 2b, dan semester 4 serta Jurusan PAI 2e dan semester 4 (mata kuliah BK dengan dosen Pak Darsana S)&lt;br /&gt;Silahkan meraih nilai point tugas dengan klik pada mata kuliah yang sesuai di kolom kiri (Forum diskusi bersama dosen dan mahasiswa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mahasiswa UNINDRA JAKARTA SEMESTER 2a DAN 2b, SILAHKAN SEGERA KLIK TUGAS ANDA DI FORUM DISKUSI BERSAMA DOSEN DAN MAHASISWA (pada kolom sebelah kiri).&lt;br /&gt;Ingat jawaban anda langsung di dalam forum diskusi virtual blog ini, IKUTI empat langkah klik dalam petunjuknya. Selamat berdiskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Mahasiswa Unindra Jakarta semester 4 dan 6 Silahkan meraih nilai tugas dengan klik pada mata kuliah yang sesuai di kolom kiri (Forum diskusi bersama dosen dan mahasiswa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN PERNAH MEMBIARKAN DIRI ANDA DI DALAM (KETIDAK MENGERTI-AN) DAN TERUS MERUGI KARENA BENAR-BENAR TIDAK PERNAH MAU MENGERTI.&lt;br /&gt;Selamat Berdiskusi!. Sukses untuk Anda, karena "AKU BISA!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3696728117235639578?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3696728117235639578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3696728117235639578&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3696728117235639578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3696728117235639578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/04/kuliah-pengantar-pendidikan-mhs-unindra.html' title='kuliah dan tugas diskusi virtual (e-discussion)'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-3588130064455997630</id><published>2008-03-30T07:44:00.000+07:00</published><updated>2008-03-31T08:06:41.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHIBAH'/><title type='text'>PENGALAMAN MUHIBAH (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-7v6auVyCI/AAAAAAAAAHU/pcIC9pu0bJs/s1600-h/100_2186.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-7v6auVyCI/AAAAAAAAAHU/pcIC9pu0bJs/s200/100_2186.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183344008035158050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;HARI PERTAMA &lt;/strong&gt; Rabu tanggal 19 Maret 2007.&lt;br /&gt;Menikmati perjalanan ke Kuala Lumpur dengan Emirates Airlines malam hari, apanya yang aneh?.....rasanya memang nggak ada, semuanya berjalan mulus karena layanan penerbangan yang memang profesional. Bisa nonton TV di depan mata (&lt;em&gt;dibalik jok tempat duduk kursi yang ada di depan kita duduk&lt;/em&gt;), atau main game untuk mengisi waktu serta membunuh kebosanan karena duduk di dalam pesawat, walaupun kursi di dalam pesawat sudah didesain secara argonomis. Kita juga bisa ikut melihat posisi bawah pesawat yang kita tumpangi saat &lt;em&gt;take-off &lt;/em&gt;ataupun &lt;em&gt;landing&lt;/em&gt;,karena ada camera di bagian bawah body pesawat. Makanan dan minuman yang dihidangkan, yaaah standar menu "lidah" internasional, bahkan kalau ada yang ingin minum beer atau &lt;em&gt;"beer hitam?"&lt;/em&gt; disediakan dan dilayani dengan cara yang sangat ramah serta menyenangkan. Saya saat itu cukup meminta air putih saja, dan jawaban pramugari (&lt;em&gt;sambil bereaksi agak aneh,karena dilayani yang enak-enak kok mintanya cuman air putih&lt;/em&gt;)dengan suara lembut sang parmugari berkata "air putih sudah ada di hadapan anda, langsung saja dinikmati dan kami akan melayani anda sekiranya ada permintaan lain yang dapat kami berikan atau kami sediakan".&lt;br /&gt;Memang ada yang aneh?. Anehnya dimana?. Emirates Airlines adalah salah satu maskapai  penerbangan internasional yang memang "&lt;em&gt;perfect&lt;/em&gt;" mengutamakan kepuasan pelanggannya (&lt;em&gt;Customer satisfaction&lt;/em&gt;) melalui standar mutu "&lt;em&gt;global&lt;/em&gt;". Semula saya mengira para pramugarinya pastilah orang-orang timur tengah,atau setidaknya wanita muslim yang &lt;strong&gt;berjilbab&lt;/strong&gt;, dan hal itu memang terbukti saat saya mulai memasuki pesawat dan kemudian duduk sambil menunggu pesawat "&lt;em&gt;take off".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Naah, setelah pesawat mengudara dan para crew pesawat mulai bersiap-siap melayani penumpang, topi dan kerudung tipis yang semula menutupi sebagian wajah &lt;strong&gt;ditanggalkan/dilepas sudah&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;secara pribadi sebenarnya saya kecewa, karena kecantikan dan keindahan busana bertopi dan berkerudung tipis telah hilang, walau untuk sementara&lt;/em&gt;) . Ternyata para pramugari yang bekerja secara cekatan (cepat, tepat dan trengginas) itu tidak hanya wanita-wanita timur tengah, karena ada yang wanita bule, wanita turunan India, bahkan adapula yang turunan China.&lt;br /&gt;Pekerjaan pelayanan yang dilakukan secara rapi sambil terus mengumbar senyum, memang hanya dapat dilakukan melalui pelatihan atau pendidikan secara profesional, dan yang penting bukan hanya ketrampilan(&lt;strong&gt;psikomotor&lt;/strong&gt;) serta &lt;strong&gt;kognisi&lt;/strong&gt;(kecerdasan intelektual)nya saja yang baik, akan tetapi sikap mental/karakter/komitmen(&lt;strong&gt;afeksi&lt;/strong&gt;)-nya juga harus baik.&lt;br /&gt;Itulah hasil nyata proses pelatihan/pendidikan yang profesional, berstandar mutu internasional, karena saya tidak melihat satu penumpangpun yang mengeluh,apalagi cemberut karena layanan pramugari yang (maaf saya menyebutkannya) "cuek bebek" seperti pada perjalanan dengan maskapai penerbangan "&lt;strong&gt;LOW COST INDONESIA&lt;/strong&gt;". &lt;br /&gt;Saya jadi teringat dengan pengalaman layanan maskapai penerbangan "LOW COST INDONESIA" yang menyebalkan, saat secara mendadak saya harus pergi dengan dari Bandara Soekarno-Hatta dan mencari tiket langsung (&lt;em&gt;Go-Show&lt;/em&gt;)di depan loket resmi. Ternyata saya dibawa langsung melalui calo masuk ke loket boarding (&lt;em&gt;di bagian dalam) &lt;/em&gt;dan disitulah saya harus mengikuti lelang tawar menawar tiket dengan calon penumpang lain yang juga akan terbang ke jurusan yang sama (&lt;em&gt;Solo&lt;/em&gt;). Walhasil tawaran tertinggi dan berhasil memperoleh tiket terbang adalah seorang penumpang pria berdasi, pakai peci, bawa tas tenteng yang keren (&lt;em&gt;dalam hati saya berpikir waaah orang ini mesti pengusaha kaya yang sedang menjalankan bisnisnya&lt;/em&gt;), dan untuk itu saya perlu menghampirinya dan megucapkan "&lt;em&gt;selamat&lt;/em&gt;". &lt;br /&gt;Betapa terkejutnya saya, ternyata pemenang lelang tiket pesawat ke Solo tersebut adalah teman kuliah di S3, yang sedang menjalani tugas ke daerah. Dengan tersipu malu teman tadi cepat-cepat meninggalkan pembicaraan sambil "say hello". &lt;br /&gt;Bagaimana ceritanya tiket pesawat terbang kok dilelang saat jadwal waktu penerbangan sudah masuk, dan tentunya pesawat baru akan diterbangkan setelah hasil lelang tiket diputuskan. &lt;strong&gt;Betapa murahnya harga &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; penundaan jadwal &lt;/strong&gt; penerbangan yang hanya setara dengan harga lelang satu buah tiket perjalanan Jakarta ke Solo???, dan hal ini konon masih terus berlangsung hingga saat ini!!!,edan tenan. Pantaslah kalau ada berita di media TV yang mewartakan adanya seluruh penumpang yang geram, marah bahkan seolah tak percaya lagi dengan janji-janji penundaan pemberangkatan pesawat terbang, sehingga &lt;strong&gt;mogok untuk tetap duduk di dalam pesawat sampai tiba saatnya diterbangkan kembali. &lt;/strong&gt;Itulah bedanya hasil pendidikan/pelatihan pelayanan yang berkualitas tinggi dan berintegritas tinggi dengan pendidikan/pelatihan pelayanan yang ala kadarnya (&lt;em&gt;daripada tidak di didik/dilatih)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Semestinya tiket "LOW COST" maskapai penerbangan apapun tetap harus menjamin kualitas layanan yang memuaskan, namun para pengelola maskapai penerbangan tertentu mungkin sudah ada yang berkilah dengan mencari pembenaran (&lt;em&gt;ala tukang becak&lt;/em&gt;), "&lt;em&gt;&lt;strong&gt;sudah bayarnya murah minta selamat lagi, mana ada" &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. &lt;br /&gt;Haaah?.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-3588130064455997630?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/3588130064455997630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=3588130064455997630&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3588130064455997630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/3588130064455997630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/pengalaman-muhibah.html' title='PENGALAMAN MUHIBAH (1)'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-7v6auVyCI/AAAAAAAAAHU/pcIC9pu0bJs/s72-c/100_2186.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5213203154999879386</id><published>2008-03-25T21:22:00.000+07:00</published><updated>2008-03-27T22:49:27.183+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='psikologi pendidikan  psikologi perkembangan'/><title type='text'>PERKEMBANGAN KOGNITIF</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-vB9auVyBI/AAAAAAAAAHM/V-iU4A8c10Y/s1600-h/ujian+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-vB9auVyBI/AAAAAAAAAHM/V-iU4A8c10Y/s200/ujian+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182449057109755922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut PIAGET Perkembangan KOGNITIF ANAK dikelompokkan dalam 4 tahapan:&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Sensori Motor (usia 0-2 tahun)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap ini perkembangan panca indra sangat berpengaruh dalam diri anak.&lt;br /&gt;Keinginan terbesarnya adalah keinginan untuk menyentuh/memegang, karena didorong oleh keinginan untuk mengetahui reaksi dari perbuatannya.&lt;br /&gt;Dalam usia ini mereka belum mengerti akan motivasi dan senjata terbesarnya adalah 'menangis'.&lt;br /&gt;Menyampaikan cerita/berita Injil pada anak usia ini tidak dapat hanya sekedar dengan menggunakan gambar sebagai alat peraga, melainkan harus dengan sesuatu yang bergerak (panggung boneka akan sangat membantu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Pra-operasional (usia 2-7 tahun)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada usia ini anak menjadi 'egosentris', sehingga berkesan 'pelit', karena ia tidak bisa melihat dari sudut pandang orang lain. Anak tersebut juga memiliki kecenderungan untuk meniru orang di sekelilingnya. Meskipun pada saat berusia 6-7 tahun mereka sudah mulai mengerti motivasi, namun mereka tidak mengerti cara berpikir yang sistematis - rumit.&lt;br /&gt;Dalam menyampaikan cerita harus ada alat peraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Operasional Kongkrit (usia 7-11 tahun)&lt;/strong&gt;Saat ini anak mulai meninggalkan 'egosentris'-nya dan dapat bermain dalam kelompok dengan aturan kelompok (bekerja sama). Anak sudah dapat dimotivasi dan mengerti hal-hal yang sistematis.&lt;br /&gt;Namun dalam menyampaikan berita Injil harus diperhatikan penggunaan bahasa.&lt;br /&gt;Misalnya: Analogi 'hidup kekal' - diangkat menjadi anak-anak Tuhan dengan konsep keluarga yang mampu mereka pahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;Operasional Formal (usia 11 tahun ke atas)&lt;/strong&gt;Pengajaran pada anak pra-remaja ini menjadi sedikit lebih mudah, karena mereka sudah mengerti konsep dan dapat berpikir, baik secara konkrit maupun abstrak, sehingga tidak perlu menggunakan alat peraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kesulitan baru yang dihadapi guru saat memfasilitasi peserta didik, sehingga guru harus menyediakan waktu lebih banyak agar dapat memahami terjadinya perubahan dalam proses perkembangan yang sedang dihadapi peserta didik, terutama ketika memasuki usia pubertas.&lt;br /&gt;Pada saat seorang anak memasuki masa pubertas yang ditandai dengan &lt;strong&gt;menstruasi &lt;/strong&gt;pertama pada remaja putri atau pun &lt;strong&gt;perubahan suara &lt;/strong&gt;pada remaja putra, secara biologis dia mengalami perubahan yang sangat besar.  Pubertas menjadikan seorang anak tiba-tiba memiliki kemampuan untuk ber-reproduksi.&lt;br /&gt;Pada masa pubertas, hormon seseorang menjadi aktif dalam memproduksi dua jenis hormon (gonadotrophins atau gonadotrophic hormones) yang berhubungan dengan pertumbuhan, yaitu: 1) Follicle-Stimulating Hormone (FSH); dan 2). Luteinizing Hormone (LH).  Pada anak perempuan, kedua hormon tersebut merangsang pertumbuhan estrogen dan progesterone: dua jenis hormon kewanitaan.  Pada anak lelaki, Luteinizing Hormone yang juga dinamakan Interstitial-Cell Stimulating Hormone (ICSH) merangsang pertumbuhan testosterone.   Pertumbuhan secara cepat dari hormon-hormon tersebut di atas merubah sistem biologis seorang anak. Anak perempuan akan mendapat menstruasi, sebagai pertanda bahwa sistem reproduksinya sudah aktif. Selain itu terjadi juga perubahan fisik seperti payudara mulai berkembang, dll.  Anak lelaki mulai memperlihatkan perubahan dalam suara, otot, dan fisik lainnya yang berhubungan dengan tumbuhnya hormon testosterone.   Bentuk fisik mereka akan berubah secara cepat sejak awal pubertas dan akan membawa mereka pada dunia remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mengapa para pelajar itu begitu sering tawuran, seakan-akan mereka sudah tidak memiliki akal sehat, dan tidak bisa berpikir mana yang berguna dan mana yang tidak ? Mengapa pula para remaja banyak yang terlibat narkoba dan seks bebas ? Apa yang salah dari semua ini?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Remaja&lt;/strong&gt; adalah mereka yang berusia antara 12 - 21 tahun, yang akan mengalami periode perkembangan fisik dan psikis sebagai berikut :&lt;br /&gt;Masa Pra-pubertas (12 - 13 tahun)&lt;br /&gt;Masa pubertas (14 - 16 tahun)&lt;br /&gt;Masa akhir pubertas (17 - 18 tahun)&lt;br /&gt;Dan periode remaja Adolesen (19 - 21 tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa pra-pubertas (12 - 13 tahun)&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Masa ini disebut juga masa pueral, yaitu masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja. Pada anak perempuan, masa ini lebih singkat dibandingkan dengan anak laki-laki. Pada masa ini, terjadi perubahan yang besar pada remaja, yaitu meningkatnya hormon seksualitas dan mulai berkembangnya organ- organ seksual serta organ-organ reproduksi remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada fase Remaja, terjadi perkembangan intelektual yang sangat pesat, sehingga seringkali remaja-remaja ini cenderung bersikap suka mengkritik (karena merasa tahu segalanya), yang sering diwujudkan dalam bentuk pembangkangan ataupun pembantahan terhadap orang tua, mulai menyukai orang dewasa yang dianggapnya baik, serta menjadikannya sebagai "hero" atau pujaannya. Perilaku ini akan diikuti dengan meniru segala yang dilakukan oleh pujaannya, seperti model rambut, gaya bicara, sampai dengan kebiasaan hidup pujaan tersebut.Ekspresi ini menunjukkan pula terjadinya proses erosi percaya diri, namun bisa pula terjadi perkembangan positif seperti meningkatnya rasa percaya diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pada masa ini remaja juga cenderung lebih berani mengutarakan keinginan hatinya, lebih berani mengemukakan pendapatnya, bahkan akan mempertahankan pendapatnya sekuat mungkin. Hal ini yang sering ditanggapi oleh orang tua sebagai pembangkangan. Remaja tidak ingin diperlakukan sebagai anak kecil lagi. Mereka lebih senang bergaul dengan kelompok yang dianggapnya sesuai dengan kesenangannya. Mereka juga semakin berani menentang tradisi orang tua yang dianggapnya kuno dan tidak/kurang berguna, maupun peraturan-peraturan yang menurut mereka tidak beralasan, seperti tidak boleh mampir ke tempat lain selepas sekolah, dan sebagainya. Mereka akan semakin kehilangan minat untuk bergabung dalam kelompok sosial yang formal, dan cenderung bergabung dengan teman-teman pilihannya. Misalnya, mereka akan memilih main ke tempat teman karibnya daripada bersama keluarga berkunjung ke rumah saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pada saat yang sama, mereka juga butuh pertolongan dan bantuan yang selalu siap sedia dari orang tuanya, jika mereka tidak mampu menjelmakan keinginannya. Pada saat ini adalah saat yang kritis. Jika orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan psikisnya untuk mengatasi konflik yang terjadi saat itu, remaja akan mencarinya dari orang lain. Orang tua harus ingat, bahwa masalah yang dihadapi remaja, meskipun bagi orang tua itu merupakan masalah sepele, tetapi bagi remaja itu adalah masalah yang sangat-sangat berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa pubertas (14 - 16 tahun)&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Masa ini disebut juga masa remaja awal, dimana perkembangan fisik mereka begitu menonjol. Remaja sangat cemas akan perkembangan fisiknya, sekaligus bangga bahwa hal itu menunjukkan bahwa ia memang bukan anak-anak lagi. Pada masa ini, emosi remaja menjadi sangat labil akibat dari perkembangan hormon-hormon seksualnya yang begitu pesat. Keinginan seksual juga mulai kuat muncul pada masa ini. Pada remaja wanita ditandai dengan datangnya menstruasi yang pertama, sedangkan pada remaja pris ditandai dengan datangnya mimpi basah yang pertama. Remaja akan merasa bingung dan malu akan hal ini, sehingga orang tua harus mendampinginya serta memberikan pengertian yang baik dan benar tentang seksualitas. Jika hal ini gagal ditangani dengan baik, perkembangan psikis mereka khususnya dalam hal pengenalan diri/gender dan seksualitasnya akan terganggu. Kasus-kasus gay dan lesbi banyak diawali dengan gagalnya perkembangan remaja pada tahap ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, remaja mulai mengerti tentang gengsi, penampilan, dan daya tarik seksual. Karena kebingungan mereka ditambah labilnya emosi akibat pengaruh perkembangan seksualitasnya, remaja sukar diselami perasaannya. Kadang mereka bersikap kasar, kadang lembut. Kadang suka melamun, di lain waktu dia begitu ceria. Perasaan sosial remaja di masa ini semakin kuat, dan mereka bergabung dengan kelompok yang disukainya dan membuat peraturan-peraturan dengan pikirannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa akhir pubertas (17 - 18 tahun)&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Pada masa ini, remaja yang mampu melewati masa sebelumnya dengan baik, akan dapat menerima kodratnya, baik sebagai laki-laki maupun perempuan. Mereka juga bangga karena tubuh mereka dianggap menentukan harga diri mereka. Masa ini berlangsung sangat singkat. Pada remaja putri, masa ini berlangsung lebih singkat daripada remaja pria, sehingga proses kedewasaan remaja putri lebih cepat dicapai dibandingkan remaja pria. Umumnya kematangan fisik dan seksualitas mereka sudah tercapai sepenuhnya. Namun kematangan psikologis belum tercapai sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Periode remaja Adolesen (19 - 21 tahun) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada periode ini umumnya remaja sudah mencapai kematangan yang sempurna, baik segi fisik, emosi, maupun psikisnya. Mereka akan mempelajari berbagai macam hal yang abstrak dan mulai memperjuangkan suatu idealisme yang didapat dari pikiran mereka. Mereka mulai menyadari bahwa mengkritik itu lebih mudah daripada menjalaninya. Sikapnya terhadap kehidupan mulai terlihat jelas, seperti cita-citanya, minatnya, bakatnya, dan sebagainya. Arah kehidupannya serta sifat-sifat yang menonjol akan terlihat jelas pada fase ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenakalan Remaja&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungan, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengatasi kenakalan remaja&lt;/strong&gt;, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembimbing Remaja dan Guru, diharapkan memahami masalah perkembangan remaja secara utuh, sehingga mampu memberikan bantuan yang sekaligus berperan sebagai solusi bagi masalah yang sedang dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sumber :&lt;br /&gt;http://edukasipress.wordpress.com/&lt;br /&gt;http://intanfw313.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://darsanas.multiply.com/  &lt;br /&gt;A Pitaloka, M.Psi&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5213203154999879386?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5213203154999879386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5213203154999879386&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5213203154999879386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5213203154999879386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/perkembangan-kognitif.html' title='PERKEMBANGAN KOGNITIF'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-vB9auVyBI/AAAAAAAAAHM/V-iU4A8c10Y/s72-c/ujian+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-8405490721611926030</id><published>2008-03-17T09:20:00.000+07:00</published><updated>2008-03-25T21:22:21.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ALAMAT BLOG MAHASISWA'/><title type='text'>ALAMAT BLOG WARGA II B Bahasa indonesia UIN JAKARTA 2008</title><content type='html'>No Nama ...........Alamat Blog&lt;br /&gt;1 Durrah Nafisah  http://www.vivi130689.blogspot.com/&lt;br /&gt;2 Hendri Pradiyanto http://www.hendrinizar.blogspot.com/&lt;br /&gt;3 Husen Mubarok Husen.mubarok.blogspot.com&lt;br /&gt;4 Khaerul Anwar Kaerulanwar66.blogspot.com&lt;br /&gt;5 Yuyun Lisa K Yuyun-lisa.blogspot.com&lt;br /&gt;6 Halimatus Saadiyah Halim220289.blogspot.com&lt;br /&gt;7 Inayah Setiani Iin-uin.blogspot.com&lt;br /&gt;8 Almuttaqin  Almuttaqin-uinjkt-bi-2b.blogspot.com&lt;br /&gt;9 M Alimudin Alimudintegal.blogspot.com&lt;br /&gt;10 Fahmi Aminudin Amie-milanisti.blogspot.com&lt;br /&gt;11 Johan Aristya Johanaink.blogspot.com&lt;br /&gt;12 Iin Rofina Danti Duantie.blogspot.com&lt;br /&gt;13 Nubzatun Saniyah Niadza.blogspot.com&lt;br /&gt;14 Intan Puspita Intan-pus.blogspot.com&lt;br /&gt;15 Siti Aminah Aminah_uinjkt.blogspot.com&lt;br /&gt;16 Chairunnisa  Nchairunnisa-chairunnisa.blogspot.com&lt;br /&gt;17 Lieza Yanti Lieza-luchuwz.blogspot.com&lt;br /&gt;18 Putri Agustina Putry-lasso.blogspot.com&lt;br /&gt;19 Anung Adhy Anungadhy.blogspot.com&lt;br /&gt;20 Resi Ayu Yusya-resiayu.blogspot.com&lt;br /&gt;21 Lilis Suryani Nulty-chubby.blogspot.com&lt;br /&gt;22 Siti Markhamah Markhamahs.blogspot.com&lt;br /&gt;23 Fatma Sari Aeynu.blogspot.com&lt;br /&gt;24 Siti Amaliyah Amel_sasa.blogspot.com&lt;br /&gt;25 Yuyun Khoirunnisa Nyuem.blogspot.com&lt;br /&gt;26 Antique  Antique-pasya.blogspot.com&lt;br /&gt;27 Rudi Sopiyadi Rudisopiyadi.blogspot.com&lt;br /&gt;28 Fikri Abu Hakim Fikriabuhakim.blogspot.com&lt;br /&gt;29 Sandi Nugraha Sandindi.blogspot.com&lt;br /&gt;30 Eti Kurniati Igeys.multiply.com&lt;br /&gt;31 Irma Sofrawirawati Irmahenboy.blogspot.com&lt;br /&gt;32 Dewi Handayani Wie-stroberri.blogspot.com&lt;br /&gt;33 Gita Desi Gdl-imoet.blogspot.com&lt;br /&gt;34 Fajar Fitri Fitri190688.blogspot.com&lt;br /&gt;35 Nurul Syaefitri   HTTP://Nurulsyaefitri.blogspot.com&lt;br /&gt;36 Mirna Ferdiyawati HTTP://Mirnaferdiyawati-uin-bi-2b.blogspot.com&lt;br /&gt;37 - -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-8405490721611926030?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/8405490721611926030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=8405490721611926030&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8405490721611926030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8405490721611926030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/alamat-blog-warga-ii-b-jurusan.html' title='ALAMAT BLOG WARGA II B Bahasa indonesia UIN JAKARTA 2008'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-6604351985399708558</id><published>2008-03-17T08:59:00.000+07:00</published><updated>2008-03-25T21:32:36.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WACANA PENDIDIKAN'/><title type='text'>PENDIDIKAN YANG BERMUTU TINGGI BAGI ANAK BANGSA, SECARA BERKEADILAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R93TYbHRy2I/AAAAAAAAAG0/RRUQCUerDuc/s1600-h/100_1514.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R93TYbHRy2I/AAAAAAAAAG0/RRUQCUerDuc/s200/100_1514.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178527563094543202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;aat Ibu Megawati menjabat Presiden, pernah berkunjung ke SMA Negeri 13 Jakarta, untuk melihat langsung aktivitas salah satu sekolah plus tingkat kotamadya yang berada di Jakarta Utara.&lt;br /&gt;Ada salah satu statemen beliau yang sangat menarik menyangkut fenomena pemerataan pendidikan dan pendidikan yang bermutu (tinggi), dan langsung saya diskusikan dengan teman sekaligus tetangga lama saya yaitu Pak Yacob Nuwawea, yang kebetulan mendampingi Ibu Presiden Megawati dalam kunjungan tersebut. Saya berkata dengan teman lama saya “Begini pak Yacob, kalau pendidikan gratis untuk semua, itu ada beberapa permasalahan yang perlu diklarifikasi antara lain, layanan pendidikannya memang gratisan dan ini memang berbiaya murah bahkan murahan dan jangan tanya soal mutunya, naaah kalau pendidikan yang bermutu tinggi itu biayanya pasti mahal”. Beliau lalu lebih serius mendengarkan perkataan saya, dan saya juga lebih serius menjelaskannya “saya dan bapak, tentu tak akan rela menyekolahkan anak-anak kita pada sekolah yang gratisan alias murahan, apalagi dengan prinsip lebih baik sekolah gratisan (sekolah-sekolahan yang murah meriah dan tak jelas juntrungan mutunya) daripada tidak sekolah”.&lt;br /&gt;Lanjut saya kemudian “semestinya kita ini berani menciptakan program pendidikan yang bermutu tinggi bagi anak bangsa, secara berkeadilan, artinya anak orang kaya silahkan bersekolah di sekolah manapun yang dianggap berkualitas dengan biaya sesuai mutu layanannya, sementara anak orang miskin juga dijamin oleh Negara (pemerintah) untuk memperoleh pendidikan yang bermutu tinggi juga”. Akhir pertemuan saya dengan pak Yacob diakhiri dengan undangan beliau untuk bertandang di tempat kerjanya di Jl Gatot Subroto, untuk ngobrol atau diskusi lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;ekarang pertanyaannya prinsip keadilannya terletak dimana? Jawabannya terletak pada kesetaraan dan pemerataan dalam memperoleh pendidikan yang bermakna sesuai kebutuhan peserta didik untuk survive, di setiap event kompetisi masa depannya. Kalau begitu perlu sistem subsidi pendidikan yang bermutu tinggi? Lha kan sudah bejibun (bertumpuk-tumpuk) program-program subsidi pendidikan yang diglontorka  ke sekolah, seperti BIS-nya di BOMM (BIS = Bantuan Imbal Swadaya Sekolah, BOMM=Bantuan Operasional Manajemen Mutu Sekolah) dan sekarang BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Memang tidaklah adil kalau anak orang miskin di Republik ini harus menerima nasib bersekolah dengan layanan setingkat gratisan dan sekolah-sekolahan daripada tidak sekolah, karena mereka memang memiliki hak yang sama serta dilidungi oleh undang-undang agar memperoleh layanan yang setara dengan anak bangsa yang lainnya. &lt;br /&gt;Pada forum Seminar Nasional Universitas Terbuka “Kontribusi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDGs), 10 Maret 2008 di ruang sidang 2 Kampus UT Pondok Cabe, saya menolak statemen salah satu nara sumber (Prof.Urip) yang menyatakan perlunya “Pendidikan Berkualitas Untuk Semua” karena jelas menyinggung rasa keadilan bagi si miskin. Padahal tujuan dari MDGs sendiri berpihak pada orang miskin dengan peluang pendidikannya yang lebih baik (bermutu tinggi).Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saja sampai membebaskan kredit macet dari para petani miskin, untuk memberi perimbangan rasa keadilan karena penerima kredit yang milyar dan trilyunan rupiah kasus BLBI (akan) “dibebaskan” dari tangungan “pembayarannya”.&lt;br /&gt;Tadi malam saya membuka portal http://www.depdiknas.go.id dan memperoleh informasi aktivitas Bapak Presiden di bulan Februari 2008 yang lalu, menyangkut masalah pendidikan yang berkeadilan ini.&lt;br /&gt;Pemerintah saat ini berkeinginan memberikan layanan pendidikan gratis, yang bermutu (tinggi) untuk  masyarakat miskin, sedangkan yang kaya silahkan mencari dan memilih sendiri lembaga pendidikan sesuai dengan selera mereka. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan pendidikan di Indonesia dan mengemukakan program pendidikan 3M (mutu, murah, merata). Program 3M merupakan pembangunan pendidikan yang bermutu, murah, dan gratis bagi orang miskin. Selain itu, dikembangkan pula pendidikan yang merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di tanah air. Hal itu diucapkan belaiu di dalam forum  Rapat Evaluasi Program Prioritas Depdiknas 2007-2008  yang berlangsung tanggal  6 Februari 2008 di ruang Bhirawa Hotel Bidakara Pancoran Jakarta. Saya langsung “sumringah” (berwajah riang dan berharap positif) dengan program ini, karena anak orang miskin akan memperoleh haknya berprestasi di dalam rumah pendidikan sekolah, sesuai dengan potensi diri pemberian penciptaNYA. Tak seorangpun diantara kita yang boleh mengebiri hak azasi setiap hamba Tuhan untuk memanfaatkan peluang masa depannya, sesuai dengan esensi seluruh kecerdasan bawaannya. &lt;br /&gt;Sungguh menggembirakan bilamana program ini terealisir secara nasional, mungkin melalui desain “Pajak Pendidikan yang menempel pada Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB warga”, atau Pajak penghasilan dan pendapatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;strong&gt;N&lt;/strong&gt;amun sampai sekarang, mengapa anak-anak orang miskin bahkan yang sudah tidak miskin-pun masih banyak yang belum menerima layanan pendidikan  berkualitas tinggi tersebut?. Bahkan indikator Human Development Indeks (HDI) kita masih terus merangkak satu demi satu di peringkat di atas 100 pada setiap tahunnya?. Bahkan peringkat Perguruan Tinggi kita menurut Times Higher Education Suplement (THES) di tahun 2007 lalu melorot lagi, padahal dari 500 perguruan tinggi terbaik di dunia, kita hanya memiliki 3 perguruan tinggi yang masuk peringkat 250 -300 dunia (UI, UGM dan ITB), dan 1 perguruan tinggi (UNDIP) berperingkat di atas 490 dunia?. &lt;br /&gt;MasyaAllah, padahal tahun 1994 saat saya menjalani  bea siswa ketiga di Universitas Gadjah Mada (UGM), dosen perdanya mengatakan “berbahagialah saudara memperoleh kesempatan berkuliah di UGM yang memiliki peringkat 16 dunia”, dan saat itu ITB juga meraih peringkat 15 diantara lembaga pendidikan tinggi teknik didunia.&lt;br /&gt;Ada apa di rumah pendidikan yang bernama sekolah?. Padahal otoritas mutu (yang tinggi) sudah dilimpahkan sampai ke tingkat sekolah melalui Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) nya.&lt;br /&gt;Sungguh saya tidak habis mengerti dengan lilitan benang ruwet kondisi pendidikan kita ini. Namun kita tidak boleh menyerah, karena masalah tersebut adalah bagian dari UJIAN TUHAN kepada bangsa ini untuk survive di masa datang. Benar adanya ujian adalah hak kita yang harus kita hadapi, agar kita memperoleh peluang dan kesempatan yang lebih tinggi saat selesai dan lulus ujian sebelumnya. &lt;br /&gt;Karena tidak ada kata yang lebih tepat untuk menyatakannya maka saya akan mengajak untuk secara bersama memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah mutu pendidikan secara berkeadilan ini, sesuai dengan kapasitas proporsional diri kita, di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;“Ya Tuhan jangan Engkau timpakan ujian, yang kami tidak mampu memikulnya”. &lt;br /&gt;Namun yakinlah  bahwa kita dapat berbuat adil kepada sesama hamba Tuhan yang lain, paling tidak dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu tinggi, terutama kepada mereka yang miskin, karena yang kaya bisa mencari sendiri dengan fasilitas Negara yang mereka terima sehingga mereka menjadi kaya. Itulah esensi berkeadilan dalam pendidikan yang harus kita jalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darsana Setiawan&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Cijantung senin pagi, 17 Maret 2008&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-6604351985399708558?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/6604351985399708558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=6604351985399708558&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6604351985399708558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/6604351985399708558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/pendidikan-yang-bermutu-tinggi-bagi.html' title='PENDIDIKAN YANG BERMUTU TINGGI BAGI ANAK BANGSA, SECARA BERKEADILAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R93TYbHRy2I/AAAAAAAAAG0/RRUQCUerDuc/s72-c/100_1514.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-8731354252493670427</id><published>2008-03-12T07:17:00.000+07:00</published><updated>2008-03-27T22:40:53.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN MORAL'/><title type='text'>UJIAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-u_9auVyAI/AAAAAAAAAHE/VLZ3Nam6IdU/s1600-h/ujian.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-u_9auVyAI/AAAAAAAAAHE/VLZ3Nam6IdU/s200/ujian.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182446858086500354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi seperti biasa, acara saya nonton TV dimulai dengan menikmati acara Mama dan Aa “curhat doong” di chanel Indosiar dengan tema curhatnya adalah “sombong?, ke laut saja”. &lt;br /&gt;Secara spesial yang melekat di benak saya pagi tadi adalah ungkapan Mama Dedeh (Ustadzah Dedeh), bahwa setiap manusia akan menerima ujian dari Allah dan tinggal bagaimana cara kita menyikapi atau memaknai ujian tersebut. Ada dua macam ujian yaitu ujian yang “hasanah” dan ujian yang “syaiah”. Termasuk di dalam peristiwa ujian “syaiah” misalnya musibah sakit, usaha bangkrut, ditipu orang, kecelakaan, bencana dan sebagainya. &lt;br /&gt;Kemudian Mama Dedeh berkata kalau ujian yang “hasanah” contohnya antara lain “naik pangkat dan jabatan gratis”, atau “dapat penghargaan dan pujian gratiiis”, atau “dapat istri gratiiis”, atau “dapat rumah baru gratiiis”. Semula saya tersenyum simpul sendiri saat mendengar ungkapan “dapat istri gratis”, namun setelah saya “cerdasi” sendiri, ternyata benar adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Memiliki seorang istri atau suami bagi setiap hamba Allah adalah ujian, dan bisa jadi ujian yang “syaiah” atau ujian yang “hasanah” tergantung dari kenyataan yang kita hadapi di dalam rumah tangga masing-masing.&lt;br /&gt;Setelah berumah tangga 32 tahun lamanya, saya baru menyadari betul, bahwa apapun keadaannya bagi setiap suami atau istri, memiliki pasangan hidup itu adalah juga ujian dari Allah SWT, agar dapat berbakti serta tetap mencintaiNya. &lt;br /&gt;Banyak yang tidak memahami masalah ini, sehingga seringkali merespon ujian (terutama yang “syaiah”) dengan kemarahan, kekesalan, umpatan, keluhan, kekerasan, penghianatan bahkan dengan hujatan tidak saja kepada pasangannya, akan tetapi juga banyak yang mengalamatkan kepada Sang Pemberi Ujian yaitu Allah Swt. &lt;br /&gt;Astaghfirullahaladziim, mungkin saya dan anda pernah melakukannya, karena ketidakfahaman atau keterbatasan akan adanya ujian yang diberikan Sang Maha Kasih kepada hambaNya. Namun tidak perlu berkecil hati, karena saat saya dan anda (kita) tidak lulus pada ujian yang satu, maka dihadapan kita telah disajikan ujian berikutnya, sehingga kita memperoleh peluang untuk selalu meningkatkan  kualitas (Quality improvement) keimanan kita. &lt;br /&gt;Dan janganlah pernah berpikir bahwa saat kita mampu menghujat setiap ujian yang datang, maka ujian berikutnya akan berhenti menghampiri kita. Kalau ujian diposisikan seperti ini, maka ujian menjadi hak dari manusia, sehingga sifat keadilan dan kesetaraan pemberian Allah, dapat dinikmati oleh setiap hamba Allah, siapapun dia, setinggi apapun jabatan atau pangkatnya, sekaya apapun harta duniawinya, dan last but not least sepandai atau secerdas apapun otak bagian kirinya (lobus sinestri cerebrum).  &lt;br /&gt;Oleh karena itu hendaknya kita tidak terpeleset untuk menggunggat ujian yang menjadi hak kita sendiri. &lt;br /&gt;Akan lebih baik manakala mensikapi setiap ujian yang diterima, menjalaninya dengan sabar, ikhlas, tawakal, amanah dan senantiasa mensyukuri datangnya ujian tersebut. &lt;br /&gt;Di dalam pengajian malam jum’at (tadi malam) pak Ustadz mengatakan bahwa sifat yang pandai mensyukuri pemberian (ujian) Allah, disebut dengan “syakiir” sedangkan sifat yang lebih dan lebih lagi mensyukuri nikmat Allah, disebut dengan “syakur”. &lt;br /&gt;Identitas hamba Allah yang “syakur” dapat dilihat dari sikapnya saat menghadapi  ujian Allah, misalnya mendapatkan  penyakit, kemudian dari hasil  evaluasi diri (self evaluation) seseorang mampu mensyukuri datangnya sakit tersebut, bukan sebagai malapetaka, akan tetapi sebagai peringatan Allah, bahwasanya Allah tetap memberikan perhatian dengan segenap cintaNya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Rasa syukur yang terungkap dari seorang hamba yang “syakur” tercermin secara otomaticly dari style bicaranya, isi pembicaraannya, bahkan sampai pada mision dari buah pikirannya.  &lt;br /&gt;Subhanallah, Maha Suci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;linkblog&lt;br /&gt;http://omson.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://edukasipress.wordpress.com/&lt;br /&gt;http://darsanas.multiply.com/&lt;br /&gt;http://padangerino.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cijantoeng tiga, saat sepi di rumah, 7 Maret 2008.&lt;br /&gt;darsana setiawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-8731354252493670427?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/8731354252493670427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=8731354252493670427&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8731354252493670427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/8731354252493670427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/ujian.html' title='UJIAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R-u_9auVyAI/AAAAAAAAAHE/VLZ3Nam6IdU/s72-c/ujian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-5871806605728330982</id><published>2008-03-04T19:27:00.000+07:00</published><updated>2008-03-04T19:39:45.562+07:00</updated><title type='text'>PERKEMBANGAN PSIKOLOGI REMAJA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81C8UgNwKI/AAAAAAAAAF8/_3f_0SXTe80/s1600-h/remaja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81C8UgNwKI/AAAAAAAAAF8/_3f_0SXTe80/s200/remaja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173865150981980322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R&lt;/strong&gt;emaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun. &lt;br /&gt;Setiap tahapan usia seseorang, selalu melewati tahap tugas-tugas perkembangan-nya. &lt;br /&gt;Bila seseorang gagal melewati tugas perkembangan pada usia yang sebenarnya (sesuai dengan usia kalender-nya), maka pada tahap perkembangan berikutnya akan terjadi suatu masalah pada diri seseorang tersebut. Untuk mengenal lebih jauh tentang kepribadian remaja perlu diketahui tugas-tugas perkembangannya. Tugas-tugas perkembangan tersebut antara lain: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Remaja dapat menerima keadaan fisiknya dan dapat memanfaatkannya secara efektif &lt;br /&gt;Sebagian besar remaja tidak dapat menerima keadaan fisiknya. Hal tersebut terlihat dari penampilan remaja yang cenderung meniru penampilan orang lain atau tokoh tertentu. Misalnya si Ani merasa kulitnya tidak putih seperti bintang film, maka Ani akan berusaha sekuat tenaga untuk memutihkan kulitnya. Perilaku Ani yang demikian tentu menimbulkan masalah bagi dirinya sendiri dan orang lain. Mungkin Ani akan selalu menolak bila diajak ke pesta oleh temannya sehingga lama-kelamaan Ani tidak memiliki teman, dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Remaja dapat memperoleh kebebasan emosional dari orangtua &lt;br /&gt;Usaha remaja untuk memperoleh kebebasan emosional sering disertai perilaku "pemberontakan" dan melawan keinginan orangtua. Bila tugas perkembangan ini sering menimbulkan pertentangan dalam keluarga dan tidak dapat diselesaikan di rumah , maka remaja akan mencari jalan keluar dan ketenangan di luar rumah. Tentu saja hal tersebut akan membuat remaja memiliki kebebasan emosional dari luar orangtua sehingga remaja justru lebih percaya pada teman-temannya yang senasib dengannya. Jika orangtua tidak menyadari akan pentingnya tugas perkembangan ini, maka remaja Anda dalam kesulitan besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Remaja mampu bergaul lebih matang dengan kedua jenis kelamin &lt;br /&gt;Pada masa remaja, remaja sudah seharusnya menyadari akan pentingnya pergaulan. Remaja yang menyadari akan tugas perkembangan yang harus dilaluinya adalah mampu bergaul dengan kedua jenis kelamin maka termasuk remaja yang sukses memasuki tahap perkembangan ini. Ada sebagaian besar remaja yang tetap tidak berani bergaul dengan lawan jenisnya sampai akhir usia remaja. Hal tersebut menunjukkan adanya ketidakmatangan dalam tugas perkembangan remaja tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengetahui dan menerima kemampuan sendiri&lt;br /&gt;Banyak remaja yang belum mengetahui kemampuannya. Bila remaja ditanya mengenai kelebihan dan kekurangannya pasti mereka akan lebih cepat menjawab tentang kekurangan yang dimilikinya dibandingkan dengan kelebihan yang dimilikinya. Hal tersebut menunjukkan bahwa remaja tersebut belum mengenal kemampuan dirinya sendiri. Bila hal tersebut tidak diselesaikan pada masa remaja ini tentu saja akan menjadi masalah untuk tugas perkembangan selanjutnya (masa dewasa atau bahkan sampai tua sekalipun). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memperkuat penguasaan diri atas dasar skala nilai dan norma&lt;br /&gt;Skala nilai dan norma biasanya diperoleh remaja melalui proses identifikasi dengan orang yang dikaguminya terutama dari tokoh masyarakat maupun dari bintang-bintang yang dikaguminya. Dari skala nilai dan norma yang diperolehnya akan membentuk suatu konsep mengenai harus menjadi seperti siapakah "aku" ?, sehingga hal tersebut dijadikan pegangan dalam mengendalikan gejolak dorongan dalam dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tugas-tugas perkembangan, kita juga harus mengenal ciri-ciri khusus pada remaja, antara lain: &lt;br /&gt;- Pertumbuhan Fisik yang sangat Cepat &lt;br /&gt;- Emosinya tidak stabil &lt;br /&gt;- Perkembangan Seksual sangat menonjol &lt;br /&gt;- Cara berfikirnya bersifat kausalitas (hukum sebab akibat) &lt;br /&gt;- Terikat erat dengan kelompoknya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis beberapa tokoh psikologi mengemukakan tentang batas-batas umur remaja, tetapi dari sekian banyak tokoh yang mengemukakan tidak dapat menjelaskan secara pasti tentang batasan usia remaja karena masa remaja ini adalah masa peralihan. Dari kesimpulan yang diperoleh maka masa remaja dapat dibagi dalam 2 periode yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Periode Masa Puber usia 12-18 tahun &lt;br /&gt;a. Masa Pra Pubertas: peralihan dari akhir masa kanak-kanak ke masa awal pubertas. Cirinya: &lt;br /&gt;- Anak tidak suka diperlakukan seperti anak kecil lagi &lt;br /&gt;- Anak mulai bersikap kritis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Masa Pubertas usia 14-16 tahun: masa remaja awal. Cirinya: &lt;br /&gt;- Mulai cemas dan bingung tentang perubahan fisiknya &lt;br /&gt;- Memperhatikan penampilan &lt;br /&gt;- Sikapnya tidak menentu/plin-plan &lt;br /&gt;- Suka berkelompok dengan teman sebaya dan senasib &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Masa Akhir Pubertas usia 17-18 tahun: peralihan dari masa pubertas ke masa adolesen. Cirinya: &lt;br /&gt;- Pertumbuhan fisik sudah mulai matang tetapi kedewasaan psikologisnya belum tercapai sepenuhnya &lt;br /&gt;- Proses kedewasaan jasmaniah pada remaja putri lebih awal dari remaja pria &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Periode Remaja Adolesen usia 19-21 tahun &lt;br /&gt;Merupakan masa akhir remaja. Beberapa sifat penting pada masa ini adalah: &lt;br /&gt;- Perhatiannya tertutup pada hal-hal realistis &lt;br /&gt;- Mulai menyadari akan realitas &lt;br /&gt;- Sikapnya mulai jelas tentang hidup &lt;br /&gt;- Mulai nampak bakat dan minatnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui tugas perkembangan dan ciri-ciri usia remaja diharapkan para orangtua, pendidik dan remaja itu sendiri memahami hal-hal yang harus dilalui pada masa remaja ini sehingga bila remaja diarahkan dan dapat melalui masa remaja ini dengan baik maka pada masa selanjutnya remaja akan tumbuh sehat kepribadian dan jiwanya.&lt;br /&gt;[sumber :www.iqeq.web.id]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-5871806605728330982?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/5871806605728330982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=5871806605728330982&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5871806605728330982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/5871806605728330982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/perkembangan-psikologi-remaja.html' title='PERKEMBANGAN PSIKOLOGI REMAJA'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81C8UgNwKI/AAAAAAAAAF8/_3f_0SXTe80/s72-c/remaja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-7750346652197793734</id><published>2008-03-04T07:15:00.000+07:00</published><updated>2008-03-04T20:06:05.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMBELAJARAN'/><title type='text'>PEMBELAJARAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81JK0gNwLI/AAAAAAAAAGE/nlgCYrE3D0E/s1600-h/KELAS.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81JK0gNwLI/AAAAAAAAAGE/nlgCYrE3D0E/s200/KELAS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173871997159850162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan antara kurikulum 2006/BSNP/berbasis kompetensi (KBK) dengan kurikulum sebelumnya adalah adanya partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah di dalam menjabarkan materi kurikulum yang bersifat nasional melalui silabus dan KTSP, serta penilaian hasil belajar dari seluruh (3) aspek belajar yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.KKM (kompetensi Ketuntasan Minimal) walaupun menjadi otoritas Guru di sekolah, namun pada akhirnya juga harus memenuhi SKL (Standar Kompetensi Lulusan) BSNP/Pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kurikulum ini (KBK), silabus adalah isi kompetensi dan elaborasi (uraian dan rincian) materi pelajaran, pembelajaran dan penilaian serta pengalokasian waktu yang disusun sesuai dengan (jenjang perkembangan siswa) pada semester dan kelas masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  MEMENUHI STD ISI                                  MEMENUHI STD KELULUSAN &lt;br /&gt;                                ---&gt;                                                 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   Permen 22                  STANDAR PROSES              permendiknas 23&lt;br /&gt;                                       STANDAR SAR-PRAS&lt;br /&gt;                                       STANDAR PENILAIAN&lt;br /&gt;                                       STANDAR BIAYA&lt;br /&gt;                                       STANDAR PELAYANAN&lt;br /&gt;                                       STANDAR SDM&lt;br /&gt;                                       STANDAR PENGELOLAAN ....&lt;br /&gt;      ...............(permendiknas no. 24 tahun 2006)........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBELAJARAN  ADALAH  SUATU   SISTEM  YANG DI  DALAMNYA&lt;br /&gt;TERDAPAT KOMPONEN-KOMPONEN SUB-SISTEM SEPERTI GURU, SISWA,&lt;br /&gt;PESAN, BAHAN, ALAT, TEKNIK, MANAJAMEN PENGELOLAAN KELAS DAN  LINGKUNGAN BELAJAR YANG KESEMUANYA BERPERAN SEBAGAI "&lt;em&gt;INSTRUMENTAL INPUT&lt;/em&gt;". SETIAP KOMPONEN HARUS&lt;br /&gt;BERINTERAKSI SATU DENGAN YANG  LAIN UNTUK MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN SEHINGGA MAMPU MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUATU PEMBELAJARAN  HARUS DIRANCANG TERLEBIH DAHULU (ADA BLUE PRINT), SEHINGGA DALAM PRAKTIKNYA SAMA SEPERTI SEBUAH BANGUNAN HARUS DIRANCANG TERLEBIH DAHULU SEBELUM    DIBANGUN. Untuk itu diperlukan DESAIN PEMBELAJARAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISAIN PEMBELAJARAN ADALAH  PROSES  SISTEMATIK DALAM  MERANCANG  PERISTIWA PEMBELAJARAN (&lt;em&gt;INSTRUCTIONAL  EVENTS)&lt;/em&gt; SEDEMIKIAN    RUPA SEHINGGA&lt;br /&gt;KOMPONEN- KOMPONEN (SUB-SISTEM)  PEMBELAJARAN   DI ATAS SALING  BERINTERAKSI,UNTUK MENCAPAI TUJUAN   PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF DAN EFISIEN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-7750346652197793734?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/7750346652197793734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=7750346652197793734&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7750346652197793734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7750346652197793734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/pembelajaran.html' title='PEMBELAJARAN'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81JK0gNwLI/AAAAAAAAAGE/nlgCYrE3D0E/s72-c/KELAS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-7719003142294788223</id><published>2008-03-03T10:03:00.000+07:00</published><updated>2008-03-04T20:07:55.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='evaluasi proses pendidikan'/><title type='text'>PENILAIAN KELAS / CLASSROOM ASSESMENT</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81Jn0gNwMI/AAAAAAAAAGM/lRzC1-I4GfA/s1600-h/GURU.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81Jn0gNwMI/AAAAAAAAAGM/lRzC1-I4GfA/s200/GURU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173872495376056514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Penilaian Kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Adalah wajar setiap guru ingin mengetahui kemajuan hasil belajar siswanya sebagai hasil kegiatan PEMBELAJARAN. Berbagai kegiatan dilakukan oleh guru untuk mengumpulkan informasi guna menentukan kemajuan belajar (prestasi) belajar siswanya. Untuk menaksir prestasi siswa, guru melakukan penilaian dengan "&lt;em&gt;membaca" &lt;/em&gt;apa yang telah dilakukan para siswa, mengamati kinerja mereka, mendengarkan apa yang mereka katakan, dan pada umumnya memakai indera untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pengumpulan informasi dapat dilakukan dalam suasana formal atau pun informal, di dalam atau di luar jam pelajaran (khususnya yang berkaitan dengan pendidikan nilai), baik melalui tes maupun non‑tes, dan terintegrasi di dalam proses pembelajaran (di awal, di tengah atau di akhir prosaes pembelajaran)&lt;br /&gt;Penilaian prestasi belajar (achievement test) sering dilakukan melalui tes, tetapi tidak selalu melalui tes. Guru sering menggunakan tes dengan alasan kepraktisan, karena tes sebagai penilaian terencana diselenggarakan dalam situasi khusus untuk memberi peluang dan atau menciptakan kesempatan kepada para peserta didik untuk memperlihatkan prestasi mereka dalam kaitannya dengan tujuan pembelaran yang telah ditentukan di dalam Standar Isi (SI) serta Standar Kompetensi Lulusan (SKL).&lt;br /&gt;Bilamana informasi tentang prestasi belajar siswa dianggap cukup terkumpul, guru perlu melakukan penilaian terhadap prestasi siswa (&lt;em&gt;kompetensi yang telah dicapai&lt;/em&gt;), apakah siswa telah mencapai tujuan pembelajaran (mencapai SKL) yang telah ditetapkan dan memenuhi syarat untuk maju ke tingkat lebih lanjut atau harus mengulang dan atau memperbaiki kompetensi (&lt;em&gt;remediasi&lt;/em&gt;). Hasil penilaian yang baik memudahkan guru untuk menentukan apakah seorang siswa harus diberi pengayaan (enrichment) atau perbaikan (remediasi/), di samping untuk mendiagnosis serta memperbaiki program, kegiatan pembelajaran, bahan/buku pelajaran, dan silabus.&lt;br /&gt;Penilaian kelas tidak hanya meliputi pengumpulan informasi tentang prestasi belajar siswa (&lt;em&gt;achievement) &lt;/em&gt;akan tetapi juga menyangkut tentang unjuk kerja (performance) dan tingkah laku siswa melalui:&lt;br /&gt;1.Penyediakan informasi tentang faktor‑faktor fisik, sosial, dan emosional yang melandasi unjuk kerja siswa;&lt;br /&gt;2.menilai sikap siswa dalam belajar; menilai pengetahuan yang dicapai siswa;&lt;br /&gt;3.menilai keterampilan dasar (basics skills) dan keterampilan‑keterampilan lain yang dikuasai siswa;&lt;br /&gt;4.menentukan kesulitan‑kesulitan belajar tertentu yang dihadapi siswa; menilai kemampuan siswa bekerja secara individual;&lt;br /&gt;5.menilai kemampuan siswa bekerja sama;&lt;br /&gt;6.menilai perkembangan berpikir siswa;&lt;br /&gt;7.menilai sistem nilai‑nilai &lt;em&gt;(value&lt;/em&gt;)yang sedang berproses dalam pribadi siswa; dan mengindentifikasi minat‑minat siswa.&lt;br /&gt;8.memantau perkembangan kompetensi atau tercapainya Indikator Pencapaian Belajar.&lt;br /&gt;9.membantu dalam membuat keputusan tentang belajar‑mengajar&lt;br /&gt;10.menyediakan informasi perkembangan siswa dari waktu ke waktu: dalam suatu mata pelajaran.&lt;br /&gt;11.melaporkan kemajuan belajar kepada siswa clan orang tua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;      Pada umumnya penilaian kelas TIDAK digunakan untuk: &lt;br /&gt;a. membuat keputusan tentang masa depan (yang dapat menentukan nasib anak) secara individual; atau&lt;br /&gt;b. menyediakan informasl untuk keperluan perbandingan hasil belajar, baik secara nasional maupun internasional&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-7719003142294788223?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/7719003142294788223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=7719003142294788223&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7719003142294788223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7719003142294788223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/penilaian-kelas-classroom-assesment.html' title='PENILAIAN KELAS / CLASSROOM ASSESMENT'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81Jn0gNwMI/AAAAAAAAAGM/lRzC1-I4GfA/s72-c/GURU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-813572480698911558</id><published>2008-03-02T11:33:00.000+07:00</published><updated>2008-03-04T20:12:32.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliah evaluasi'/><title type='text'>KULIAH PERDANA (1) EVALUASI</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81KpEgNwNI/AAAAAAAAAGU/ExyLLzs9Zao/s1600-h/SISWA.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81KpEgNwNI/AAAAAAAAAGU/ExyLLzs9Zao/s200/SISWA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173873616362520786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Hampir dari seluruh aktivitas kita tidak pernah lepas dari persinggungan dengan proses "&lt;strong&gt;pengukuran, penilaian&lt;/strong&gt;" (&lt;em&gt;evaluasi)&lt;/em&gt; dan &lt;strong&gt;pengambilan keputusan&lt;/strong&gt;. Walaupun seringkali seseorang melakukan pengambilan keputusan melalui jalan pintas (&lt;em&gt;potong kompas&lt;/em&gt;), dengan cara "&lt;strong&gt;gambling&lt;/strong&gt;" (&lt;em&gt;untung-untungan&lt;/em&gt;) tanpa didahului dengan pengukuran dan penilaian (&lt;em&gt;evaluasi).&lt;/em&gt; Apabila kebiasaan berpikir dan bertindak seseorang didominasi oleh sikap "gambling", yang hanya berlandaskan akal sehat semata (&lt;em&gt;common-sense&lt;/em&gt;) dan mengabaikan metode berpikir ilmiah, maka resiko kesalahan dari pengambilan keputusan pada kinerja kolektif, akan semakin besar. Memang pada kinerja individual yang bersifat "internal" masih akan tetap dipengaruhi oleh instink, perasaan serta naluri dan kebiasaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Saat menetapkan pilihan melalui pengambilan keputusan, sebaiknya didahului dengan aktivitas "pengukuran, penilaian" (evaluasi), kemudian baru ditindak lanjuti dengan pengambilan keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Untuk memudahkan pemahaman tentang istilah-istilah tersebut, berikut dijelaskan dengan deskripsi;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;1. PENGUKURAN (&lt;em&gt;versi psikometri&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt; : Adalah upaya untuk memperoleh data kuantitatif dari perkembangan proses pembelajaran secara (&lt;em&gt;kognitif, afektif dan psikomotor/sensorimotor&lt;/em&gt;) dengan menggunakan alat ukur sebagai standar pembanding &lt;em&gt;(bensmarck standardize&lt;/em&gt;).Hasil ukurnya akan sesuai dengan kaidah alat ukur standar manakala digunakan sesuai dengan prosedur spesifikasi tuntutan alat ukur itu sendiri. Perlu diingat bahwa setiap alat ukur memiliki kekurangan atau keterbatasan.contoh ; untuk mengukur panjang, kita di Indonesia telah bersepakat menggunakan alat ukur standar "meter" (milimeter, centimeter, desimeter ....kilometer ...dst-nya).Untuk mengukur berat, kita sepakat menggunakan standar ukur "gram" ( satu ons gram = 100 gram, satu kilo gram = 1000 gram, satu ton gram = 10.000 gram...dst-nya).&lt;br /&gt;Untuk mengukur suhu kita sepakat menggunakan derajat Celsius, walaupun bisa juga kita gunakan derajat Reamur, Farenheit atau Kelvin.&lt;br /&gt;Masyarakat Eropa menggunakan standar ukur panjang "feed", bahkan ukuran panjang masyarakat pedalaman kita sering digunakan "depa" atau "hasta" dari rentangan kedua tangannya . Masyarakat tradisonal kita menggunakan standar ukur berat "dacin" bahkan yang lebih sederhana hanya dibandingkan dengan berat "batu" yang dikermatkan, untuk menimbang beras/gabah.&lt;br /&gt;Terhadap penggunaan alat ukur yang berbeda tidaklah menjadi masalah, karena bila kita ingin melakukan penyetaraan, cukup kita lakukan KALIBRASI. Celsius memutuskan untuk menggunakan skala temperaturnya sendiri, dia menentukan titik didih pada 0 °C (212 °F) dan titik beku pada 100 °C (32 °F). Satu tahun kemudian Frenchman Jean Pierre Cristin mengusulkan versi kebalikan skala celsius dengan titik beku pada 0 °C (32 °F) dan titik didih pada 100 °C (212 °F). Dia menamakannya Centrigade.Pada akhirnya, Celsius mengusulkan metode kalibrasi termometer sbb:&lt;br /&gt;a. Tempatkan silinder termometer pada air murni meleleh dan tandai titik saat cairan di dalam termometer sudah stabil. ini adalah titik beku air.&lt;br /&gt;b. Dengan cara yang sama tandai titik di mana cairan sudah stabil ketika termometer ditempatkan di dalam uap air mendidih.&lt;br /&gt;c. Bagilah panjang di antara kedua titik dengan 100 bagian kecil yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SISI PANDANG FISIKA &amp;amp; TEKNIK tentang pengukuran :Tulisan berikut bersumber dari &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.wikipedia.org/"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.wikipedia.org/&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; membahas tentang macam-macam alat ukur menurut versi ilmu alam (fisika);Dalam &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Fisika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fisika"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;fisika&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Teknik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknik"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;teknik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Pengukuran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengukuran"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pengukuran&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; adalah aktivitas yang membandingkan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Kuantitas fisik" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuantitas_fisik&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kuantitas fisik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dari &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Objek" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Objek&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;objek&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Kejadian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kejadian"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kejadian&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dunia-nyata. Alat pengukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur terkena &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Error peralatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Error_peralatan"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;error peralatan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang bervariasi.Fisikawan menggunakan banyak alat untuk melakukan pengukuran mereka. Ini dimulai dari alat yang sederhana seperti penggaris dan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Stopwatch" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stopwatch"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;stopwatch&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; sampai ke &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Mikroskop elektron" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikroskop_elektron"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mikroskop elektron&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Pemercepat partikel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemercepat_partikel"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pemercepat partikel&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Instrumen virtual" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Instrumen_virtual&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Instrumen virtual&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; digunakan luas dalam pengembangan alat pengukur modern.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Massa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Massa&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Keseimbangan" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keseimbangan&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keseimbangan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Penimbang berat" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penimbang_berat&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;penimbang berat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Spectrometer massa" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spectrometer_massa&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Spectrometer massa&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Katharometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Katharometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;katharometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Sejarah berat dan pengukuran" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_berat_dan_pengukuran&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sejarah berat dan pengukuran&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Waktu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Waktu"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Waktu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Kalendar" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalendar&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kalendar&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Chronometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chronometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;chronometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Jam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jam"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;jam&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Jam atom" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jam_atom"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;jam atom&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Penanggalan radiometrik" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penanggalan_radiometrik&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;penanggalan radiometrik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Garis waktu teknologi pengukuran waktu" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garis_waktu_teknologi_pengukuran_waktu&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Garis waktu teknologi pengukuran waktu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Panjang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panjang"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panjang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (misal, kejauhan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Altimeter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Altimeter"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;altimeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur ketinggian)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Skala arsitek" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skala_arsitek&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;skala arsitek&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Skala teknisi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skala_teknisi&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;skala teknisi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Interferometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Interferometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;interferometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Mikrometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikrometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mikrometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Pi tape" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pi_tape&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pi tape&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Odometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Odometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;odometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Opisometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Opisometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;opisometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Penggaris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penggaris"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;penggaris&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Tape measure" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tape_measure&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tape measure&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Laser rangefinder" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laser_rangefinder&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;laser rangefinder&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Ultrasound distance measure" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ultrasound_distance_measure&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ultrasound distance measure&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="GPS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/GPS"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;GPS&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Electronic distance meter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Luas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Luas"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Luas&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Planimeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Planimeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;planimeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Sudut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sudut"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sudut&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Sextant" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sextant&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sextant&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Theodolite" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Theodolite&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;theodolite&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Protractor" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protractor&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;protractor&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Suhu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suhu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Thermometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thermometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;thermometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Thermocouple" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thermocouple&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;thermocouple&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Thermistor" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thermistor&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;thermistor&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Pyrometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pyrometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pyrometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Electromagnetic spectroscopy" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Electromagnetic_spectroscopy&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;electromagnetic spectroscopy&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Kelembaban" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelembaban"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelembaban&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Hygrometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hygrometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;hygrometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Tekanan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tekanan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Barometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Barometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;barometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Manometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Manometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;manometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Pitot tube" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pitot_tube&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pitot tube&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (used to determine &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Speed" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Speed&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;speed&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Anemometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anemometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;anemometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (used to determine wind &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Speed" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Speed&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;speed&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Tire-pressure gauge" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tire-pressure_gauge&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tire-pressure gauge&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Kecepatan aliran fluida" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecepatan_aliran_fluida&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aliran&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="PH" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PH"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pH&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Level" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Level"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Level&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Altimeter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Altimeter"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;altimeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur ketinggian)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Spirit level" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spirit_level&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;spirit level&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Laser line level" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laser_line_level&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;laser line level&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Dumpy level" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dumpy_level&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dumpy level&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Tiltmeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tiltmeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tiltmeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Radiasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Radiasi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Geiger counter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geiger_counter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;geiger counter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Nichols radiometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nichols_radiometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nichols radiometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Suara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suara"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suara&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Cahaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cahaya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Photometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Photometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Photometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Spectrometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spectrometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Spectrometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Kecepatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kecepatan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Speedometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Speedometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;speedometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Airspeed indicator" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Airspeed_indicator&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;airspeed indicator&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Torque" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Torque&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Torque&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="De Prony brake" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=De_Prony_brake&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;De Prony brake&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sifat listrik&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Electrometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Electrometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;electrometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur muatan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Ammeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ammeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ammeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur arus listrik)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Galvanometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galvanometer"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;galvanometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur arus)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Ohmmeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ohmmeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ohmmeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur hambatan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Voltmeter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Voltmeter"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;voltmeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur voltase)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Wheatstone bridge" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wheatstone_bridge&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wheatstone bridge&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Multimeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Multimeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;multimeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur semua di atas)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a title="Oscilloscope" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oscilloscope"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;oscilloscope&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Watt meter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Watt_meter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;watt meter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur power)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Electric energy meter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Electric_energy_meter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;electric energy meter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur energi)Kekerasan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Durometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Durometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;durometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Kepadatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepadatan"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kepadatan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Pycnometer" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pycnometer&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pycnometer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak terkategorisasi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Colorimeter" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Colorimeter&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;colorimeter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (mengukur &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Absorbance" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Absorbance&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;absorbance&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, dan juga &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Konsentrasi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsentrasi&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;konsentrasi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a class="new" title="Radiometry" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiometry&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;radiometry&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Sicroscope" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sicroscope&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sicroscope&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="new" title="Spectroscopy" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spectroscopy&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;spectroscopy&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Hasil ukur dalam pendidikan dapat berupa :SKOR (SCORE), HASIL PENGAMATAN dll.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;2. PENILAIAN&lt;/span&gt; untuk kepentingan pendidikan ;&lt;br /&gt;Penilaian merupakan upaya memaknai hasil pengukuran secara kualitatif&lt;br /&gt;Penilaian yang baik seharusnya didasari dari hasil Pengukuran yang juga baik.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;3. PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ketentuan yang berdampak terhadap peserta didik maupun institusi, berdasar pertimbangan hasil PENILAIAN (baik secara administratif maupun teknis) yang diambil oleh pemilik otoritas sesuai dengan tugas dan fungsinya.&lt;br /&gt;Ada hubungan antara pengambilan keputusan dengan penilaian dan pengukuran. Kemudian dimana letak hubungan ketiganya dengan Evaluasi?. Jawabannya ada di dalam deskripsi evaluasi berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff6666;"&gt;4. Evaluasi&lt;/span&gt; adalah upaya untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya "sesuatu", (di dalamnya terdapat aktivitas pengukuran dan penilaian) untuk  tindak lanjut dari informasi yang diperoleh dalam menentukan "alternatif" keputusan yang akan diambil.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Secara sistematis hubungan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut;&lt;br /&gt;objek pilihan --&gt;&lt;strong&gt;pengukuran--&gt;penilaian&lt;/strong&gt;--&gt;pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;                                    &lt;strong&gt; (......evaluasi......)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;TUGAS 1: ditulis pada weblog masing-masing, jangan lupa mengirim alamat blog anda via e-mail ke &lt;a href="mailto:darssetia@yahoo.co.id"&gt;darssetia@yahoo.co.id&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:darsanatasiun@gmail.com"&gt;darsanatasiun@gmail.com&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;1. Carilah teori tentang evaluasi, penilaian dan pengukuran serta pengambilan keputusan dari sumber lain (sebut dan tuliskan sesuai kaidah daftar pustaka).&lt;br /&gt;2. Carilah perbedaan antara Evaluasi Proses Pembelajaran dengan Evaluasi Program Pendidikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-813572480698911558?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/813572480698911558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=813572480698911558&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/813572480698911558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/813572480698911558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/kuliah-perdana-1-evaluasi.html' title='KULIAH PERDANA (1) EVALUASI'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_3GknuDElU8o/R81KpEgNwNI/AAAAAAAAAGU/ExyLLzs9Zao/s72-c/SISWA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-7043283648894765045</id><published>2008-03-02T11:00:00.001+07:00</published><updated>2008-04-18T07:38:33.878+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesepakatan Tugas kuliah'/><title type='text'>BACAAN PEMBUKA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R8oqlu58RyI/AAAAAAAAAFs/MhEwfzDqKOQ/s1600-h/konek.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172993949723019042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R8oqlu58RyI/AAAAAAAAAFs/MhEwfzDqKOQ/s200/konek.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Blog ini disajikan menjadi wahana interaksi aktif secara WAJIB bagi para mahasiswa saya, yang mengikuti perkuliahan EVALUASI dan PEMBELAJARAN pada periode semester genap tahun 2008.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setiap mahasiswa tidak saja WAJIB memiliki dan mengaktifkan e-mailnya, akan tetapi sekaligus WAJIB memiliki WEBLOG SENDIRI, yang selain aktif untuk digunakan menjawab tugas-tugas mata kuliah, juga HARUS AKTIF dapat digunakan untuk interaksi secara virtual dengan mahasiswa maupun masyarakat lain yang lebih membutuhkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selain nilai-nilai tugas yang berbobot 25%, maka proses diskusi virtual yang terjalin via blog akan memperoleh peluang nilai sampai berbobot 25% juga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Last but not least&lt;/em&gt;, Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) memiliki prasayarat kehadiran dalam perkuliahan lebih dari 80% atau kalau UAS harus hadir &lt;strong&gt;lebih dari 10 kali tatap muka&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kesepakatan ini menjadi sah, manakala mahasiswa saya telah mengirimkan balasan e-mail ke alamat saya yaitu : &lt;a href="mailto:darssetia@yahoo.co.id"&gt;darssetia@yahoo.co.id&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:darsanatasiun@gmail.com/"&gt;darsanatasiun@gmail.com/&lt;/a&gt; dan mengirim tulisan tanda setuju, dengan mengklik komentar di pojok kanan bawah artikel.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-7043283648894765045?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/7043283648894765045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=7043283648894765045&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7043283648894765045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/7043283648894765045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/03/bacaan-pembuka.html' title='BACAAN PEMBUKA'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R8oqlu58RyI/AAAAAAAAAFs/MhEwfzDqKOQ/s72-c/konek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4346790708315692463.post-563102740075613115</id><published>2008-02-23T10:55:00.000+07:00</published><updated>2008-03-03T09:52:03.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengantar'/><title type='text'>PENGANTAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R7-ZoaJg8XI/AAAAAAAAAE4/euu_YRtrIfs/s1600-h/guru.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170019816737665394" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="53" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R7-ZoaJg8XI/AAAAAAAAAE4/euu_YRtrIfs/s320/guru.jpg" width="63" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Selamat bertemu dengan weblog &lt;strong&gt;Guru(&lt;em&gt;ku-mu &amp;amp; kita&lt;/em&gt;)semua,&lt;/strong&gt; yang akan menghantarkan anda di dalam aktivitas perkuliahan dengan bantuan &lt;em&gt;e-book melalui proses e-learning. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sejauhmana kita dapat mengakses jalur komunikasi maya, sejauh itu pulalah posisi kita dibanding mahasiswa lain di tanah air atau dimanapun mereka berkuliah&lt;em&gt; (secara langsung maupun tidak langsung/distance learning). &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang baru belum tentu mampu merubah sikap seseorang, manakala tidak ada respon positif untuk menindak lanjuti secara nyata, sehingga menjadi suatu aktivitas faktual yang memang berbeda, dan so pasti harus lebih baik dari sebelumnya dan tidak sekedar berbeda daripada "nggak beda"&lt;em&gt;. Itulah esensi dari belajar yang sesungguhnya!.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang Guru dia berfilsafat &lt;em&gt;: &lt;strong&gt;Sukses&lt;/strong&gt;, manakala pembelajarnya berhasil menjadi lebih baik dari dirinya!.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4346790708315692463-563102740075613115?l=darsanaguru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darsanaguru.blogspot.com/feeds/563102740075613115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4346790708315692463&amp;postID=563102740075613115&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/563102740075613115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4346790708315692463/posts/default/563102740075613115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darsanaguru.blogspot.com/2008/02/pengantar-pak-guru.html' title='PENGANTAR'/><author><name>DARSANA SETIAWAN, Drs,M.Si</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08327192878615264627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_3GknuDElU8o/R1yNTzqkc_I/AAAAAAAAAAU/R3cXXG_Vz-E/S220/DARSANA+S-1.GIF'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_3GknuDElU8o/R7-ZoaJg8XI/AAAAAAAAAE4/euu_YRtrIfs/s72-c/guru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
